4 Tips Agar Tetap Sehat Ketika Makan di Restoran BBQ

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Dunia kuliner memang selalu menjadi daya tarik dan terus melakukan inovasi agar peminatnya tidak hanya mendapatkan pengalaman yang sekedar mengenyangkan perut saja. Saat ini, dapat banyak dijumpai restoran barbeque (BBQ) ala Jepang atau Korea. Beberapa alasan mengapa banyak orang menikmatinya adalah rasanya yang enak, pas untuk berkumpul bersama keluarga atau teman, dan cara menyantapnya pun unik di setiap restoran BBQ.

Nah, meskipun daya tarik restoran BBQ begitu besar, Anda perlu berhati-hati. Pasalnya, bagi orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu, menyantap menu bakaran di restoran BBQ bisa berisiko. Anda yang sedang menurunkan berat badan juga perlu hati-hati saat makan di restoran. Jangan sampai makan berlebihan dan mengacaukan program turun berat badan.

Tenang saja, berikut empat tips jitu yang perlu Anda terapkan agar tetap sehat ketika makan di restoran BBQ.

1. Memilih makanan pembuka

Sebelum makanan utama Anda dihidangkan, alangkah baiknya jika Anda memilih makanan pembuka yang ringan terlebih dahulu. Selain mengisi waktu, makanan pembuka dapat mencegah Anda makan kebanyakan.

Untuk Anda yang ingin bersantap di restoran Jepang, edamame dan sup miso bisa menjadi pilihan yang sehat. Di restoran Korea, kalguksu, yaitu sejenis sup kaldu dengan mi ayam khas Korea lebih baik untuk dikonsumsi dibandingkan dengan mandu atau dumpling sebagai makanan pembuka Anda.

2. Makan bersama sayuran

Bukan rahasia umum lagi, sayur-sayuran dapat memberi dampak kesehatan yang luar biasa. Tergantung jenis restorannya, terkadang ada restoran BBQ yang sudah menyediakan sayuran di dalamnya seperti menu shabu-shabu dan suki di restoran Jepang. Jika tidak tersedia, Anda bisa bertanya menu apa yang mengandung sayuran dan ada juga yang menyuruh Anda untuk memilih jenisnya. Biasanya jenis sayurnya adalah brokoli, sawi, atau jenis jamur-jamuran.

Kemudian, sebaiknya sayuran tersebut dimasak dengan cara direbus. Beberapa restoran menambahkan rasa kuah kaldu dalam rebusan sehingga sayuran yang Anda makan rasanya menjadi unik.

3. Perhatikan asupan daging merah Anda

Tidak pas rasanya jika menyantap menu barbecue tanpa makan daging merah. Sejatinya, daging merah merupakan sumber hewani yang kaya akan protein. Namun, akan lebih baik jika Anda tidak mengonsumsi daging merah secara berlebihan.

Beberapa penelitian menyatakan komponen di dalam daging merah berpotensi meningkatkan risiko Anda terkena kanker usus besar. Daging merah yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol juga bisa berbahaya bagi orang yang punya riwayat atau faktor risiko penyakit jantung.

Sebenarnya bukan berarti Anda tak boleh makan daging merah sama sekali. Anda tentu boleh mengonsumsi daging merah, tetapi perhatikan porsinya agar tidak berlebihan. Selalu seimbangkan dengan sayur dan buah sehingga kebutuhan nutrisi harian Anda tercukupi, tidak berlebihan pada komponen gizi tertentu.

4. Hati-hati saat membakar daging

Membakar daging dapat menyebabkan terbentuknya senyawa karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. Pembakaran yang terjadi pada suhu tinggi dapat menyebabkan reaksi yang kemudian membentuk senyawa karsinogenik yang disebut heterocyclic amine (HCA) dan policyclic aromatic hydrocarbon (PAH).

Kedua senyawa ini bisa menyebabkan kanker bila sudah menyebabkan kerusakan pada DNA. Untuk bisa merusak DNA, HCA dan PAH harus dimetabolisme atau diaktivasi terlebih dahulu oleh enzim tertentu dalam tubuh. Sehingga, pengaruh konsumsi daging bakar terhadap risiko kanker mungkin akan berbeda pada setiap orang.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi terbentuknya senyawa HCA dan PAH pada daging bakar, yaitu:

  • Jangan membakar daging terlalu lama
  • Jangan makan bagian daging yang sudah hangus
  • Sering-seringlah membalik daging ketika dibakar
  • Pastikan alat panggang (grill) yang akan dipakai sudah bersih

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 9, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 4, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca