5 Cara Mudah Mengatasi Turun Peranakan Tanpa Obat

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Turun peranakan atau prolaps uteri bisa terjadi pada setiap wanita. Turun peranakan terjadi ketika rahim melorot turun ke saluran vagina karena otot-otot panggul yang menahan rahim melemah. Gejala umumnya adalah merasa seperti ada tonjolan atau sensasi mengganjal dalam vagina. Bila Anda mengalaminya, jangan buru-buru ke dokter dulu. Pasalnya, ada beragam cara mengatasi turun peranakan yang bisa Anda lakukan dengan mudah di rumah. Apa saja itu?

Beragam cara mengatasi turun peranakan dengan mudah di rumah

Sebelum mencoba cara-cara mengatasi turun peranakan di bawah ini, sebaiknya Anda perhatikan dulu seberapa parah gejalanya. Apabila Anda masih bisa beraktivitas seperti biasa meski merasa sedikit tidak nyaman, Anda bisa mengatasinya di rumah saja dengan:

1. Banyak minum air putih

minum air putih

Cobalah perbanyak minum air putih. Ya! Minum air putih bisa menjadi salah satu cara mengatasi turun peranakan yang paling mudah, murah, dan efektif.

Minum air putih yang cukup setiap hari dapat membantu mencegah sembelit. Saat terkena sembelit, Anda biasanya akan lebih susah mengejan saat buang air besar. Tekanan dari proses mengejan inilah yang bisa melemahkan otot panggul dan memperburuk gejala turun peranakan.

Dengan banyak minum, feses akan menjadi lebih lunak dan lebih mudah turun ke saluran pembuangan. Buang air besar menjadi lebih lancar dan membantu meringankan gejala turun peranakan.

2. Makan makanan tinggi serat

makanan tinggi serat

Makan makanan yang mengandung tinggi serat dapat membantu mengatasi turun peranakan. Sama seperti air, serat dapat membantu mencegah sembelit yang dapat memperparah gejala turun peranakan.

Contoh makanan tinggi serat yang bisa Anda konsumsi di antaranya kacang-kacangan, sereal gandum, biji-bijian, sayur, dan buah-buahan. Bila Anda telanjur terkena sembelit, sebaiknya hindari makanan yang rendah serat, contohnya keju, es krim, daging, dan makanan cepat saji.

3. Hindari mengangkat barang berat atau menggendong anak

Menggendong anak atau cucu yang masih balita mungkin bisa memberikan kebahagiaan tersendiri untuk Anda. Namun jika Anda memiliki masalah turun peranakan, ada baiknya hindari dulu hal ini.

Walaupun berat anak atau cucu Anda cenderung ringan, namun tekanan dari berat badan anak dapat menekan otot-otot dasar panggul Anda. Apalagi jika Anda sampai harus memindahkan atau mengangkat barang berat sendirian.

Tidak hanya dari benda yang berat, Anda juga tidak dianjurkan untuk berdiri terlalu lama. Sebagian wanita cenderung merasakan lebih banyak tekanan pada otot panggulnya saat ia berdiri terlalu lama.

4. Senam Kegel

senam kegel untuk seks

Senam Kegel menjadi salah satu cara mengatasi turun peranakan yang bisa Anda lakukan di rumah untuk membantu menguatkan otot-otot panggul yang lemah.

Semakin kuat otot panggul Anda, semakin Anda terhindar dari kemungkinan rahim makin turun. Gejala turun peranakan yang mengganggu pun juga dapat berkurang secara perlahan. Alhasil, Anda dapat beraktivitas dengan lebih nyaman seperti sebelumnya.

Sebagai permulaan, coba kencangkan otot-otot dasar panggul Anda seperti saat Anda menahan buang air kecil. Tahan posisi ini selama lima detik, lalu rilekskan kembali otot-otot panggul Anda selama lima detik.

Anda mungkin merasa canggung atau sulit melakukan senam Kegel ini di awal. Namun, jika sudah mulai terbiasa, Anda bisa melakukan senam Kegel selama 10 detik saat mengencangkan dan merilekskan otot-otot panggul. Ulangi cara ini sebanyak tiga set supaya kekuatan otot panggul Anda semakin optimal.

Mintalah bantuan personal trainer untuk membantu Anda. Lama kelamaan, Anda akan terbiasa untuk melakukannya kapan pun dan dimana pun, baik saat sedang bersantai di sofa atau bahkan di kantor.

5. Jaga berat badan tetap sehat

waktu terbaik menimbang berat badan

Wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas cenderung berisiko mengalami turun peranakan daripada wanita yang berat badannya normal. Maka itu, sebaiknya jaga berat badan Anda tetap ideal dengan mengatur pola makan dan olahraga. Ini bertujuan untuk mengurangi gejala turun peranakan yang dirasakan.

6. Berhenti merokok

cara berhenti merokok

Kalau Anda memiliki kebiasaan merokok, hentikan sesegera mungkin. Pasalnya, merokok dapat melemahkan jaringan-jaringan di sekitar otot panggul. Akibatnya, rahim jadi lebih mudah turun dan memperparah gejalanya.

Bila gejala turun peranakan Anda parah sampai membuat Anda sulit beraktivitas, Anda perlu segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca