5 Cara Mencegah Kulit Kering dan Bersisik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Paparan sinar matahari, cuaca yang ekstrim, atau kurang minum air putih, ternyata dapat membuat kulit Anda bersisik. Kulit bersisik muncul akibat rusaknya lapiran kulit terluar, yaitu lapisan epidermis kulit, sehingga membuat kulit tampak lebih kering dan retak. Kulit bersisik dapat terlihat seperti serpihan-serpihan kecil atau ruam yang berwarna kemerahan pada kulit.

Mencegah kulit bersisik akibat terlalu kering

Untuk mencegah kulit bersisik akibat kulit kering, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu:

1. Gunakan pelembap

Moisturizer atau pelembap kulit mampu mengembalikan protein keratin, yang merupakan bahan dasar pembentuk kulit agar tetap lembab, halus, dan sehat. Pelembap dapat mencegah kulit kering yang dapat menyebabkan kulit Anda bersisik, dengan cara menahan air dan kelembapan di kulit Anda.

2. Gunakan tabir surya

Jika pelembap digunakan untuk menjaga kelembaban kulit, maka tabir surya atau sunscreen digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Kulit yang terbakar sinar matahari sering kali terasa perih, karena kulit menjadi bersisik, berwarna kemerahan, dan tidak jarang terkelupas.

Oleh karena itu, gunakanlah tabir surya, minimal SPF 30, secara rutin saat Anda berativitas di luar ruangan untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.

3. Gunakan pelindung tambahan dari sinar matahari

Meskipun Anda telah menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit, ada baiknya juga Anda tetap menggunakan pakaian pelindung, terutama saat cuaca ekstrim, entah terlalu panas atau dingin. Tanpa Anda sadari, angin dan cuaca dingin juga dapat mengurangi kelembaban alami di kulit, sehingga membuat kulit Anda tampak kering. Oleh karena itu, gunakan pakaian pelindung seperti kacamata, sarung tangan, topi, sepatu, atau syal.

4. Perbanyak konsumsi air putih

Lapisan kulit Anda sebagian besar tersusun dari air, sehingga kulit membutuhkan banyak air untuk tetap terhidrasi optimal. Kulit yang tidak terhidrasi dengan baik akan terasa kering dan kasar, dan menyebabkan kulit bersisik. Anda dapat mencukupi kebutuhan air tubuh Anda dengan konsumsi air setidaknya delapan gelas sehari atau dengan konsumsi buah dan sayuran.

5. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran

Jika Anda ingin menjaga kesehatan kulit, maka Anda juga harus memperhatikan apa yang Anda konsumsi. Makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak tidak sehat diketahui dapat meningkatkan risiko penuaan kulit. Sedangkan makanan yang kaya akan antioksida justru diketahui dapat melindungi kulit dan mengurangi peradangan kulit.

Beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah buah dan sayuran, seperti sayuran berdaun hijau, tomat, blueberry, kacang-kacangan, dan alpukat. Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi ikan, terutama yang mengandung antioksidan tinggi, seperti salmon.

6. Mandi secara rutin, tapi jangan terlalu sering

Hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kulit bersisik adalah dengan mandi secara teratur dua kali sehari. Namun, meskipun mandi baik untuk kesehatan kulit, Anda tidak dianjurkan untuk mandi terlalu sering karena hal tersebut justru dapat menghilangkan minyak alami kulit Anda sehingga membuat kulit jadi kering.

Anda lebih dianjurkan untuk mandi dengan air dingin, karena air panas dapat mengeringkan kulit lebih cepat. Scrubbing atau menggosok terlalu keras juga dapat menyebabkan kulit kering, sehingga Anda dianjurkan untuk mengelap tubuh Anda dengan handuk, bukan menggosoknya dengan keras.

Menurut hse.gov.uk, ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan kulit yang dapat menyebabkan kulit bersisik, yaitu:

  • Hindari kontak langsung dengan penyebab kerusakan kulit, seperti zat-zat alergen atau yang dapat membuat kulit iritasi.
  • Lindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan pelembab/ tabir surya/ pakaian pelindung.
  • Jika Anda merasakan keluhan seperti munculnya ruam kemerahan pada kulit, kulit terasa gatal, kering, atau kasar, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit agar mengetahui penyebab dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Jenis Jerawat dan Berbagai Macam Penyebabnya

Meski sama-sama jerawat, penampakan jerawat batu dan nodul itu berbeda. Pengobatannya pun tak sama. Apa saja jenis jerawat yang umum?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Jerawat, Kesehatan Kulit 4 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

setelah menangis

5 Cara Cepat Hilangkan Mata Sembap Setelah Menangis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
proses pasang behel

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit