Untuk Cegah Tungau Merajalela, Ini Benda dan Area yang Perlu Dibersihkan Rutin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tungau debu mungkin tampak kecil, tapi dampaknya bagi kesehatan sangatlah besar. Serangga ini dapat hidup dan berkembang biak di setiap sudut rumah sehingga diperlukan usaha ekstra untuk membasminya. Lantas, adakah cara bersih-bersih rumah yang cukup ampuh untuk mencegah tungau berkembang biak?

Tips bersih-bersih rumah untuk mencegah tungau berkembang biak

Tungau biasanya berkembang biak di area rumah yang sering terkena debu. Terutama tempat tidur, karpet, furnitur, lemari, rak, dan sebagainya.

Dilansir dari Mayo Clinic, serangga ini akan terus menghasilkan kotoran yang memicu reaksi alergi, misalnya bersin-bersin, sesak, gatal-gatal jika dibiarkan begitu saja.

Guna mencegah pertumbuhan tungau di rumah, berikut sederet tips yang bisa Anda lakukan:

1. Membersihkan berbagai furnitur dengan vacuum cleaner

Sumber: The Washington Post

Vacuum cleaner ampuh untuk menghilangkan debu pada barang dengan permukaan luas seperti karpet atau lemari.

Namun, alat ini juga memiliki kekurangan, yakni dapat menghasilkan debu buangan apabila debu tidak tersaring dengan baik.

Guna menyiasatinya, pilihlah vacuum cleaner yang dilengkapi dengan penyaring udara berlapis ganda atau HEPA (high-efficiency particulate air filter).

Dengan cara ini, Anda dapat mencegah tungau berkembang biak tanpa perlu cemas akan debu buangan.

2. Mencuci dan mengganti karpet

peralatan rumah tangga

Karpet adalah salah satu barang di rumah Anda yang paling disukai tungau.

Satu karpet saja bahkan cukup untuk menampung ratusan tungau berikut telur dan kotorannya. Ini sebabnya Anda perlu rutin membersihkan karpet dengan vacuum cleaner setiap seminggu sekali.

Mengingat vacuum cleaner saja tidak cukup, Anda juga perlu mencuci karpet dengan metode steam cleaning setiap 1-2 tahun, tergantung saran produsen karpet.

Bila ini sulit dilakukan, Anda mungkin bisa mengganti karpet dengan lantai ubin atau kayu yang lebih mudah dibersihkan.

3. Mencuci seprai, selimut, dan sarung bantal

mencuci seprai baru

Cara yang satu ini tidak boleh terlewat bila Anda ingin mencegah tungau berkembang biak.

Pasalnya, tungau juga senang menghinggapi seprai, selimut, bed cover, hingga sarung bantal dan guling setiap seminggu sekali.

Bersihkan seluruh kain ini dengan air panas bersuhu kira-kira 55 derajat celsius.

Apabila terdapat bahan yang tidak boleh dicuci dengan air panas, Anda bisa menggunakan mesin pengering dengan suhu yang sama setidaknya selama 15 menit.

4. Merapikan setiap barang yang sudah lama menumpuk

anak pindah rumah baru

Tumpukan pakaian, mainan, bahkan buku favorit Anda lama-kelamaan bisa berubah menjadi rumah bagi tungau.

Maka dari itu, Anda perlu merapikannya secara berkala agar debu tidak menumpuk dan tungau tidak berkembang biak.

Cara terbaik mencegah tungau berkembang biak pada tumpukan barang adalah dengan mengubah susunannya sesekali.

Sambil mengubah susunan barang, bersihkan debu dan kotoran yang menempel menggunakan lap atau alat lainnya yang sesuai.

5. Membersihkan setiap lorong di rumah

Sumber: Lifestyle Cleaning Services

Debu tidak hanya bisa terkumpul di sudut-sudut rumah yang jarang tersentuh.

Lorong yang sering Anda lewati pun dapat menjadi tempat berkumpulnya debu dan tungau. Jadi, pastikan Anda turut membersihkan setiap lorong saat bersih-bersih rumah.

Gunakan vacuum cleaner atau sapu untuk membersihkan debu pada lantai dan dinding lorong.

Kemudian, lanjutkan mengepel lantai dengan lap yang telah dibasahi air sehingga tidak ada debu maupun tungau yang tersisa.

Memang sulit untuk membasmi semua tungau yang ada di rumah, sebab serangga ini sering kali tak kasat mata dan pertumbuhannya amat cepat. Meski demikian, Anda bisa mencegah tungau bertambah banyak melalui berbagai cara di atas.

Awalnya mungkin terasa sulit karena Anda harus mengumpulkan niat kuat untuk bisa membersihkan rumah secara rutin.

Untuk membiasakan diri, Anda dapat menjadikan seluruh kegiatan bersih-bersih ini sebagai rutinitas akhir pekan yang bermanfaat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Membersihkan Ruangan untuk Penderita Sakit Paru Kronis

Membersihkan ruangan dapat menjadi hal yang sedikit sulit untuk penderita PPOK. Namun jangan khawatir, berikut tips untuk bantu Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 30/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Cara Membersihkan AC yang Benar Supaya Tidak Jadi Sarang Penyakit

AC arus rajin-rajin diberishkan supaya tidak jadi sarang bakteri yang menyebabkan penyakit. Simak ulasan berikut untuk tahu cara membersihkan AC yang benar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 23/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Cuka Ampuh untuk Membersihkan Peralatan Rumah Tangga?

Selain penyedap makanan, cuka juga sering direkomendasikan sebagai bahan pembersih. Namun, ampuhkah cuka untuk membersihkan peralatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Cegah Polusi di Dalam Ruangan Dengan 5 Cara Ini

Polusi tidak terjadi di luar saja, melainkan juga dalam ruangan. Supaya kesehatan Anda terjaga, cari tahu cara mencegah polusi udara dalam ruangan di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/12/2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

membersihkan rumah sehat

5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
cara membunuh kuman scabies

Cara Membunuh Kutu Scabies untuk Hindari Infeksi Kudis Berulang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Penyebab penyakit scabies atau penyebab kudis

Kenali Penyebab Scabies dan Faktor Risiko Kudis yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . Waktu baca 7 menit
cara menjaga kebersihan rumah

Cara Menjaga Kebersihan Rumah Agar Bebas Kuman dan Virus

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020 . Waktu baca 4 menit