4 Hal Tidak Terduga yang Bisa Meningkatkan Kadar Kolesterol Anda

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Banyak hal yang tidak Anda sadari, ternyata malah dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Anda tidak cukup hanya mengandalkan diet makanan santan dan berlemak saja. Alih-alih mau menjaga kadar kolesterol tetap seimbang, Anda malah melakukan hal lain yang bisa meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Apa saja hal yang bisa membuat kadar kolesterol naik selain makanan berlemak dan santan?

Hal yang bisa meningkatkan kolesterol tubuh

1. Anda mengonsumsi asupan gula dan alkohol berlebih

Ketika Anda didiagnosis menderita kolesterol tinggi, mungkin Anda hanya fokus untuk untuk membatasi makan makanan berlemak. Namun, banyak yang dari Anda yang tidak memperhatikan asupan gula dan alkohol.

Erin D. Michos, MD, profesor penyakit jantung di Johns Hopkins Ciccarone, mengatakan kalau kalori yang berlebih dari gula dan alkohol, akan berubah menjadi kolesterol trigliserida yang dapat meningkatkan kolesterol tidak sehat dalam darah Anda.

Salah satu cara cara agar kadar kolesterol seimbang adalah dengan mengurangi semua asupan gula, termasuk minuman manis, alkohol, dan karbohidrat olahan seperti roti, pasta dan memilih biji-bijian yang kaya serat penurun kolesterol.

2. Anda berhenti berolahraga

Banyak hal yang tidak disangka-sangka dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Pasalnya, tidak bisa kalau cuma mengandalkan diet makanan berlemak saja. Para penderita kolesterol tinggi harus mengombinasikan diet dengan olahraga rutin.

Penelitian yang dipublikasikan pada bulan Juni 2011 pada jurnal Heart mengulas data kesehatan dari 4.469 pegawai negeri di Inggris. Usai mereka berada di antara usia 39 dan 62 tahun. Hasil datanya menunjukkan, bahwa selama 11 tahun belakangan kadar kolesterol LDL tubuh mereka berangsur menurun akibat aktivitas fisik yang dilakukan. Bagi penderita kolesterol, Anda disarankan untuk tetap melakukan olahraga rutin harian demi menyeimbangkan kadar kolesterol dan kesehatan tubuh lainnya.

3. Anda malah menghindari semua jenis lemak

Sebetulnya, Anda tidak harus menghindari semua lemak. Memang benar adanya kalau Anda wajib menghindari lemak trans dan lemah jenuh pada makanan. Kedua jenis lemak tersebut banyak didapatkan pada makanan yang dipanggang dan aneka biskuit serta makanan ringan lainnya.

Tapi, nyatanya tubuh Anda juga membutuhkan lemak. Lemak yang dibutuhkan tubuh ialah lemak tak jenuh tunggal (mono-unsaturated fat) dan lemak tak jenuh ganda (poly-unsaturated fat). Kedua lemak ini, dapat ditemukan pada minyak zaitun, buah zaitun, kacang-kacangan seperti kenari dan kacang almond, serta asam lemak omega-3 pada ikan.

4. Anda keliru menentukan pantangan

Memang benar bahwa jika Anda memiliki kolesterol tinggi Anda harus memperhatikan jumlah lemak dalam makanan Anda, khususnya lemak trans dan lemak jenuh. Ini juga menandakan bahwa Anda perlu bijak dalam mengatur dan menimbang gizi makanan. Namun bisa jadi Anda melakukannya dengan keliru.

Pastikan juga untuk mendapatkan protein yang cukup dari makanan yang dimakan. Contoh, mungkin Anda berpikir telur mengandung kolesterol yang tinggi sehingga Anda pantang makan telur. Tapi Anda justru malah melewatkan protein tinggi yang ada pada telur. Anda boleh makan satu butir telur dalam sehari, tetapi tidak disarankan untuk makan steak dan segelas susu setelahnya. Anda masih tetap bisa mengonsumsi makanan yang Anda suka dengan memantau jumlah lemak yang masuk setiap harinya secara bergilir.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020