Bagaimana Membantu Anak Mengatasi Night Terror?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda sebagai orangtua terbangun di tengah malam oleh teriakan anak, tetapi ia tidak dapat ditenangkan begitu saja? Artinya, anak Anda mungkin sedang mengalami night terror. Lantas, apa yang harus dilakukan orangtua membantu anak mengatasi night terror ini?

Tips membantu anak mengatasi night terror

night terrors

Night terror merupakan salah satu gangguan tidur yang muncul seseorang tidur beberapa jam setelah mereka tertidur. Umumnya, orang yang mengalami gangguan ini akan teriak, merasa panik, dan tubuh basah oleh keringat. 

Night terror adalah kondisi yang cukup langka dan terjadi pada anak berusia 3-12 tahun. Berbeda dengan mimpi buruk, gangguan tidur yang satu ini tidak dapat langsung bisa ditenangkan begitu saja. Kemungkinan besar dalam waktu lama orangtua akan menyaksikan anaknya menjerit dan panik dalam keadaan tertidur. 

Walaupun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa tips yang mungkin dapat Anda gunakan untuk membantu anak mengatasi night terror. 

1. Bantu anak mengelola stres

mengurangi stres pada anak remaja

Salah satu faktor yang membuat malam anak Anda diisi dengan teriakan adalah stres. Dengan membantu anak untuk mengelola beban stresnya, Anda juga menolong mereka mengatasi night terror. 

Dilansir dari laman Kids Health, tidak sedikit anak yang tidak ingin membahas masalah yang membuat mereka stres. Apabila hal ini terjadi pada Anda, cobalah untuk mulai membicarakan masalah sendiri. 

Hal ini menunjukkan Anda siap menangani topik sulit dan dapat diajak bicara ketika anak sudah mau terbuka. Namun, ketika anak sudah memperlihatkan tanda-tanda yang cukup meresahkan dan tidak ingin berbicara sama sekali, konsultasikan dengan terapis atau psikolog anak.

Sementara itu, Anda bisa membantu anak memilih buku agar mereka mampu memecahkan masalah melalui karakter di buku. Usahakan untuk menggunakan buku yang dimengerti oleh anak dan tidak terlalu serius. 

Kebanyakan orangtua memang mempunyai keterampilan untuk membantu anak mengelola stres, sehingga mereka dapat mengatasi night terror yang terjadi. Oleh karena itu, diskusikan hal ini dengan pasangan Anda atau minta bantuan kepada ahlinya. 

2. Buat rutinitas sebelum tidur untuk anak

anak tidur

Menolong anak mengelola stres memang perlu, tetapi membuat rutinitas sebelum tidur ternyata bisa membantu anak untuk mengatasi night terror. 

Rutinitas sebelum tidur dilakukan agar anak tidur dengan nyenyak. Jika kebiasaan ini dapat bertahan, anak akan terbiasa dan terbantu untuk mengelola stres akibat waktu tidur yang kurang

Tidak ada aturan yang benar-benar sah karena setiap anak berbeda. Satu hal yang terpenting adalah membiasakan rutinitas ini dalam keluarga dan tetap menggunakannya agar berfungsi dengan baik. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan bersama anak sebelum tidur:

  • mengatur waktu tidur setiap hari untuk seluruh anggota keluarga
  • buat kamar anak senyaman mungkin dengan suhu yang sejuk
  • memastikan kamar anak tidak berisik dan tetap gelap
  • membacakan anak dongeng sebelum tidur
  • mengajak anak untuk menyikat gigi dan mencuci tangan serta kaki

Mengajak anak untuk tidur memang tidak semudah yang dibayangkan. Maka itu, Anda harus tetap sabar menjalani rutinitas tersebut bersama mereka agar mendapatkan kualitas tidur yang baik dan mengurangi risiko night terror pada anak. 

3. Pastikan anak cukup istirahat

anak perlu tidur siang

Salah satu cara untuk membantu anak dalam mengatasi night terror adalah memastikan mereka mendapatkan tidur yang cukup

Semua orang membutuhkan waktu istirahat yang cukup, terutama anak. Jika mereka kurang tidur, anak mungkin akan merasa jengkel sepanjang hari dan bisa menjadi sumber stres. 

Oleh karena itu, mendapatkan tidur yang cukup sangat penting. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memastikan hal tersebut, seperti: 

  • menjadikan tidur sebagai prioritas dengan memberikan jadwal kepada anak
  • meminta anak untuk mematikan ponsel 30-60 menit sebelum tidur
  • menjalani rutinitas yang sama, baik saat liburan maupun hari biasa

Satu hal yang perlu diingat bahwa anak akan lebih memperhatikan apapun yang orangtuanya lakukan dibandingkan apa yang dikatakan. Jadikan diri Anda sebagai contoh yang baik bagi anak agar mereka mau mengikuti apa yang telah direncanakan dan rutinitas ini pun bermanfaat untuk kesehatan Anda. 

4. Tidak paksa anak untuk bangun

gangguan tidur pada anak

Sebenarnya, cara terbaik dalam membantu anak mengatasi night terror adalah tidak memaksa anak untuk bangun ketika mereka berteriak dalam tidur. 

Menurut dr. Cindy Gellner, dokter anak dari University of Utah, saat night terror berlangsung ternyata Anda tidak dapat membangunkan anak atau menghibur mereka.

Terlepas dari rasa cemas yang Anda rasakan, anak memang terlihat sadar, tetapi sebenarnya mereka masih dalam keadaan tidur. Bahkan, anak mungkin tidak menyadari bahwa Anda berada di sana meskipun mata mereka terbuka lebar.

Normalnya, anak mungkin mengira Anda sebagai benda atau orang yang berada di bayangan tersebut dan tampak berbahaya. Mereka pun tidak akan mengingat apa yang terjadi saat night terror. 

Alih-alih membangunkan anak, Anda bisa menyalakan lampu agar anak bingung dengan bayangan yang mereka lihat. Cobalah untuk menenangkan anak dengan kata-kata mereka akan baik-baik saja dengan suara yang lembut. 

Pada beberapa anak mungkin akan merespons orangtuanya dengan memegang tangan, tetapi tidak sedikit yang justru menendang atau mendorong Anda. Pasalnya, mereka melihat orangtuanya sebagai ancaman. 

Maka itu, membantu anak untuk mengatasi night terror dapat dilakukan tanpa perlu membangunkan mereka. 

5. Tunggu dengan sabar selama night terror

anak mimpi buruk

Selama night terror berlangsung memang Anda tidak dapat membangunkan anak, sehingga menunggu dengan sabar adalah alternatif lain untuk membantu mereka mengatasi hal ini. 

Umumnya, gangguan tidur ini tidak begitu berbahaya dan anak biasanya akan tenang dengan sendirinya dan kembali tidur dalam beberapa menit. 

Tidak perlu mengguncang atau meneriaki anak karena hal tersebut justru membuat mereka lebih gelisah dan menyebabkan night terror berlangsung lebih lama. 

Maka itu, menunggu dengan sabar cukup efektif dan pastikan anak tidak terluka atau terjatuh dari tempat tidur ketika meronta-ronta.

Membantu anak mengatasi night terror yang mereka hadapi terlihat cukup sulit. Pada dasarnya anak tidak sadar ketika kondisi ini berlangsung. Apabila Anda merasa kewalahan, cobalah untuk berkonsultasi dengan terapi anak dan minta bantuan ke ahlinya.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Ben-Joseph, E.P. (2017). Night Terrors. Kids Health. Retrieved 30 March 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/terrors.html

Brennan, D. (2019). 9 Ways to make a child’s bedtime easy. Web MD. Retrieved 30 March 2020, from https://www.webmd.com/parenting/bedtime-routine-tips#1-2

Dowshen, S. (2015). Childhood stress. Kids Health. Retrieved 30 March 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/stress.html

McCarthy, C. (2017). 4 ways to help your child get enough sleep. Harvard Health Publishing. Retrieved 30 March 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/four-ways-to-help-your-child-get-enough-sleep-2017092612472

My child has night terrors - what can I do? (2015). Health: University of Utah. Retrieved 30 March 2020, from https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_smldsg2g

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Night Terrors, Gangguan yang Bikin Anda Menjerit-jerit Dalam Tidur

Sering sesak napas, menjerit, atau bergerak agresif saat tidur? Mungkin Anda menderita sindrom night terrors. Simak penjelasannya pada artikel berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Direkomendasikan untuk Anda

Buat Anak Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari Dengan Sleep Hygiene

Buat Anak Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari Dengan Sleep Hygiene

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Yurika Elizabeth Susanti
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2018
Kunci Mengatasi Masalah Sulit Tidur Pada Anak Dengan Autisme

Kunci Mengatasi Masalah Sulit Tidur Pada Anak Dengan Autisme

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 04/01/2018
6 Tanda Sleep Apnea (Napas Berhenti Saat Tidur) Pada Anak yang Harus Diwaspadai

6 Tanda Sleep Apnea (Napas Berhenti Saat Tidur) Pada Anak yang Harus Diwaspadai

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2017
5 Aturan Penting Saat Membantu Anak Mengerjakan PR

5 Aturan Penting Saat Membantu Anak Mengerjakan PR

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2017