Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Berdasarkan Jenis-jenisnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda sakit tenggorokan belakangan ini? Mungkin Anda dianjurkan untuk minum obat atau bahkan mengonsumsi suatu makanan tertentu. Namun ternyata, setiap gejala sakit tenggorokan yang Anda alami, sebaiknya ditangani berdasarkan dengan penyebabnya. Setiap jenis sakit tenggorokan, memiliki cara penyembuhan yang berbeda-beda. Lalu bagaimana cara mengatasi sakit tenggorokan sesuai dengan penyebabnya?

Cara mengatasi sakit tenggorokan sesuai dengan penyebabnya

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan sakit tenggorokan. Setiap sakit tenggorokan tersebut, memiliki cara penanganan yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Sakit tenggorokan akibat virus flu

Infeksi virus flu juga dapat menimbulkan gejala sakit tenggorokan. Untuk mengetahui jenis virus yang menginfeksi tubuh, Anda membutuhkan pemeriksaan ke dokter. Sakit tenggorokan yang parah, biasanya akan ditangani dengan pemberian obat antibiotik.

Namun, beberapa hal yang dapat membuat sakit tenggorokan Anda membaik adalah:

  • Minum teh dengan campuran madu dan lemon
  • Menghindari makanan yang asam, seperti buah jeruk dan tomat
  • Mengonsumsi obat pereda batuk
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol atau ibuprofen

2. Sakit tenggorokan akibat radang tenggorokan

Jika Anda mengalami radang tenggorokan, maka sudah pasti akan menimbulkan rasa nyeri pada tenggorokan. Cara mengatasi sakit tenggorokan akibat radang adalah dengan mengonsumsi obat antibiotik yang akan diberikan oleh dokter. Biasanya, rasa sakit di tenggorokan akan perlahan menghilang sekitar 24 jam setelah minum obat.

Anda juga dapat meringankan gejala dan menghilangkan bakteri di tenggorokan dengan berkumur air garam beberapa kali sehari. Cukup siapkan larutan air garam kemudian kumur-kumur sambil mendongak, agar larutannya kena tenggorokan. Kumur-kumur selama 30 detik lalu buang airnya, jangan ditelan.

Cara ini akan membantu membunuh bakteri atau zat asing yang membuat tenggorokan Anda infeksi. Jika setelah minum obat antibiotik dan berkumur dengan air garam Anda masih mengalami sakit tenggorokan, sebaiknya segera konsultasi lagi ke dokter.

3. Sakit tenggorokan akibat asam lambung naik

Anda punya penyakit asam lambung? Ya, asam lambung yang naik bisa menyebabkan tenggorokan terasa panas hingga meradang. Hal ini disebabkan karena asam lambung yang bersifat asam dapat melukai dinding-dinding tenggorokan. Bahkan dalam keadaan yang parah, sakit tenggorokan akibat asam lambung naik bisa juga diiringi dengan gejala demam.

Bagaimana cara mengatasi sakit tenggorokan jenis ini? Hal yang perlu Anda lakukan adalah mengurangi rasa sakit dan menurunkan kadar asam lambung kembali. Jadi, pertama-tama Anda dapat meminum obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen untuk meringankan rasa sakit.

Kemudian, segera atasi asam lambung Anda yang sering naik. Usahakan untuk menghindari berbagai jenis makanan yang dapat memicu asam lambung Anda naik kembali seperti makanan yang asam dan pedas.

4. Sakit tenggorokan akibat merokok

Jika Anda punya kebiasaan merokok, jangan heran kalau tenggorokan Anda akan sering terasa sakit. Merokok memang punya dampak buruk untuk kesehatan secara keseluruhan. Namun dalam hal ini, zat-zat kimia yang ada di rokok dapat membuat dinding-dinding tenggorokan terluka. Bahkan dalam kasus yang parah, luka pada tenggorokan ini bisa berubah dan berkembang menjadi kanker tenggorokan.

Bagaimana mengatasinya? Tentu, hal yang pertama kali Anda harus lakukan adalah berhenti merokok. Kemudian, Anda dapat mengatasi rasa sakit yang muncul dengan minum air putih dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit