Batuk adalah sebuah mekanisme pertahanan tubuh untuk menjaga tenggorokan Anda dari lendir dan iritan lain. Selain disebabkan oleh iritan, batuk juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Batuk yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan gejala lain seperti hidung tersumbat, demam, rasa tidak nyaman di perut, atau hidung yang berair. Batuk akibat infeksi bakteri membutuhkan antibiotik sebagai obat. Akan tetapi, batuk oleh sebab lain seperti alergen atau virus tidak membutuhkan antibiotik. Anda cukup memperbanyak istirahat, menjaga kebutuhan cairan Anda tetap terpenuhi, menghindari alergen, dan meminum obat yang dapat meringankan gejala. Jika Anda tidak mau mengonsumsi obat yang dijual di apotek, berikut adalah beberapa pilihan obat batuk alami yang bisa Anda coba.

BACA JUGA: 9 Bahan Alami untuk Menghilangkan Bekas Cacar

1. Madu

Madu merupakan obat yang sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi sakit tenggorokan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meredakan batuk secara lebih efektif daripada obat yang mengandung dextromethorphan—sebuah zat yang dapat menekan batuk.

Anda dapat meracik obat Anda sendiri dengan mencampurkan dua sendok teh madu dengan teh atau air hangat dan lemon. Anda juga dapat memakan langsung satu sendok madu atau menjadikannya sebagai selai pada roti tawar.

2. Probiotik

Probiotik merupakan mikroorganisme yang dapat memberikan keuntungan bagi yang mengonsumsinya. Probiotik tidak meredakan batuk secara langsung, namun membantu menyeimbangkan mikroorganisme yang ada pada usus. Hal ini dapat membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh Anda. Penelitian juga menunjukkan bahwa Lactobacillus, sebuah bakteri pada produk susu, dapat menurunkan kemungkinan terkena flu dan menurunkan sensitivitas terhadap alergen tertentu seperti alergi debu.

BACA JUGA: 7 Makanan Sumber Probiotik, Bakteri Baik untuk Kesehatan

3. Nanas

Nanas sebagai obat batuk? Sebuah penelitian menemukan bahwa nanas mengandung bromelain, sebuah enzim yang hanya ditemukan pada tunas dan buah nanas. Enzim ini dapat membantu menekan batuk dan mengencerkan lendir pada tenggorokan. Untuk mendapat keuntungan yang optimal, Anda dapat mengonsumsi sepotong nanas atau meminum jus nanas sebanyak 100 ml sebanyak tiga kali sehari.

Perlu diperhatikan, suplemen yang mengandung bromelain tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh anak atau orang dewasa yang mengonsumsi obat pengencer darah. Selain itu, Anda juga harus berhati-hati mengonsumsi bromelain jika sedang dalam pengobatan antibiotik seperti amoxicillin. Bromelain dapat meningkatkan penyerapan antibiotik. Selalu berkonsultasi lebih dulu dengan dokter Anda sebelum menambahkan suplemen lain ke dalam terapi Anda.

BACA JUGA: Benarkah Makan Nanas Bisa Membuat Vagina Terasa Manis?

4. Pepppermint

Daun peppermint telah diketahui memiliki efek yang baik untuk kesehatan. Kandungan menthol dalam peppermint melegakan tenggorokan dan membantu mengencerkan lendir. Anda dapat memperoleh keuntungan dari daun ini dengan meminum teh peppermint atau dengan menghirup uap peppermint. Untuk menikmati uap peppermint, Anda cukup menambahkan tiga hingga empat tetes minyak peppermint ke dalam setiap 150 ml air panas.

5. Marshmallow

Marshmallow terbuat dari Althaea officinalis, sebuah tanaman abadi yang berbunga di musim panas. Daun dan akar tumbuhan ini telah digunakan sejak dulu untuk meredakan nyeri tenggorokan dan batuk. Tidak ada penelitian khusus yang telah dilakukan untuk membuktikan khasiat dari tumbuhan ini, namun secara umum mengonsumsi tumbuhan ini tergolong aman.

6. Thyme

Daun thyme banyak digunakan sebagai obat untuk penyakit saluran napas. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari daun thyme yang dicampur dengan ivy dapat meredakan batuk dan bronkitis akut. Daun thyme mengandung  senyawa bernama flavonoid yang dapat meredakan inflamasi dan merelaksasi otot tenggorokan yang berperan dalam mekanisme batuk.

Anda dapat membuat obat Anda sendiri dengan mencampurkan 2 sendok teh daun thyme yang telah dihancurkan dengan 1 cangkir air mendidih. Tutup cangkir Anda, tunggu selama 10 menit, kemudian saring airnya.

7. Air garam

Berkumur dengan air garam dapat meredakan tenggorokan gatal yang menjadi penyebab batuk. Campurkan ¼ hingga ½ sendok teh agaram dengan 250ml air hangat. Anak-anak dibawah usia enam tahun tidak dianjurkan untuk memakai metode ini karena kemungkinan belum dapat berkumur dengan baik. Anda dapat mencoba jenis pengobatan lain untuk anak yang termasuk dalam kelompok umur ini.

BACA JUGA: 5 Manfaat Berkumur dengan Air Garam

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca