Benarkah Biopsi Bisa Membuat Kanker Menyebar dan Lebih Ganas?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mungkin Anda pernah dengar bahwa biopsi perlu dilakukan jika Anda diduga mengidap kanker. Tapi, banyak orang yang takut untuk menjalani tindakan medis tersebut. sebagian besar dari mereka menganggap bahwa prosedur medis ini hanya akan menyebabkan kanker menyebar dan lebih ganas dari sebelumnya. Sebenarnya apa fungsi dari biopsi? Apakah biopsi hanya dilakukan pada orang yang terkena kanker saja? Apakah tindakan medis ini membuat kanker menjadi lebih ganas?

Apa fungsi biopsi? Apakah hanya untuk mendeteksi kanker?

Biopsi adalah prosedur mengambil jaringan atau sampel sel dari tubuh Anda untuk membantu tim medis menegakkan diagnosis suatu penyakit. Sampel sel tersebut akan diuji dalam sebuah laboratorium dan dilihat bentuknya di bawah mikroskop.

Sederhananya, dengan melakukan tindakan ini, tim medis Anda jadi mengetahui bagaimana kondisi jaringan atau sel pada suatu bagian tubuh yang dicurigai mengalami gangguan.

Prosedur tersebut biasanya dilakukan untuk mengetahui dan mendiagnosis beberapa penyakit seperti:

  • Kanker. Biopsi digunakan untuk mengetahui apakah bagian tersebut ditumbuhi oleh sel kanker atau tidak. Selain itu, tindakan ini juga diandalkan untuk mengetahui stadium dan jenis kanker yang dialami.
  • Ulkus peptik, atau luka pada usus. Tindakan medis membantu dokter untuk menentukan apakah terdapat luka pada usus atau tidak.
  • Sirosis. Biopsis membantu dokter menegakkan diagnosis apakah ada gangguan hati seperti sirosis atau kanker hati.
  • Infeksi. Biopsi dengan jarum biasanya digunakan untuk mengidentifikasi apakah terjadi infeksi atau tidak dan mikroorganisme yang menyebabkannya.

Namun memang, tindakan medis ini lebih banyak dilakukan pada pasien yang terdiagnosis kanker, agar dapat mengetahui jenis dan stadium kanker yang diderita pasien.

Apakah biopsi itu menyakitkan?

Prosedur medis ini biasanya disertai dengan tindakan anestesi alias bius, sehingga Anda tak perlu takut untuk merasakan sakit. Selain itu, prosedur tersebut termasuk prosedur medis yang ringan dan tak memerlukan.

Jenis biopsi jarum biasanya hanya perlu menggunakan bius lokal saja. sementara bila tindakan tersebut mengharuskan tim medis mengambil jaringan di organ tubuh yang paling dalam, maka bius yang dilakukan adalah bius umum/total.

Jika saya terkena kanker, apakah biopsi membuat kanker saya menjadi lebih parah?

Banyak orang didiagnosis kanker tidak mau menjalani biopsi karena takut akan membuat pertumbuhan sel kanker semakin parah. Padahal, prosedur ini justru memudahkan tim medis untuk menentukan langkah pengobatan yang harus dilakukan selanjutnya. Selain itu belum ada penelitian yang menyatakan dan membuktikan jika tindakan medis ini dapat memperparah kondisi kanker yang dialami oleh seseorang. 

Salah satunya penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Mayo Clinic. Penelitian ini menyatakan bahwa risiko untuk sel kanker menyebar ke bagian tubuh lain akibat biopsi sangatlah kecil. Prosedur medis tersebut pasti dilakukan sesuai dengan standar dan tim medis akan melakukan berbagai cara untuk mencegah penyebaran sel kanker (metastasis).

Contoh pencegahannya, yaitu para tim medis biasanya menggunakan jarum atau peralatan operasi yang steril serta berbeda-beda untuk masing-masing area tubuh, sehingga meminimalisir kemungkinan sel kanker ‘terpindah’ ke bagian lainnya.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 10, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca