6 Hal Penting yang Perlu Dilakukan Sebelum Biopsi Demi Kelancaran Prosedur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/03/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Saat mendapati suatu jaringan yang mencurigakan dalam tubuh, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan biopsi untuk mendeteksi apakah itu sel kanker atau bukan. Nah, sebelum menjalankan biopsi, ada beberapa persiapan yang musti Anda lakukan. Apa saja?

Ketahui dulu apa itu biopsi?

apa itu biopsi

Biopsi adalah prosedur mengambil sepotong kulit, jaringan, organ, atau tumor yang dicurigai sebagai cikal bakal kanker. Dibandingkan dengan tes pencitraan seperti rontgen, biopsi cukup akurat untuk melihat adanya sel kanker di dalam tubuh.

Prosedur biopsi terdiri atas beberapa jenis. Biasanya dokter akan memilih jenis biopsi berdasarkan kondisi Anda dan area tubuh yang perlu diambil sampel selnya. Apa pun jenisnya, dokter akan menyuntikkan anestesi lokal atau umum untuk mematikan sel saraf pengirim rasa sakit di tubuh.

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum biopsi

tes biopsi hati

Sebelum biopsi, terdapat beberapa persiapan yang harus Anda lakukan, yaitu:

1. Mendiskusikan riwayat penyakit

Sebelum biopsi, Anda wajib mendiskusikan terlebih dahulu riwayat penyakit yang dimiliki. Beberapa hal yang perlu didiskusikan biasanya meliputi obat-obatan yang sedang diminum, baik resep maupun bebas. Jangan lupa juga untuk menginformasikan obat herbal dan vitamin yang Anda minum.

Hal ini dilakukan agar dokter dapat menentukan jenis obat mana yang perlu dihindari dan tidak diminum agar tidak berinteraksi negatif terhadap obat-obatan dalam proses bedah.

2. Tes tertentu

Biasanya, berbagai tes, dari mulai tes darah hingga ultrasound perlu dilakukan sebelum biopsi. Hal ini memang tidak dilakukan pada semua orang, hanya orang-orang dengan kondisi tertentu. Untuk itu, tanyakan pada dokter apakah ada tes yang perlu Anda lakukan sebelumnya.

3. Tidak minum aspirin dan obat pengencer darah

Jangan dulu minum obat-obatan yang mengandung aspirin dan penggantinya, seperti ibuprofen, Motrin, Advil, Naprosyn sejak 1 minggu sebelum prosedur. Sebagai gantinya, Anda bisa minum obat yang mengandung acetaminophen seperti Tylenol.

Selain itu, James C. Wittig, seorang dokter bedah tulang di Amerika Serikat menyatakan bahwa Anda juga perlu menghindari obat pengencer darah seperti warfarin seminggu sebelum biopsi. Untuk itu, dokter biasanya akan memberikan rekomendasi alternatif untuk menggantikan fungsi obat yang satu ini.

4. Berpuasa

Untuk biopsi yang menggunakan bius total, dokter biasanya akan meminta Anda berpuasa 6-8 jam sebelum prosedur. Jika biopsi dijadwalkan di pagi hari, Anda akan diminta untuk tidak makan atau minum apa pun setelah tengah malam. Namun, jika prosedur ini dijadwalkan pada sore hari, dokter akan meinta Anda untuk sarapan ringan dengan roti atau bubur dan air putih.

5. Melepas semua perhiasan

Sama seperti operasi, dokter akan meminta Anda mencopot semua perhiasan dari mulai anting, kalung, hingga gelang. Supaya tidak repot, sebaiknya melepaskan semua perhiasan di rumah sebelum berangkat ke rumah sakit. Hal ini juga akan meminimalkan perhiasan Anda hilang atau tercecer.

6. Berganti pakaian

Sebelum biopsi, Anda akan diminta untuk berganti pakaian khusus rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk memudahkan prosedur biopsi nantinya. Tak usah khawatir karena perawat biasanya akan membantu Anda dalam hal ini.

Berbagai hal yang telah disebutkan ini menjadi langkah-langkah umum yang biasanya direkomendasikan dokter. Namun untuk jenis biopsi tertentu kemungkinan ada sedikit perbedaan. Intinya, jangan pernah mengabaikan apa pun yang dokter perintahkan pada Anda sebelum biopsi demi kelancaran prosedur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Utama Kanker Mulut dan 7 Faktor Risiko yang Jarang Diketahui

Kanker mulut tidak boleh disepelekan. Mengetahui berbagai penyebab kanker mulut dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit ini di kemudian hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 12/09/2019 . 6 mins read

Berbagai Pemeriksaan di Dokter untuk Mendiagnosis Kanker Payudara

Kanker payudara baru bisa dipastikan keberadaannya setelah Anda melakukan berbagai pemeriksaan atau tes. Ini pilihan tes yang biasa dokter rekomendasikan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Payudara, Kanker 12/09/2019 . 10 mins read

Kanker Payudara Stadium 1: Tahap, Harapan Hidup, dan Pengobatan

Didiagnosis kanker payudara stadium 1 bukan akhir dari segalanya. Anda justru masih punya peluang sembuh yang sangat besar. Simak informasinya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 11/09/2019 . 6 mins read

Sebelum Operasi Dimulai, Apakah Obat Bius Selalu Diberikan?

Obat bius atau anestesi identik diberikan sebelum operasi dimulai. Lantas, apakah semua tindakan operasi selalu diberikan obat bius terlebih dahulu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 24/08/2019 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

biopsi kanker serviks

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 08/03/2020 . 7 mins read
obat sakit kepala

9 Pilihan Obat yang Efektif Redakan Sakit Kepala

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17/10/2019 . 9 mins read
kanker payudara stadium 2

Kanker Payudara Stadium 2: Tahap, Harapan Hidup, dan Pengobatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 07/10/2019 . 6 mins read
seberapa sering tes mamografi

Kanker Payudara Stadium 3: Tahap, Harapan Hidup, dan Pengobatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 05/10/2019 . 7 mins read