Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Saat Kemoterapi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika menjalani kemoterapi, pasien diminta untuk menjaga pola makannya serta harus memilih makanan yang sehat. Ya, makanan memang memengaruhi keberhasilan kemoterapi yang sedang dilaksanakan. Dengan makan makanan yang sehat, pasien mampu bertahan menghadapi efek samping dari pengobatannya dan mempercepat penyembuhan. Lalu apa saja yang menjadi pantangan makanan saat kemoterapi? Apa makanan yang baik saat kemoterapi?

Pantangan makanan saat kemoterapi

Beberapa jenis makanan dapat menghambat pengobatan kanker yang sedang dilakukan. Entah makanan tersebut berinteraksi langsung dengan pengobatan, atau makanan membuat sistem kekebalan tubuh pasien melemah, sehingga pasien tidak mampu untuk meneruskan pengobatan. Oleh karena itu terdapat pantangan makanan saat kemoterapi, yaitu:

  • Sayuran mentah, seperti lalapan dan salad harus dihindari saat melakukan kemoterapi. Sayuran mentah memiliki bakteri dan kuman yang banyak, hal ini dapat menyebabkan pasien mengalami keracunan makanan atau penyakit infeksi. Tidak hanya itu, pasien kanker juga harus menghindari berbagai jenis makanan yang tidak matang dengan sempurna untuk mencegah penyakit infeksi.
  • Makanan pedas, dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan pada pasien. Gangguan pencernaan ini akan membuat sistem kekebalan tubuh pasien melemah dan akhinya menghambat kemoterapi. Selain itu, makanan pedas juga bisa memperparah gejala mual, menimbulkan rasa sakit di mulut dan tenggorokan.
  • Jeruk dan berbagai makanan asam adalah pantangan makanan saat kemoterapi lainnya. Efek makanan asam pada pasien yang sedang kemoterapi yaitu meningkatkan risiko sembelit dan menimbulkan rasa nyeri pada perut.
  • Makanan yang digoreng, bisa menimbulkan rasa mual dan menurunkan nafsu makan. Selain itu, gorengan termasuk pantangan makanan saat kemoterapi karena mengandung lemak yang sangat tinggi yang bisa membuat tumpukan lemak pasien bertambah banyak. Sedangkan lemak tubuh yang terlalu banyak dapat memperlambat kemoterapi.

Lalu makanan yang seperti apa yang dianjurkan dikonsumsi selama kemoterapi?

Sebenarnya, semua makanan yang sehat, seperti makanan yang mengandung serat dan berbagai zat gizi tinggi, baik untuk dikonsumsi selama kemoterapi. Yang harus dipastikan yaitu seluruh makanan yang diberikan pada pasien dalam keadaan matang sempurna. Biasanya pasien yang sedang menjalani kemoterapi, energinya akan terkuras habis untuk melawan kanker serta menghadapi efek samping pengobatan. Oleh karena itu dibutuhkan makanan dengan kalori yang cukup tinggi untuk menggantikannya.

Namun, hindari makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi karena hanya akan membuat rasa mual pasien bertambah parah. Pilihlah makanan dengan berbagai macam warna, hal ini menandakan bahwa seluruh jenis makanan tersebut mengandung zat gizi yang beragam dan tentu saja diperlukan bagi pasien yang sedang menjalani kemoterapi. Berikut adalah anjuran lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek samping pengobatan serta mempercepat proses kemoterapi:

  • Makan dengan porsi kecil tapi sering, misalnya dalam sehari pasien diberikan 6 porsi makan. Hal ini mencegah pasien merasa mual dan ingin muntah.
  • Mengandalkan berbagai macam serat yang terkandung di dalam sayur dan buah untuk mengatasi sembelit yang sering terjadi ketika kemoterapi, contohnya adalah pepaya. Sedangkan pisang dipercaya untuk mengobati diare yang juga sering dialami pasien kanker saat pengobatan.
  • Menghilangkan rasa mual dengan mengonsumsi makanan yang dingin dan makan makanan yang beraroma mint atau jahe.
  • Hindari makanan yang dihidangkan dalam keadaan panas, sebab dapat menyebabkan luka di mulut serta tenggorokan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit