Amandel Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini 5 Cara Alami Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Penyakit radang amandel bisa menyerang anak-anak dan orang dewasa. Nah, biasanya baik anak-anak maupun orang dewasa langsung takut untuk dioperasi amandel kalau dokter sudah menyarankannya. Padahal, tidak semua orang perlu menjalani tonsilektomi. Ada sejumlah cara alami yang bisa ditempuh untuk mengobati amandel selain lewat operasi. Ini dia informasi lengkapnya.

Apakah penyakit amandel harus dioperasi?

Tidak semua orang perlu dioperasi untuk mengobati amandel. Biasanya operasi hanya akan menjadi cara terakhir untuk mengatasi amandel. Amandel Anda mungkin perlu diangkat lewat operasi jika radang menyebabkan salah satu atau lebih dari kondisi di bawah ini:

  • Sulit bernapas
  • Antibiotik tidak mempan untuk melawan bakteri penyebab radang
  • Sudah berkali-kali kena infeksi (penyakit amandel kronis)
  • Perdarahan pada amandel
  • Sleep apnea, kondisi di mana Anda sering berhenti bernapas ketika tidur

Cara mengobati amandel tanpa operasi

Kalau menurut dokter Anda tidak perlu menjalani operasi angkat amandel, masih ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengobati amandel. Simak langkah-langkahnya berikut ini, ya.

1. Istirahat dulu

Ketika amandel meradang, Anda sebaiknya istirahat dulu di rumah. Pasalnya, beristirahat bisa mempercepat proses penyembuhan. Tubuh yang sedang mengalami infeksi membutuhkan banyak energi untuk melawan bakteri.

Karena itu, usahakan untuk tidak melakukan aktivitas yang berlebihan seperti bekerja, sekolah, atau berolahraga sampai Anda sembuh.  

2. Makan makanan yang lembut

Radang amandel umumnya membuat Anda malas makan karena sulit menelan. Untuk menyiasatinya, pilih makanan yang lembut, berkuah, dan mudah ditelan. Makanan seperti bubur, sup, nasi tim, atau kentang tumbuk (mashed potato) bisa jadi pilihan Anda.

Hindari dulu gorengan atau makanan pedas karena makanan-makanan tersebut bisa membuat amandel dan tenggorokan Anda semakin iritasi.

3. Kumur air garam

Untuk orang dewasa dan anak-anak di atas delapan tahun, berkumur dengan air garam bisa membantu redakan peradangan dan rasa nyeri di tenggorokan karena amandel membengkak.

Siapkan satu gelas air hangat dan larutkan kira-kira satu sendok teh garam. Kalau rasanya terlalu kuat buat Anda dan anak, Anda juga bisa mencampurkan satu sendok makan madu alami.

Kumur-kumur larutan garam ini sambil mendongak selama kira-kira 30 detik. Lalu buang airnya, jangan ditelan. Anda bisa berkumur hingga dua kali sehari atau ketika tenggorokan terasa sakit.

4. Minum obat pereda nyeri

Bila rasa sakit di tenggorokan sudah tidak tertahankan lagi, Anda bisa minum obat pereda nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen. Buat anak-anak di bawah lima tahun, konsultasikan dulu dengan dokter anak obat pereda nyeri seperti apa yang aman dikonsumsi.

5. Banyak minum

Jaga tenggorokan dan amandel Anda agar tetap lembap. Amandel yang kering akan terasa semakin perih. Jadi, pastikan Anda banyak minum air putih untuk menjaga hidrasi. Anda boleh minum air hangat agar tenggorokan lebih tenang. Namun, air dingin juga baik untuk meredakan rasa nyeri. Anda bisa memilih sendiri mana yang paling nyaman buat tenggorokan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit