Waspada! Ini 7 Tanda Anda Punya Kolesterol Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/12/2019
Bagikan sekarang

Kolesterol tinggi biasanya disebabkan oleh makan-makanan yang tidak sehat, contohnya makanan gorengan yang banyak mengandung lemak jenuh. Selain itu, obesitas dan jarang berolahraga juga bisa memicu kenaikan kadar kolesterol yang berisiko serangan jantung atau stroke. Namun, tahukah Anda apa saja gejala kalau kolesterol sedang tinggi? Bagaimana cara mengetahuinya? Simak penjelasan mengenai berbagai gejala kolesterol di bawah ini.

Lalu, apa saja ciri-ciri kolesterol tinggi dalam tubuh?

Kolesterol tinggi adalah suatu kondisi di mana kadar kolesterol di dalam darah sedang melebihi batas normal. Berikut adalah ciri-ciri atau gejala yang terjadi pada tubuh Anda jika kolesterol sedang tinggi.

1. Dada terasa nyeri

Salah satu ciri atau gejala dari kolesterol tinggi adalah dada terasa nyeri. Gejala kolesterol yang bisa disebut sebagai suatu kondisi bernama angina ini sangat mungkin terjadi. Pasalnya, saat kadar kolesterol sedang tinggi, mungkin terjadi penumpukan lemak di dalam pembuluh darah arteri.

Penumpukan ini menyebabkan aliran darah menuju jantung menjadi tidak lancar. Jika sudah demikian, jantung tidak menerima aliran darah yang mengandung oksigen sesuai kebutuhannya. Hal ini berujung pada salah satu gejala kolesterol, yaitu rasa nyeri di dada atau angina.

Angina atau nyeri di dada sebagai gejala dari kolesterol ini mungkin akan hilang dengan sendirinya. Namun, gejala kolesterol tinggi ini sering kali disalah artikan sebagai efek dari rasa lelah. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, gejala kolesterol ini bisa berujung pada penyakit jantung yang lebih serius. 

Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda menghubungi dokter jika merasakan gejala kolesterol yang satu ini. Lebih baik mencari tahu apa penyebab dari rasa sakit yang tidak biasa daripada terlambat menangani penyebabnya. 

2. Kaki dan tangan mudah kesemutan

Gejala kolesterol lain yang mungkin Anda alami adalah kaki dan tangan yang mudah kesemutan. Bahkan, terkadang kaki ini juga mengalami rasa nyeri, ngilu, atau kondisi yang tidak nyaman ketika digunakan berjalan atau digerakkan sekalipun.

Kadar kolesterol yang berlebih dapat menyebabkan pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke area kaki Anda menyempit. Hal ini menyebabkan aliran darah ke dalam jaringan tubuh semakin berkurang. Sehingga, aliran darah menuju ke beberapa bagian tubuh tidak memadai, salah satunya terjadi pada area kaki.

Aliran darah yang tidak sesuai menyebabkan salah satu kondisi yang disebut sebagai salah satu gejala kolesterol, yaitu rasa kesemutan. Bahkan, gejala kolesterol ini juga bisa terjadi pada area tangan Anda. Akibatnya, tangan dan kaki mudah sekali merasa lelah atau kram. Tidak hanya itu, gejala kolesterol ini juga bisa menyebabkan kaki dan tangan menjadi lebih lemah. Begitu pula jika Anda mengalami luka di area tersebut, lukanya menjadi susah untuk sembuh.

Di samping itu, kulit di area tersebut juga menjadi lebih pucat dan tidak terlihat segar. Biasanya, pada lansia, gejala kolesterol yang satu ini juga sering membuat kaki dan tangan terasa panas dan kesemutan sehingga mempengaruhi fungsinya. 

3. Rasa sakit pada rahang

Rahang yang terasa sakit adalah gejala kolesterol lain yang harus Anda waspadai. Pasalnya, tidak hanya karena kadar kolesterol tinggi, rasa sakit di rahang mungkin terjadi sebagai tanda dari serangan jantung. Serangan jantung ini bisa saja berasal dari tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh. Maka dari itu, hal ini bisa menjadi salah satu gejala kolesterol yang bisa Anda waspadai kemunculannya.

Rasa sakit pada rahang memang bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit arteri koroner, salah satu kondisi yang muncul akibat tingginya kadar kolesterol dalam darah. Biasanya, arteri koroner bisa disebabkan karena terjadi penumpukan kolesterol di pembuluh darah arteri. Meski begitu, sakit rahang bukan satu-satunya gejala penumpukan kolesterol dan biasanya masih disertai oleh gejala lain.

Gejala kolesterol lain yang biasanya berdampingan dengan sakit rahang adalah sakit pada dada, dada terasa ditekan, napas pendek-pendek, hingga stres yang melanda. Jika Anda mengalami segala kondisi tersebut di waktu yang berdekatan atau bahkan bersamaan, mungkin kondisi tersebut bisa menjadi gejala dari kadar kolesterol yang terlalu tinggi.

4. Xanthoma

Gejala kolesterol lainnya adalah xanthoma. Kondisi ini ditandai dengan adanya pertumbuhan lemak tepat di bawah kulit Anda. Pertumbuhan lemak ini bisa terjadi di salah satu bagian tubuh Anda, namun salah satu gejala kolesterol ini paling sering muncul di persendian, khususnya lutut dan siku. Selain itu, xanthoma juga bisa terjadi di bagian kaki, tangan, dan juga pantat.

Ukuran xanthoma berbeda-beda di setiap kemunculannya. Pertumbuhan lemak ini juga bisa berukuran kecil namun bisa juga dalam ukuran yang cukup besar. Gejala kolesterol ini biasanya tampak seperti benjolan biasa yang muncul di bagian bawah kulit dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Xanthoma bisa menjadi ciri dari penderita kolesterol karena kondisi ini bisa terjadi pada orang yang mengalami kadar kolesterol dan trigliserida tinggi. Jika Anda menemukan benjolan yang terkadang terasa gatal, tidak menimbulkan rasa sakit dan bisa berwarna kuning atau oranye, segera lakukan tes darah untuk mengetahui kadar kolesterol Anda. Bisa saja, benjolan tersebut merupakan bagian dari gejala kolesterol tinggi yang Anda alami.

5. Disfungsi ereksi

Penumpukan kolesterol bisa terjadi jika kadar kolesterol di dalam tubuh Anda tinggi. Penumpukan ini bisa menjadi salah satu penyebab dari gejala dari kolesterol yang disebut dengan disfungsi ereksi. Pasalnya, penumpukan kolesterol menciptakan plak di pembuluh darah arteri dan menghalangi aliran darah.

Plak ini juga akan menghalangi aliran darah menuju ke area genital dan penis sehingga muncul permasalahan pada saat ereksi. Maka dari itu, salah satu gejala yang mungkin terjadi pada pria saat memiliki kadar kolesterol tinggi adalah disfungsi ereksi.

Semakin tinggi kadar LDL di dalam darah, maka semakin besar kemungkinan terjadinya gejala dari kadar kolesterol tinggi ini. Sehingga, pada kasus yang sudah cukup parah, impoten pun terjadi. Di samping itu, saat kadar kolesterol tinggi, tubuh akan kesulitan memproduksi zat kimia yang dibutuhkan saat ereksi.

6. Gampang lelah

Tubuh yang sangat lelah bisa terjadi pada semua orang yang mengalami gangguan kolesterol tinggi. Kondisi ini merupakan salah satu gejala kolesterol tinggi yang mungkin Anda alami. Masalah utamanya adalah ketika tubuh sebenarnya tidak mendapatkan aliran darah dengan kadar oksigen yang cukup.

Lalu, berbagai organ tubuh dipaksa untuk melakukan metabolisme dengan keras, sementara jantung dan pembuluh darah sedang bermasalah. Tak jarang akhirnya tubuh yang mudah lelah dan tidak bersemangat sering dialami oleh orang sebagai salah satu gejala yang menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki kadar kolesterol tinggi. 

7. Otot tubuh mudah lelah

Penderita hipertensi yang mengalami kolesterol tinggi juga bisa mengalami otot kaki yang sangat lemah, lho. Meskipun begitu, kondisi ini mungkin juga dialami oleh orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, meski tidak menderita hipertensi.

Kondisi ini mungkin terjadi sebagai gejala dari kolesterol tinggi sebab hal ini mungkin terjadi saat terjadi penyumbatan pada pembuluh darah arteri. Penyumbatan ini menyebabkan arteri tidak mendapatkan aliran darah yang cukup, hingga otot kaki menjadi sangat lemah. 

Periksa ke dokter jika mengalami gejala kolesterol

Sering kali, gejala dari kolesterol tinggi ini diabaikan atau disalah artikan sebagai bagian dari ciri kondisi kesehatan lainnya. Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami salah satu gejala atau ciri dari kolesterol tinggi seperti yang telah disebutkan di atas.

Dengan begitu, dokter dapat membantu Anda menentukan penyebab dari gejala yang Anda alami. Jika memang Anda mengalami kadar kolesterol tinggi, dokter dapat membantu Anda menentukan pengobatan terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut.

Umumnya, jika gejala kolesterol yang Anda alami masih belum terlalu parah, dokter akan menyarankan perubahan gaya hidup menjadi gaya hidup sehat. Misalnya, mengubah pola makan, rutin berolahraga, mengatur berat badan, dan masih banyak lagi.

Mungkin juga dokter menyarankan untuk menggunakan obat-obatan kimia untuk mendukung gaya hidup sehat yang Anda jalani demi mengatasi gejala kolesterol yang Anda alami. Namun dalam menggunakan obat-obatan untuk kolesterol, ada beberapa obat yang boleh digunakan jika diresepkan oleh dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020