Apakah Cuka Ampuh untuk Membersihkan Peralatan Rumah Tangga?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Selain pembersih rumah yang banyak dijual di pasaran, Anda juga bisa menggunakan cuka untuk membersihkan peralatan rumah tangga. Namun, efektifkah menggunakan bahan penyedap masakan ini untuk membersihkan perabotan? Lantas, perabotan apa saja yang boleh dibersihkan dengan bahan ini? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Ampuhkah cuka untuk membersihkan peralatan di rumah?

Sumber: Almanac

Cuka sering direkomendasikan sebagai bahan pembersih perabotan yang ada di rumah.

Namun, jenis cuka yang paling sering digunakan adalah cuka putih, bukan cuka sari apel atau cuka anggur. Alasannya, karena cuka ini tidak berwarna sehingga tidak akan mengotori permukaan benda yang dibersihkan.

Cuka putih mengandung sekitar 5% asam asetat, yakni senyawa organik yang tidak berwarna namun berbau asam menyengat. Kandungan asamnya ini tidak jauh berbeda dengan bahan pembersih.

Menurut laman National Science Foundation, asam asetat dapat mengangkat kotoran, noda, dan bakteri yang menempel pada suatu benda.

Di lain sisi, zat ini juga bersifat iritan sehingga dapat merusak beberapa permukaan sehingga tidak semua benda dapat dibersihkan dengan cuka.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa bahan ini tidak seampuh pembersih yang memang diformulasikan untuk membunuh kuman atau bakteri.

Jadi, Anda bisa menggunakan cuka sebagai bahan alternatif untuk membersihkan noda atau kotoran peralatan di rumah.

Akan tetapi, jika tujuan Anda adalah membasmi kuman yang menempel, lebih baik menggunakan larutan pembersih antiseptik.

Peralatan yang bisa dibersihkan dengan cuka

tips membersihkan rumah alergi

Meskipun cukup ampuh membersihkan noda, tidak semua benda dapat dibersihkan dengan cuka putih.

Beberapa peralatan yang tidak dianjurkan dibersihkan dengan cuka, antara lain yang terbuat dari batu alam, besi tuang, kayu lilin, atau aluminium.

Supaya lebih jelas, Anda bisa menggunakan cuka untuk membersihkan peralatan rumah tangga, seperti:

1. Perabotan yang terbuat dari kaca

Anda bisa membuat larutan pembersih sendiri dengan mencampurkan air dan cuka putih.

Kemudian, tempatkan pada wadah botol semprot. Gunakan dengan cara disemprotkan pada permukaan benda yang terbuat dari kaca dan usap dengan kain bersih.

2. Keran air

Selain benda yang terbuat dari kaca, Anda juga bisa menggunakan cuka putih untuk membersihkan peralatan seperti keran air.

Keran air yang selalu basah dapat kotor karena timbunan kalsium, debu, dan residu sabun.

Untuk membersihkannya, buat larutan pembersih dari 1 sendok teh garam dan 2 sendok teh cuka. Kemudian, semprotkan pada keran dan gosok dengan kain.

Untuk noda yang membandel, Anda bisa menyemprotkan larutan kemudian tutupi keran tersebut dengan kain semalaman. Keesokannya, sikat area tersebut dan bilas hingga bersih.

3. Karpet, pakaian, dan benda lain yang terbuat dari kain

Menumpahkan kopi, sirup, teh, atau kuah makanan pada permukaan kain, akan menimbulkan noda setelah kering.

Noda ini sebenarnya tidak selalu dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan deterjen. Anda bisa menggunakan larutan cuka putih dan menggosoknya agar noda pada kain terangkat.

4. Peralatan yang terbuat dari stainless steel

Selain pakaian, Anda juga bisa membersihkan peralatan makan dan masak yang terbuat dari stainless steel dengan cuka untuk mengangkat noda membandel.

Cukup semprotkan larutan cuka dengan air pada permukaan benda yang bernoda. Kemudian, gosok dengan kain mikrofiber yang minim menimbulkan lecet.

Sementara untuk membersihkan bagian dalam panci yang bernoda, Anda perlu membiarkan larutan selama 30 menit di dalamnya.

Setelah didiamkan, larutan dapat mengangkat noda yang menempel sehingga lebih mudah dibersihkan.

Tips menggunakan cuka untuk membersihkan peralatan bernoda

tips membersihkan rumah

Agar aman, Anda harus berhati-hati saat menggunakan cuka untuk membersihkan peralatan di rumah. Ikuti beberapa tips aman menggunakannya berikut ini.

  • Kebanyakan larutan pembersih dibuat dengan takaran perbandingan air dengan cuka sebesar 1:1.
  • Gunakan sarung tangan ketika Anda meracik atau menggunakan larutan cuka. Apalagi jika Anda termasuk orang yang memiliki kulit sensitif atau kulit tangan sedang terluka.
  • Jangan pernah mencampurkan cuka dengan pemutih atau hidrogen peroksida. Campuran zat ini jika menguap akan menghasilkan zat yang bersifat racun di udara.
  • Bau asam dari cuka memang cukup kuat dan bertahan sekitar 1 jam atau lebih. Untuk mengurangi bau yang menyengat, tambahkan beberapa tetes minyak lemon, minyak lavender, atau minyak peppermint. Pastikan jendela terbuka agar baunya lebih cepat hilang.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 6, 2019 | Terakhir Diedit: Desember 4, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca