Waspada! Ini 7 Tanda Anda Punya Kolesterol Tinggi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Kolesterol tinggi biasanya disebabkan oleh makan-makanan yang tidak sehat, contohnya makanan gorengan yang banyak mengandung lemak jenuh. Selain itu, obesitas dan jarang berolahraga juga bisa memicu kenaikan kadar kolesterol yang berisiko serangan jantung atau stroke. Namun, apa saja gejala kalau kolesterol sedang tinggi? Bagaimana cara mengetahuinya? Simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Lalu, apa saja ciri-ciri kolesterol tinggi dalam tubuh?

Kolesterol tinggi adalah suatu kondisi di mana kadar kolesterol di dalam darah sedang melebihi batas normal. Berikut adalah ciri-ciri yang terjadi pada tubuh Anda jika kolesterol sedang tinggi.

1. Dada terasa nyeri

Salah satu ciri dari kolesterol tinggi adalah dada terasa nyeri. Gejala kolesterol yang bisa disebut sebagai suatu kondisi bernama angina ini sangat mungkin terjadi. Pasalnya, saat kadar kolesterol sedang tinggi, mungkin terjadi penumpukan lemak di dalam pembuluh darah arteri.

Penumpukan ini menyebabkan aliran darah menuju jantung menjadi tidak lancar. Jika sudah demikian, jantung tidak menerima aliran darah yang mengandung oksigen sesuai kebutuhannya. Hal ini berujung pada rasa nyeri di dada atau angina.

Angina atau nyeri di dada sebagai gejala dari kolesterol ini mungkin akan hilang dengan sendirinya. Namun, gejala kolesterol tinggi ini sering kali disalah artikan sebagai efek dari rasa lelah. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, rasa nyeri ini bisa berujung pada penyakit jantung yang lebih serius. 

Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda menghubungi dokter jika merasakan gejala yang satu ini. Lebih baik mencari tahu apa penyebab dari rasa sakit yang tidak biasa daripada terlambat menangani penyebabnya. 

2. Kaki dan tangan mudah kesemutan

Gejala kolesterol lain yang mungkin Anda alami adalah kaki dan tangan yang mudah kesemutan. Bahkan, terkadang kaki ini juga mengalami rasa nyeri, ngilu, atau kondisi yang tidak nyaman ketika digunakan berjalan atau digerakkan sekalipun.

Kadar kolesterol yang berlebih dapat menyebabkan pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke area kaki Anda menyempit. Hal ini menyebabkan aliran darah ke dalam jaringan tubuh semakin berkurang. Sehingga, aliran darah menuju ke beberapa bagian tubuh tidak memadai, salah satunya terjadi pada area kaki.

Aliran darah yang tidak sesuai menyebabkan rasa kesemutan. Bahkan, hal ini juga bisa terjadi pada area tangan Anda. Akibatnya, tangan dan kaki mudah sekali merasa lelah atau kram. Tidak hanya itu, kondisi ini juga bisa menyebabkan kaki dan tangan menjadi lebih lemah. Begitu pula jika Anda mengalami luka di area tersebut, lukanya menjadi susah untuk sembuh.

Kulit di area tersebut juga menjadi lebih pucat dan tidak terlihat segar. Biasanya, pada lansia, gejala kolesterol yang satu ini juga sering membuat kaki dan tangan terasa panas dan kesemutan sehingga mempengaruhi fungsinya. 

3. Rasa sakit pada rahang

Rahang yang terasa sakit adalah gejala kolesterol lain yang harus Anda waspadai. Pasalnya, tidak hanya karena kadar kolesterol tinggi, rasa sakit di rahang mungkin terjadi sebagai tanda dari serangan jantung. Serangan jantung ini bisa saja berasal dari tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh.

Rasa sakit pada rahang memang bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit arteri koroner. Biasanya, arteri koroner bisa disebabkan karena terjadi penumpukan kolesterol di pembuluh darah arteri. Meski begitu, sakit rahang bukan satu-satunya gejala dan biasanya juga disertai oleh gejala lain.

Gejala lain yang biasanya berdampingan dengan sakit rahang adalah sakit pada dada, dada terasa ditekan, napas pendek-pendek, hingga stres yang melanda. Jika Anda mengalami segala kondisi tersebut di waktu yang berdekatan atau bahkan bersamaan, mungkin kondisi tersebut bisa menjadi gejala dari kadar kolesterol yang terlalu tinggi.

4. Xanthoma

Gejala kolesterol lainnya adalah xanthoma. Kondisi ini ditandai dengan adanya pertumbuhan lemak tepat di bawah kulit Anda. Pertumbuhan lemak ini bisa terjadi di salah satu bagian tubuh Anda, namun xanthoma paling sering muncul di persendian, khususnya lutut dan siku. Selain itu, xanthoma juga bisa terjadi di bagian kaki, tangan, dan juga pantat.

Ukuran xanthoma berbeda-beda di setiap kemunculannya. Pertumbuhan lemak ini juga bisa berukuran kecil namun bisa juga dalam ukuran yang cukup besar. Xanthoma biasanya tampak seperti benjolan biasa yang muncul di bagian bawah kulit dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Xanthoma bisa menjadi ciri dari penderita kolesterol karena kondisi ini bisa terjadi pada orang yang mengalami kadar kolesterol dan trigliserida tinggi. Jika Anda menemukan benjolan yang terkadang terasa gatal, tidak menimbulkan rasa sakit dan bisa berwarna kuning atau oranye, segera lakukan tes darah untuk mengetahui kadar kolesterol Anda.

5. Disfungsi ereksi

Penumpukan kolesterol bisa terjadi jika kadar kolesterol di dalam tubuh Anda tinggi. Penumpukan ini bisa menjadi salah satu penyebab dari gejala dari kolesterol yang disebut dengan disfungsi ereksi. Pasalnya, penumpukan kolesterol menciptakan plak di pembuluh darah arteri dan menghalangi aliran darah.

Plak ini juga akan menghalangi aliran darah menuju ke area genital dan penis sehingga muncul permasalahan pada saat ereksi. Maka dari itu, salah satu gejala yang mungkin terjadi pada pria saat memiliki kadar kolesterol tinggi adalah disfungsi ereksi.

Semakin tinggi kadar LDL di dalam darah, maka semakin besar kemungkinan terjadinya masalah ini sehingga pada kasus yang sudah cukup parah, impoten pun terjadi. Di samping itu, saat kada kolesterol tinggi, tubuh akan kesulitan memproduksi zat kimia yang dibutuhkan saat ereksi.

6. Gampang capek

Tubuh yang sangat lelah bisa terjadi pada semua orang yang mengalami gangguan kolesterol tinggi. Masalah utamanya, adalah ketika tubuh sebenarnya tidak mendapatkan aliran darah kadar oksigen yang cukup.

Lalu, berbagai organ tubuh dipaksa untuk melakukan metabolisme dengan keras, sementara jantung dan pembuluh darah sedang bermasalah. Tak jarang akhirnya tubuh yang mudah lelah dan tidak bersemangat sering dialami oleh orang yang mengalami tinggi kolesterol.

7. Otot tubuh mudah lelah

Penderita hipertensi yang mengalami kolesterol tinggi juga bisa mengalami otot kaki yang sangat lemah, lho. Meskipun begitu, kondisi ini mungkin juga dialami oleh orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, meski tidak menderita hipertensi.

Kondisi ini mungkin terjadi sebagai gejala dari kolesterol tinggi sebab hal ini mungkin terjadi saat terjadi penyumbatan pada pembuluh darah arteri. Penyumbatan ini menyebabkan arteri tidak mendapatkan aliran darah yang cukup, hingga otot kaki menjadi sangat lemah. 

Periksa ke dokter jika mengalami gejala kolesterol

Sering kali, gejala dari kolesterol tinggi ini diabaikan atau disalah artikan sebagai bagian dari ciri kondisi kesehatan lainnya. Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami salah satu gejala atau ciri dari kolesterol tinggi seperti yang telah disebutkan di atas.

Dengan begitu, dokter dapat membantu Anda menentukan penyebab dari gejala yang Anda alami. Jika memang Anda mengalami kadar kolesterol tinggi, dokter dapat membantu Anda menentukan pengobatan terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut.

Umumnya, jika kondisi yang Anda alami masih belum terlalu parah, dokter akan menyarankan perubahan gaya hidup menjadi gaya hidup sehat. Misalnya, mengubah pola makan, rutin berolahraga, mengatur berat badan, dan masih banyak lagi. Mungkin juga dokter menyarankan untuk menggunakan obat-obatan kimia untuk mendukung gaya hidup sehat yang Anda jalani.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca