Mandi Cepat dan Mandi Lama: Mana yang Lebih Bersih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Berapa lama Anda biasanya mandi? Apakah Anda tipe orang yang mandi lama atau mandi cepat? Selama ini masyarakat awam percaya bahwa mandi lama berarti lebih bersih. Sementara orang yang mandi cepat sering disebut jorok atau mandi tidak bersih. Namun, benarkah demikian? Apa kata para ahli soal perdebatan mandi lama vs. mandi bersih ini? Langsung simak jawabannya berikut ini, ya.

Berapa lama rata-rata orang mandi?

Mandi di sini maksudnya hanya membasuh dan menyabuni tubuh saja. Jadi tanpa menghitung waktu yang dihabiskan untuk berpakaian, sikat gigi, atau buang air kecil. Menurut sebuah survei yang dilakukan Unilever terhadap lebih dari 100 rumah tangga, rata-rata orang menghabiskan waktu delapan menit hanya untuk mandi. Survei lainnya mencatat hasil yang berbeda-beda, mulai dari lima hingga sepuluh menit.

Lebih bersih mana: mandi lama atau mandi cepat?

Sudah saatnya Anda meninggalkan teori bahwa mandi lama itu berarti lebih bersih. Pasalnya, para dokter spesialis dermatologi (kulit) sepakat bahwa mandi cepat, yaitu lima menit atau kurang dari itu, sebenarnya sudah bisa membersihkan seluruh kotoran, minyak, dan bakteri yang menempel pada tubuh Anda.

Dr. Stephen Shumack yang menjabat sebagai Kepala Australasian College of Dermatologists menjelaskan bahwa mandi cepat sudah cukup ampuh untuk mengusir bau badan, keringat, dan minyak berlebih pada permukaan kulit. Pasalnya, bagian tubuh yang menghasilkan bau tak sedap hanyalah ketiak dan selangkang, bukan seluruh tubuh Anda.

Sedangkan kalau dilihat dari sisi kebersihannya, mandi cepat bisa membersihkan tubuh Anda. Tak banyak yang tahu kalau pada permukaan kulit Anda terdapat bakteri baik dan bakteri jahat dalam kadar yang seimbang. Bakteri baik bertugas untuk mencegah infeksi yang mungkin disebabkan oleh bakteri jahat. Maka, pada dasarnya tubuh Anda sudah punya sistem khusus untuk membersihkan serta melindungi diri.

Tak perlu sabun antibakteri atau air bergalon-galon untuk membersihkan kulit. Area yang perlu dibersihkan dengan menyeluruh hanyalah ketiak, selangkang, dan bokong. Ini karena bagian-bagian tubuh tersebut memang memiliki kelenjar keringat lebih banyak daripada bagian tubuh lainnya. Maka, bakteri jahat pun akan lebih mudah berkembang biak.

Apa efeknya bagi kesehatan kalau mandi terlalu lama?

Anda mungkin sudah terbiasa untuk mandi lama-lama. Akan tetapi, ingatlah bahwa mandi terlalu lama justru berdampak buruk bagi kesehatan. Menurut dr. Stephen Shumack, mandi lama-lama bisa mengangkat minyak alami yang bertugas untuk melindungi jaringan-jaringan kulit. Tubuh tidak mungkin memproduksi minyak jika tidak ada tujuannya, bukan? Jadi, kalau minyak alami kulit Anda hilang, kulit malah akan jadi lebih rentan terhadap virus, bakteri, dan berbagai masalah kulit seperti eksim, gatal-gatal, dan kulit kering.

Selain itu, mandi terlalu lama juga akan mengacaukan keseimbangan kadar bakteri pada permukaan kulit. Sabun antibakteri yang Anda gunakan mungkin akan membunuh bakteri baik. Ini karena sabun tidak bisa membedakan mana bakteri baik dan mana yang jahat. Akibatnya, bakteri jahat pun akan semakin berkoloni pada permukaan kulit Anda. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi ragi (jamur) yang ditandai dengan munculnya ruam atau kulit terasa gatal. Oleh sebab itu, sebaiknya hindarilah mandi lebih dari lima menit.  

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Percaya atau tidak, ternyata deodoran bisa Anda bikin sendiri dengan bahan-bahan alami, loh! Penasaran? Ketahui cara membuat deodoran alami di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
obat sakit gigi

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit