4 Tips Jitu Mencegah Kesetrum Listrik Statis Saat Menyentuh Benda Logam

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pernahkah Anda merasa ada sengatan kecil mengagetkan saat menyentuh besi? Baik itu pada pegangan tangga atau gagang pintu. Jangan dulu panik, karena ini adalah efek listrik statis yang normal. Supaya tak mengalaminya lagi, tips berikut membantu mencegah Anda kesetrum listrik statis.

Menyentuh benda tanpa aliran listrik, kenapa tetap kesetrum?

Tahukah Anda jika tubuh dapat menghasilkan listrik? Ya, kemampuan ini ternyata berguna untuk sistem saraf dalam mengirimkan berbagai sinyal ke otak. Selain itu, sinyal listrik juga digunakan tubuh untuk mengontrol irama detak jantung, ritme sirkadian (jam biologis tubuh), serta pergerakan darah di dalam tubuh.

Selain tubuh, beberapa benda yang ada di sekitar Anda juga mengandung muatan listrik meski tidak dialiri aliran listrik. Contohnya, pegangan pintu, bingkai jendela, dan semua benda yang terbuat dari besi atau logam.

Saat Anda menyentuh benda-benda ini, akan ada perpindahan muatan listrik yang terjadi. Peristiwa ini disebut dengan listrik statis dan menimbulkan sengatan listrik kecil pada tubuh. Untungnya, risiko tersengat listrik statis tidak berbahaya, meski rasa kagetnya kadang membuat tak nyaman.

Tips mencegah kesetrum listrik statis

Sekalipun tidak bahaya, bukan berarti Anda boleh menyepelekannya. Pada kasus parah, sengatan listrik bisa membuat Anda kaget dan melepaskan Anda yang pegang atau menabrak sesuatu sehingga menyebabkan cedera.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, penting bagi Anda mengetahui cara mencegah kesetrum listrik statis. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

1. Pakai humidifier

Menurut University of Birmingham, penumpukan muatan statis pada tubuh akan meningkat ketika udara di sekitar lebih kering. Hal ini dapat meningkatkan risiko Anda mengalami sengatan listrik kecil ketika menyentuh besi.

Jadi, untuk mencegah kesetrum listrik statis, Anda perlu mengakalinya dengan menjaga kelembapan udara. Gunakan humidifier di dalam ruangan agar udara tidak kering. Namun, Anda harus memperhatikan juga penggunaan humidifier, yakni wajib membersihkannya agar tidak menjadi sarang bakteri maupun jamur.

2. Gunakan sepatu bersol rendah

Semakin tinggi sol sepatu Anda, akan semakin besar muatan listrik yang menumpuk. Jika Anda menyentuh besi, risiko terjadinya sengatan listrik statis pun akan semakin besar.

Untuk mencegah sengatan listrik statis, gantilah sepatu dengan dengan sol yang lebih rendah. Bisa juga ganti sepatu dengan bahan sol alami, seperti kulit.

Sol sepatu dari kulit dianggap jauh lebih baik dibanding karet yang cenderung mengumpulkan muatan listrik sehingga Anda lebih rentan tersengat listrik statis.

Itulah sebabnya beberapa perusahaan bahkan menginstruksikan penggunaan sepatu khusus untuk para pekerjanya demi menghindari terjadinya sengatan listrik yang membahayakan.

3. Perbaiki cara berjalan

Tidak hanya bahan dan ketebalan sol, cara berjalan juga bisa membuat Anda berisiko kena sengatan listrik statis. Cara berjalan yang diseret dengan sepatu bersol tinggi akan memperbesar muatan listrik.

Akibatnya, Anda akan lebih mudah tersengat listrik statis saat menyentuh benda-benda di sekitar, terutama yang terbuat dari logam. Itu sebabnya, untuk mencegah diri Anda kesetrum listrik statis, jangan menyeret kaki ketika Anda berjalan.

4. Pakai pelembap

Anda mungkin bertanya-tanya kenapa pakai pelembap menjadi cara untuk mencegah kesetrum listrik statis? Ya, kondisi kulit kering sama efeknya dengan udara kering yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami sengatan listrik statis.

Jadi, menggunakan pelembap kulit sesering mungkin bisa mencegah kulit kering, sekaligus mengurangi penumpukan muatan listrik di permukaan kulit.

Cara mencegah sengatan listrik statis sangat beragam. Namun, tidak semuanya berhasil pada setiap orang. Jadi, tidak ada salahnya mencoba satu per satu untuk mengetahui cara paling tepat untuk Anda.

Sumber foto: Javelin Tech.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan