Jangan Asal Potong Kuku, Begini Caranya Supaya Tidak Bikin Cantengan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memotong kuku memang terlihat mudah dilakukan. Saking sepelenya, banyak orang yang tidak sadar bahwa cara yang dilakukan selama ini ternyata salah. Akibatnya, cantengan dan infeksi jamur kuku tidak bisa dihindari. Coba periksa lagi, sudah benarkah cara Anda potong kuku selama ini?

Begini cara memotong kuku yang benar

Memotong kuku secara teratur adalah salah satu hal penting untuk merawat kebersihan dan kesehatan kuku. Namun, hal ini juga harus dibarengi dengan cara memotong kuku yang tepat, ya.

Alan K. Mauser, DPM, seorang dokter spesialis kesehatan kaki di Louisville, mengungkap kepada Everyday Health bahwa hal ini dilakukan untuk mencegah cantengan dan infeksi jamur kuku. Cantengan adalah infeksi yang terjadi saat kuku tumbuh ke dalam dan terasa nyut-nyutan.

Supaya ini tidak terjadi pada Anda, ikuti panduan memotong kuku yang benar berikut ini.

1. Cermat memilih gunting kuku

Para ahli menyarankan untuk memiliki dua gunting kuku yang berbeda. Satu untuk memotong kuku di jari-jari tangan, dan satu lagi untuk jari-jari kaki. Mengapa?

Kuku kaki umumnya lebih lebar dan tebal, sehingga dibutuhkan gunting kuku yang lebih besar. Selain itu, hal ini juga dapat mengurangi kemungkinan perpindahan bakteri atau jamur dari kuku tangan ke kaki atau sebaliknya. Anda pun tak perlu bersusah payah untuk memotong kuku kaki yang tebal menggunakan gunting kuku yang kecil, yang justru berisiko membuat kuku patah.

2. Potong kuku dengan arah lurus

Anda mungkin terbiasa memotong kuku dari ujung ke ujung mengikuti lengkungan kuku. Katanya, hal ini bertujuan supaya bentuk kuku tetap lentik dan rapi.

Padahal, lengkungan yang terlalu dalam di ujung kuku justru rentan memicu cantengan. Justru, sebaiknya potong kuku dengan arah lurus (sehingga potongan di ujung kuku terlihat seperti persegi, bukan oval). Jangan memotong sisi-sisinya hingga membentuk lekukan.

potong kuku

3. Jangan dipotong terlalu pendek

Cantengan paling sering terjadi kalau Anda terbiasa memotong kuku kependekan. Kuku yang terlalu pendek menekan ke dalam dan tumbuh di dalam kulit. Ada baiknya, sisakan sedikit bagian putih kuku Anda sepanjang 1-2 milimeter supaya terhindar dari cantengan dan infeksi.

4. Lakukan sebelum mandi

Kondisi kuku yang basah memang lebih mudah dipotong karena permukaannya jadi lebih lunak. Akan tetapi, hal ini justru berisiko menyebabkan kuku bengkok, rentan sobek, dan tidak halus setelah dipotong.

Itulah sebabnya, potong kuku lebih baik dilakukan sebelum mandi alias dalam kondisi kering. Kuku kering cenderung lebih kuat dan lebih jarang menimbulkan luka setelah dipotong. Namun, kalau Anda memiliki jenis kuku yang tebal, Anda boleh mandi atau merendam kuku terlebih dahulu supaya kuku Anda lebih lunak dan mudah dipotong.

5. Mengikir kuku

Selesai memotong kuku, jangan lewatkan mengikir kuku terlebih dahulu sebelum mulai beraktivitas lagi. Ini adalah kunci terpenting bagi Anda yang ingin memiliki kuku yang cantik dan sehat. Dengan menghaluskan tepi kuku, bagian ujung kuku tersebut tidak akan mudah merobek kulit di sekitarnya saat kuku mulai tumbuh.

Kikir kuku Anda bergerak satu arah (dari pangkal ke ujung) secara lurus dan santai. Hindari mengikir kuku secara bolak-balik dan terlalu ditekan. Bukannya membuat kuku lebih halus, ini malah membuat kuku jadi lebih tipis dan mengelupas.

Bagaimana cara memotong kuku yang terkena infeksi jamur?

infeksi jamur pada kuku

Bagi Anda yang mengalami infeksi jamur kuku mungkin bingung saat ingin memotong kuku. Takutnya, kuku malah jadi mudah patah dan memperparah infeksi.

Pada dasarnya, cara memotong kuku yang terkena infeksi itu sama dengan kuku yang tebal. Hanya saja ada beberapa hal penting yang harus dilakukan, di antaranya:

  • Rendam kuku selama 20 sampai 30 menit ke dalam air hangat, supaya kuku lebih melunak dan lebih mudah dipotong.
  • Gunakan gunting kuku khusus, sebab gunting kuku biasa mungkin lebih sulit memotong kuku Anda yang tebal. Bahkan berisiko kuku patah.
  • Sterilkan gunting kuku dengan alkohol atau pemutih encer, untuk mencegah infeksi lebih parah pada kuku.

Ada baiknya, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami infeksi jamur kuku. Mintalah saran dokter mengenai cara potong kuku yang aman untuk kondisi kuku Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Jika mata Anda mudah merah tanpa penyebab yang jelas, coba simak artikel ini karena mungkin Anda memiliki alergi mata (konjungtivitis alergi).

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Memasuki Usia 40-an? Begini Cara Bersiap-siap Menghadapi Menopause

Tak semua wanita dapat dengan mudah melewati masa menopausenya. Berikut beberapa persiapan untuk menghadapi gejala menopause muncul.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Penyakit Urologi dan Cara Mencegahnya

Urologi adalah bagian tubuh Anda yang meliputi ginjal, kandung kemih, saluran kemih, dan prostat. Apa saja penyakit yang berkenaan dengan sistem urologi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit

4 Hal yang Perlu Anda Cek Sebelum Membeli Obat

Hati-hati bila mau beli obat di apotek atau toko. Tak berarti semua obat yang diedarkan sudah jaminan aman. Cek obat dulu sebelum beli dengan cara KLIK ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
infeksi saluran kencing pada wanita menopause

Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita: Gejala Hingga Pengobatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit
hemiplegia adalah

Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
saat minum antibiotik

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit