Cegah Sel Kanker Menyebar, Ini yang Bisa Anda Lakukan Selama Pengobatan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Kanker masih menjadi penyakit yang ditakutkan. Selain karena pertumbuhannya yang cepat, penyebaran sel-sel kanker ke bagian organ lain juga sangat pesat. Pengobatan medis memang menjadi salah satu cara andalan untuk mencegah penyebaran kanker. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan supaya sel kanker berhenti menyebar, bahkan tidak tumbuh lagi.

Cara mencegah penyebaran sel kanker

Sel-sel kanker dapat menyebar ke seluruh tubuh dengan berbagai tahap, mulai dari merusak jaringan normal terdekat hingga menambah pembuluh darah baru yang bertugas untuk menyuplai darah agar tumor terus berkembang. Setelah sel-sel jahat ini berkembang, maka akan sulit untuk menghentikannya. Oleh karena itu, sambil melakukan pengobatan yang disarankan dokter, Anda bisa mencoba cara berikut ini untuk bantu mencegah kanker tumbuh menyebar.

1. Makan makanan kaya nutrisi

Pada saat Anda sudah didiagnosa mengidap penyakit kanker, lebih baik mulai menata pola makan untuk mencegah penyebaran sel-sel tersebut. Berikut beberapa nutrisi yang dipercaya dapat menahan penyebaran kanker.

a. Asam ursolat

Asam ursolat merupakan minyak nabati dan fitonutrien yang dapat ditemukan di daun kemangi, oregano, dan kulit apel. Jika kita menambah asupan asam ursolat, kemungkinan besar dapat mencegah penyebaran sel-sel kanker ke pankreas, serviks, usus besar, paru, payudara, dan kulit. Hal ini disebabkan kandungan asam ursolat mampu mengganggu sistem pertahanan sel kanker. 

b. Sulfofarana

Nutrisi ini dapat diperoleh dari brokoli. Sulfofarana telah terbukti dapat melawan penyebaran kanker dengan menghambat sel-sel tersebut menuju ke limpa, usus besar, perut, payudara, dan prostat. Hal tersebut dapat terjadi karena senyawa ini meningkatkan detoksifikasi tubuh untuk menghilangkan racun yang ada di tubuh. 

c. Vitamin D

Salah satu vitamin produsen protein yang dapat melawan kanker (GcMAF) adalah vitamin D. Protein ini mengganggu penyebaran sel kanker. Nah, untuk sumber alami untuk mendapatkan vitamin D adalah berjemur di bawah terik matahari pada pagi hari. Selain itu, Anda juga dapat menambah salmon, jamur, dan susu fermentasi.

d. Curcumin

Curcumin adalah komponen yang memberikan warna kuning pada kunyit. Nah, senyawa ini disebut-sebut sebagai sumber antioksidan yang dapat menghambat tersebarnya sel-sel kanker ke payudara, uterus, kandung kemih, ginjal, otak, dan paru. Anda dapat mendapatkan curcumin dari kunyit yang sudah menjadi bumbu untuk sop atau mencampurkannya ke dalam susu dan minyak kelapa.

e. Apigenin

Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur, seperti anggur, bawang, seledri, dan jeruk karena kandungan apigeninnya mampu menghambat metastasis kanker. Apigenin melakukan tugasnya dengan mengurangi aktivitas radikal bebas dan membantu menghilangkan racun di dalam tubuh. Jika bosan memakan buah dan sayuran segar, alternatif lain adalah jus seledri atau teh chamomile.

2. Pengobatan dengan metarestin

Sebuah eksperimen obat yang dipimpin oleh professor Huang menemukan bahwa metarrestin dapat mengurangi metastasis kanker prostat, pankreas, dan payudara. Pengobatan ini memang ditujukan untuk menghambat penyebaran tersebut melalui peredaran darah.

Temuan ini tentu saja bisa menjadi hal yang cukup menjanjikan bagi pengidap kanker. Oleh karena itu, eksperimen ini sedang ditindaklanjuti agar dapat memberikan bukti konkret kepada masyarakat.

Oleh karena itu, para peneliti masih menelusuri bagaimana cara mencegah metastasis kanker dan akan lebih baik jika kita terus mengikuti perkembangannya agar menjaga tubuh kita terhindar dari penyebaran sel-sel kanker.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca