Apakah Sehat Jika Tidur Seharian Saat Puasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Sebulan penuh menjalani puasa, menahan haus dan lapar sekitar hampir 13 jam menjadi kewajiban bagi umat muslim. Saat puasa, Anda mengalami beberapa perubahan seperti pola makan, waktu tidur, dan aktivitas sehari-hari sehingga dapat memengaruhi jam biologis dan metabolisme tubuh.

Perubahan waktu tidur membuat Anda lebih sering merasa ngantuk dan akhirnya saat tidak ada aktivitas Anda lebih memilih untuk tidur seharian untuk menghilangkan rasa kantuk itu. Namun, apakah tidur saat puasa benar-benar membuat Anda hilang dari ngantuk?

Apakah baik jika tidur seharian saat puasa?

Puasa sering dihubungkan dengan perubahan pola tidur. Aktivitas seperti makan, minum, berkumpul dengan kerabat, dan olahraga seringkali dilakukan saat setelah berbuka puasa hingga malam hari. Selain itu, tambahan ibadah solat tarawih juga menambah aktivitas setelah berbuka puasa. Meski tidak parah, perubahan ini dapat memengaruhi waktu tidur saat puasa.

Tak jarang saat puasa orang lebih terjaga di malam hari, dan merasa ngantuk di pagi hari untuk melakukan aktivitas. Sehingga membuat beberapa orang menghabiskan waktu liburnya di kasur dari pagi hingga siang, bahkan sampai menjelang waktu berbuka.

Sebenarnya, terlalu sedikit atau terlalu banyak tidur dapat membuat tubuh jadi lebih lelah. Masuk akal jika kurang tidur membuat Anda merasa lelah, tetapi Anda mungkin akan bingung ketika mengetahui bahwa tidur lebih banyak daripada yang Anda butuhkan mungkin tidak membuat Anda segar dan bersemangat. Bahkan, banyak orang merasa lesu dan tidak bersemangat karena tidur seharian saat puasa.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa orang yang terlalu banyak tidur justru akan mengganggu pola tidur dan jam biologis tubuh (ritme sirkadian). Hal ini yang kemudian menyebabkan seseorang jadi cenderung kelelahan setelah seharian tidur.

Sebaiknya, atur waktu tidur saat puasa dengan baik

Tidur memiliki siklus, yang berlangsung antara 80-120 menit atau rata-rata 90 menit tiap siklusnya. Dalam satu siklus tidur, terdapat beberapa tahapan tidur yang tentu akan memengaruhi pola tidur saat puasa.

Tahapan siklus tersebut yaitu siklus satu, dua, tiga, empat dan REM (rapid eye movement). Jika saat tidur Anda berada pada siklus satu dan dua, maka ini adalah saat paling mudah untuk Anda dibangunkan. Sedangkan jika memasuki siklus REM ini kondisi saat Anda agak sulit dibangunkan, dan siklus tiga serta empat merupakan tahapan paling sulit untuk dibangunkan.

Pada saat kondisi Anda memperpanjang waktu tidur Anda yaitu satu hingga dua jam dari waktu normal, maka Anda akan memasuki siklus tiga, empat atu REM. Karena Anda memasuki siklus yang sulit dibangunkan, alhasil saat bangun tidur, Anda tidak merasa segar atau bahkan lebih buruk dari sebelum tidur.

Cara terbaik untuk mengembalikan pola tidur ketika puasa adalah mencari tahu berapa jam tidur yang tepat untuk Anda dan kemudian melakukannya dengan baik, bahkan saat di waktu libur atau akhir pekan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mengatasi Lemas Saat Puasa yang Mudah Dilakukan

Di artikel ini ada 4 tips mudah mengatasi lemas saat puasa yang membuat ibadah puasa Ramadan Anda selalu bersemangat seperti Mesut Oezil dan Eden Hazard!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 06/05/2020 . 5 menit baca

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020 . 5 menit baca

Puasa Memicu Autofagi, Proses Detoks yang Bikin Anda Lebih Panjang Umur

Puasa memicu banyak perubahan pada tubuh, salah satunya proses detoks yang dikenal sebagai autofagi. Apa itu autofagi dan manfaatnya bagi tubuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hari Raya, Ramadan 03/05/2020 . 5 menit baca

Berbagai Fungsi Vitamin D yang Bermanfaat Selama Puasa

Salah satu nutrisi yang baik selama menjalani sebulan penuh puasa adalah vitamin D. Mengapa? Seberapa penting vitamin D saat puasa.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hari Raya, Ramadan 30/04/2020 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . 4 menit baca
fit saat puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020 . 5 menit baca
porsi makan sahur

4 Jenis Makanan yang Wajib Ada Saat Sahur (Beserta Porsinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . 3 menit baca
Mengubah pola tidur

Kiat Jitu Menyesuaikan Waktu Tidur Dengan Perubahan Jadwal Kerja yang Baru

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . 4 menit baca