Bentol merah dan kulit gatal akibat gigitan nyamuk mungkin sudah biasa. Ya, cukup oleskan losion anti nyamuk untuk meredakan gatalnya. Namun, bagaimana dengan gigitan kutu kasur?

Tanpa disadari, gigitan kutu kasur bisa jadi lebih sakit, lebih gatal, dan meninggalkan bekas merah yang mengganggu. Lantas, bagaimana cara mengatasi kulit gatal akibat ulah kutu kasur? Intip trik jitunya pada ulasan berikut ini.

Cara ampuh mengatasi gigitan kutu kasur pada kulit

Sebenarnya, bekas luka akibat gigitan kutu kasur dapat sembuh sendiri dan hilang selama 1 sampai 2 minggu. Akan tetapi, Anda mungkin sudah tidak tahan dengan sensasi gatal di kulit dan ingin segera mengobatinya.

Tenang. Berikut ini kiat-kiat ampuh yang bisa Anda lakukan untuk mengobati gatal akibat kutu kasur, di antaranya:

1. Krim topikal

kulit gatal

Sebagai langkah awal, segera oleskan krim topikal pada area kulit yang gatal karena gigitan kutu kasur. Ada dua jenis krim topikal yang bisa Anda pilih, yaitu krim topikal yang dijual bebas di apotek atau krim topikal dengan resep dokter.

Contoh krim topikal bebas di antaranya losion calamine atau krim lainnya yang mengandung dipenhydramine atau kortison. Karena obat ini dijual bebas, maka pastikan Anda benar-benar mengikuti aturan pemakaiannya pada kemasan. Jangan ragu untuk menanyakannya kepada apoteker bila Anda masih bingung.

Jika kulit gatal tak juga reda meski sudah dioleskan krim topikal, maka segera konsultasikan ke dokter terdekat. Dokter mungkin akan meresepkan salep doxepin atau krim kortison untuk membantu meredakannya.

2. Antibiotik

aturan minum obat 3 kali sehari

Kulit gatal akibat gigitan kutu kasur mungkin membuat Anda jadi tak tahan untuk menggaruknya. Namun, segatal apa pun itu, sebaiknya hindari menggaruknya supaya tidak menyebabkan infeksi bakteri sekunder.

Jika Anda telanjur mengalami infeksi kulit, maka dokter akan meresepkan antibiotik untuk meringankan gejalanya. Antibiotik tersebut dapat berupa salep mupirocin (Bactroban®) atau obat minum seperti dipenhydramine (Benadryl®), tergantung dari seberapa parah infeksinya.

3. Rajin mengganti seprai

bahaya membereskan tempat tidur

Ingat, mengobati gatal akibat kutu kasur tidak hanya sekadar mengoleskan salep atau minum antibiotik saja, lho. Semua ini bisa jadi sia-sia kalau Anda masih saja malas mengganti seprai kasur, tempat persembunyian si kutu kasur dan tungau.

Mulai sekarang, rajinlah mengganti seprai kasur, sarung bantal guling, dan selimut setidaknya 1-2 minggu sekali untuk mencegah gigitan kutu kasur di kemudian hari. Seprai harus dicuci menggunakan air panas supaya lebih efektif membunuh kutu kasur dan mencegahnya datang lagi.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca