Tips Mengatasi Telinga Berdenging Saat Naik Kendaraan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 April 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa telinga Anda “budeg” sebelah, atau bahkan berdenging, saat sedang berkendara dalam waktu lama atau sedang naik pesawat? Ini merupakan gangguan pada telinga tengah akibat perubahan tekanan udara, dan biasanya lebih sering terjadi jika Anda sedang flu, memiliki hidung tersumbat, alergi atau infeksi sinus, dan penyakit yang berhubungan dengan pendengaran lainnya. 

Apa saja yang dirasakan orang saat berkendara ketika memiliki gangguan telinga? Adakah cara mengatasi telinga yang berdenging ketika Anda berkendara atau menaiki moda transportasi tertentu?

Masalah akibat gangguan telinga ketika berkendara

Beberapa orang memang memiliki masalah dengan telinga mereka ketika menaiki moda transportasi tertentu. Namun, telinga berdenging ini nyatanya juga bisa terjadi saat Anda menyelam atau berkendara di pegunungan.

Biasanya hal ini menyebabkan sakit telinga dan gangguan pendengaran untuk sementara waktu di salah satu atau kedua telinga.

Beberapa masalah yang biasanya dihadapi oleh pasien gangguan telinga saat berkendara, adalah:

  • Nyeri pada telinga
  • Perasaan telinga penuh atau tersumbat
  • Pendengaran berkurang
  • Berdengung
  • Pusing
  • Keluar darah dari telinga
  • Sakit pada telinga bagian tengah
  • Adanya tekanan pada telinga

Pada dasarnya orang yang memiliki beberapa penyakit yang telah dijelaskan di atas tidak disarankan untuk mengudara atau menaiki pesawat terbang. Namun, dalam beberapa kasus, mungkin mustahil menunda perjalanan karena masalah tersebut.

Cara mengatasi telinga berdenging saat berkendara

Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi gangguan atau telinga yang berdenging saat berkendara:

1. Mengulum permen

Tak hanya menghilangkan rasa mabuk perjalanan, mengisap permen nyatanya juga bisa membantu Anda mengatasi suara berdenging di telinga Anda saat berkendara.

Mengulum atau mengisap permen saat pesawat mulai mendarat memungkinkan udara mengalir hingga tabung Eustachian. Ini juga berlaku saat Anda menelan, menguap, atau mengunyah. Untuk bayi, Anda bisa memberi mereka makanan atau minuman ketika pesawat mulai mendarat untuk membuat mereka menelan sesuatu.

2. Mengatur pernapasan

Cobalah mengambil napas yang dalam, lalu embuskan secara perlahan dengan mulut tertutup sambil memencet/menutup hidung Anda (valsava manuver). Dengan cara ini, tidak ada udara yang ditiup keluar, namun Anda akan mendorong udara dengan lembut ke dalam tabung Eustachian. Jika Anda melakukan ini, Anda akan merasakan telinga Anda berbunyi ‘pop’ sebagai tanda bahwa udara didorong masuk ke dalam telinga bagian tengah. Hal ini sering dilakukan untuk mengatasi dengung pada telinga. Ulangi hal ini setiap beberapa menit hingga pesawat mendarat atau hingga telinga Anda terasa nyaman.

3. Menghindari tidur saat mendarat

Jangan tidur saat pesawat mendarat atau saat ada perubahan tekanan udara. Mintalah seseorang untuk membangunkan Anda ketika akan mendarat. Jika Anda terjaga, lakukan cara di nomor 1. Dengan begitu, Anda bisa terbebas dari telinga berdenging saat berkendara.

4. Menguap

Menguap juga memiliki manfaat yang sama seperti menelan dan mengunyah. Itu sebabnya, cara ini juga diyakini dapat membantu Anda mengatasi telinga yang berdenging saat berkendara.

Namun, selain itu, Anda juga perlu melakukan valsava manuver, sama seperti pada nomor 2. Hal ini akan mendorong udara masuk ke dalam tabung Eustachian, sehingga telinga tidak akan berdengung dan sakit.

5. Meniup balon khusus

Meniup balon khusus dapat menghentikan rasa sakit selama penerbangan dan membantu menghilangkan dengung pada telinga setelah mendarat. Salah satu produk balon khusus ini adalah Otovent. Benda tersebut biasanya ditentukan oleh dokter saat Anda memeriksakan diri Anda, atau Anda dapat membelinya dari seorang apoteker. Balon ini melekat pada tabung, lalu tabung tersebut Anda tempatkan pada salah satu lubang hidung. Kemudian Anda meniupnya sambil menutup salah satu lubang hidung dengan jari serta menjaga mulut Anda tertutup. Kemudian, berhenti meniupnya dan mulailah bernapas dengan normal. Udara akan keluar masuk dari balon. Setelah itu, Anda dapat mengulanginya dengan menggunakan lubang hidung yang berlawanan.

6. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Dokter mungkin akan memberikan resep obat atau menyarankan Anda mengonsumsi obat untuk mengatasi telinga berdenging, baik saat berkendara ataupun jika Anda mengalaminya terus-menerus.

Pemberian obat dilakukan untuk mengontrol kondisi yang dapat mencegah tabung Eustachian bekerja dengan baik. Obat ini mencakup:

  • Semprotan nasal dekongestan
  • Dekongestan oral
  • Antihistamin oral

Untuk meringankan ketidaknyamanan, Anda dapat mengonsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen atau naproxen sodium, atau mengonsumsi pereda nyeri analgesik, seperti acetaminophen.

Perhatian!

Jika gangguan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka Anda harus melakukan terapi dengan bantuan dokter atau melakukan operasi. Operasi gangguan telinga jarang diperlukan. Namun, dokter Anda dapat membuat sayatan di gendang telinga Anda untuk mengurangi tekanan udara dan menguras cairan di dalamnya. Luka parah, seperti gendang telinga pecah atau ruptur membran telinga bagian dalam, biasanya akan sembuh sendiri. Namun, dalam beberapa kasus yang langka, pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaikinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit