Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Donor Darah

Oleh

Tanggal update September 5, 2017
Bagikan sekarang

Menurut Palang Merah Indonesia, donor darah adalah orang yang memberikan darah secara sukarela untuk maksud dan tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Anda tertarik untuk berpartisipasi membantu yang membutuhkan dengan cara menjadi pendonor darah? Persiapkan diri dulu dengan informasi berikut ini.

Syarat-syarat untuk menjadi pendonor darah

  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Berusia 17-65 tahun.
  • Memiliki berat badan minimal 45 kg.
  • Tekanan darah sistolik minimal 100-170, dan tekanan darah diastolik 70-100.
  • Kadar hemoglobin berkisar antara 12,5 g/dl sampai 17 g/dl.
  • Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya dan maksimal 5 kali dalam 1 tahun.

Kondisi kesehatan yang membuat Anda tidak diperbolehkan mendonorkan darah

  • Menderita penyakit jantung dan paru-paru
  • Menderita kanker
  • Hipertensi
  • Diabetes mellitus
  • Sedang atau pernah menderita hepatitis B atau hepatitis C
  • Mengidap atau berisiko tinggi HIV/AIDS
  • Mempunyai penyakit sifilis
  • Memiliki kecenderungan perdarahan yang tidak normal
  • Menderita epilepsi atau kejang
  • Memakai narkoba
  • Kecanduan alkohol

Kondisi di mana Anda disarankan menunda donor darah

  • Jika Anda sedang demam atau flu, tunggu kira-kira 1 minggu setelah sembuh baru Anda diperbolehkan menyumbangkan darah.
  • Setelah mencabut gigi, tunggu 5 hari setelah sembuh.
  • Setelah operasi kecil, tunggu 6 bulan.
  • Setelah operasi besar, tunggu 12 bulan.
  • Setelah menjalani transfusi darah, tunggu 1 tahun.
  • Setelah ditato, tindik, tusuk jarum, atau transplantasi tunggu hingga 1 tahun.
  • Setelah melahirkan, tunggu 6 bulan.
  • Setelah berhenti menyusui, tunggu 3 bulan.
  • Setelah mengidap malaria, tunggu 3 bulan setelah bebas dari gejala malaria.
  • Setelah berkunjung dari daerah endemis malaria, tunggu 12 bulan.
  • Bila Anda tinggal di daerah endemis malaria selama 5 tahun, tunggu 3 tahun setelah keluar dari daerah tersebut.
  • Bila Anda kontak dekat dengan penderita hepatitis, tunggu 12 bulan.
  • Setelah tipus, tunggu 6 bulan sesudah sembuh.
  • Setelah vaksin, tunggu 8 minggu.
  • Jika Anda ada gejala alergi, tunggu 1 minggu setelah gejala tersebut hilang.
  • Jika Anda ada infeksi kulit pada daerah yang akan ditusuk jarum suntik, tunggu 1 minggu setelah sembuh.

Yang harus Anda persiapkan sebelum donor darah

  • Saat donor darah, volume darah Anda akan menurun. Konsumsi banyak cairan sehari sebelum donor darah terutama jika cuacanya panas.
  • Anda bisa mengonsumsi makanan asin kira-kira 12 jam sebelum mendonorkan darah karena setelah darah Anda diambil, Anda kehilangan kurang-lebih 3 gram garam dari tubuh.
  • Cukupi kebutuhan besi harian Anda, konsumsi makanan yang mengandung besi seperti daging sapi, ikan, dan bayam.
  • Tidur yang cukup, minimal 4 jam sebelum mendonorkan darah.
  • Pastikan Anda mencatat jenis obat-obatan yang Anda gunakan sebelum mendonorkan darah.
  • 3 jam sebelum mendonorkan darah, Anda disarankan untuk minum banyak air atau jus buah.
  • Makan yang cukup 3-4 jam sebelum donor untuk menghindarkan Anda dari rasa lemas.

Yang harus Anda persiapkan saat mendonorkan darah

  • Gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat sehingga memudahkan proses pengambilan darah.
  • Jika Anda sudah biasa mendonorkan darah, Anda mungkin memiliki lengan yang lebih mudah untuk dicari pembuluh darahnya, Anda bisa informasikan hal tersebut kepada petugas donor.
  • Jangan terlalu tegang, Anda dapat mendengarkan musik, membaca, atau mengobrol dengan sesama pendonor.

Yang harus Anda perhatikan setelah mendonorkan darah

  • Beristirahatlah setidaknya 10-15 menit setelah selesai mendonorkan darah. Anda bisa mengonsumsi makanan yang disediakan oleh petugas donor.
  • Untuk menghindari bengkak di bekas tusukan jarum, hindari mengangkat beban berat setidaknya selama 12 jam setelah donor.
  • Perbanyak minum air putih terutama 3 hari setelah mendonorkan darah.
  • Hindari merokok.
  • Hindari olahraga berat setidaknya 6 jam setelah mendonorkan darah.
  • Jangan terlalu lama berdiri dan terkena panas terutama 6 jam setelah Anda mendonorkan darah.
  • Hindari alkohol.
  • Informasikan kepada petugas donor jika Anda mengalami gangguan kesehatan setelah mendonorkan darah.

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan Mei 4, 2020

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan Mei 2, 2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan Mei 1, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020
3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Monika Nanda
Tanggal tayang Mei 14, 2020
7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Mei 9, 2020
Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 7, 2020