Tips Menghindari Keracunan Karena Kontaminasi Makanan

Oleh

Keracunan makanan dapat terjadi jika kita tidak menjaga makanan atau minuman dari virus, bakteri, dan mikroorganisme lain yang dapat menyebabkan sakit berbagai penyakit infeksi. Berdasarkan data WHO pada tahun 2015, angka kematian akibat keracunan makanan mencapai 420 ribu jiwa setiap tahunnya. Setidaknya sebanyak 125 ribu anak balita sakit akibat keracunan makanan per tahunnya. Angka keracunan tertinggi terjadi pada benua Afrika dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Jenis bakteri yang menjadi sumber kontaminasi makanan

Berikut ini adalah jenis bakteri yang sering menjadi penyebab dari kontaminasi terhadap makanan

  • Clostridium botulinum merupakan bakteri yang dapat  menyebabkan botulisme pada manusia. Bakteri ini dapat ditemukan di makanan kalengan dan makanan kemasan lainnya
  • Escherichia Coli dapat ditemukan di makanan mentah, seperti daging mentah, buah dan sayur mentah, susu yang terpasteurisasi.
  • Salmonella biasa ditemukan di unggas, daging sapi mentah, dan produk susu yang belum diolah, telur yang tidak matang, seafood, dan dapat menyebar melalui orang ke orang yang menyiapkan makanan.
  • Shigella dapat ditemukan pada orang yang menyiapkan makanan dengan cara menyentuh makanan tersebut yang sebelumnya orang itu terinfeksi bakteri shigella
  • Listeria monocytogenes terdapat pada makanan olahan seperti keju, sosis, produk daging yang telah diproses.
  • Campylobacter jejuni ditemukan pada kerang, unggas, susu murni yang belum diolah, dan air yang kurang bersih.
  • Clostridium perfringens dapat ditemukan pada makanan yang dibiarkan di suhu ruangan selama beberapa waktu.

Bagaimana cara menjaga agar makanan terhindar dari bakteri?

Makanan merupakan perantara yang baik untuk bakteri berkembang biak. Bakteri yang terdapat di makanan tumbuh karena berbagai hal seperti, tidak membiasakan mencuci tangan dengan bersih, kontaminasi silang, suhu penyimpanan dan pemasakan, dan kontaminasi makanan dari limbah. Kontaminasi dapat terjadi bahkan sejak Anda membeli bahan makanan di pasar hingga ketika waktu makan datang.

Saat berbelanja bahan makanan

  • Ketika berbelanja, sebaiknya pisahkan daging, daging unggas, dan seafood dengan bahan makanan jenis lain pada keranjang belanjaan Anda.
  • Saat memasukkan ke dalam plastik, pisahkan bahan makanan tersebut dengan makanan dan barang lainnya
  • Lapisi bahan makanan tersebut dengan plastik, agar tidak menyebabkan kontaminasi ke bahan makanan lain

Penyimpanan makanan

  • Tempatkan makanan mentah seperti daging-dagingan dan seafood ke dalam tempat plastik.
  • Tempatkan telur di karton khusus untuk menyimpan telur dan simpan ke dalam kulkas dengan segera setelah dibeli.

Menyiapkan dan memasak makanan

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan bersihkan area sekitar dapur. Hal ini perlu dilakukan karena bakteri dapat dengan mudah menyebar di area dapur, melalui talenan, dan berbagai alat lain yang telah dipakai untuk menyiapkan makanan.
  • Gunakan kain bersih yang sudah dibasahi dengan air sabun hangat untuk membersihkan permukaan-permukaan meja dapur. Jangan lupa untuk sering-sering mencuci kain yang telah dipakai tersebut, agar tidak ada bakteri yang tertinggal.
  • Cuci peralatan memasak dengan air hangat ketika sebelum maupun sesudah memasak.
  • Gunakan talenan dan pisau yang berbeda untuk setiap jenis bahan makanan, bedakan talenan dan pisau untuk memotong sayuran dengan bahan makanan yang basah seperti daging.

Buah-buahan dan sayur-sayuran

  • Bilas buah-buahan segar dan sayuran dengan air yang mengalir untuk menghilangkan kotoran yang terdapat di permukaan buah dan sayuran.
  • Buang lapisan terluar pada selada atau kubis.
  • Bakteri dapat tumbuh dengan baik pada permukaan buah atau sayuran, oleh karena itu jangan tinggalkan buah atau sayuran yang sudah terpotong di udara terbuka selama berjam-jam.

Penyajian makanan

  • Selalu gunakan peralatan bersih.
  • Jangan menempatkan makanan yang telah dimasak kembali di wadah yang sama saat sebelum bahan makanan itu mentah.

BACA JUGA

Sumber
Yang juga perlu Anda baca