Masih Terasa Enak Dipakai, Sebenarnya Kapan Softlens Dikatakan Kedaluwarsa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Penggunaan lensa kontak (softlens) biasanya dipilih ketika Anda memiliki masalah penglihatan, tapi malas menggunakan kacamata. Terutama jika Anda harus pakai kacamata setiap hari, pasti kadang muncul rasa risi dan lelah karena selalu menggunakannya. Sebenarnya sah-sah saja, kok, pakai lensa kontak, asalkan Anda tahu jangka waktu aman pemakaiannya. Memangnya, kapan batas masa kedaluwarsa softlens?

Berapa lama masa kedaluwarsa softlens?

softlens untuk mata kering

Food and Drugs Administration (FDA) setara dengan Badan POM di Indonesia, mengelompokkan softlens atau lensa kontak sebagai alat medis. Sebab secara tidak langsung, pemakaian softlens berhubungan erat dengan kesehatan tubuh, khususnya bagian mata.

Itu sebabnya, ada aturan tertentu yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan softlens. Termasuk waktu pakai lensa kontak harian, serta kapan batas masa kedaluwarsa softlens yang Anda gunakan sesuai dengan jenisnya.

Vivian Shibayama, O.D., seorang ahli optometri di UCLA Health, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa jenis lensa kontak akan menentukan masa kedaluwarsa softlens tersebut. Ada jenis softlens dengan tekstur yang sangat lembut, lunak, dan fleksibel, tapi hanya boleh dipakai sekali saja. Namun, ada pula jenis softlens lainnya yang bisa digunakan hingga hitungan bulan.

Kebanyakan orang akan lebih memilih jenis lensa kontak dengan jangka waktu kedaluwarsa yang cukup lama, karena dianggap lebih murah dan awet.

Bahkan, ada pula yang masih bertahan menggunakan lensa kontak yang sama meski telah melewati waktu anjuran pemakaiannya pada kemasan produk. Entah karena lupa atau memang sengaja karena dirasa masih nyaman saat dipakai.

Melansir dari laman Detik Health, Dr Tri Rahayu, SpM, FIACLE, seorang dokter spesialis mata sekaligus Ketua Contact Lens Service di Jakarta Eye Center, menuturkan bahwa jangan sampai mengorbankan kesehatan mata ketika ingin berhemat menggunakan softlens.

Menurut Dr Tri, softlens yang telah melebihi masa kedaluwarsanya sudah tidak boleh digunakan lagi, meskipun masih enak untuk dipakai. Artinya, jika masa kedaluwarsa softlens Anda misalnya 1 atau 3 bulan setelah dibuka, segera buang ketika sudah melewati waktu tersebut. Tujuannya supaya jumlah kotoran yang menumpuk pada lensa kontak tidak terlalu banyak dan kesehatan mata tetap terjaga.

Meski begitu, terlepas dari jenis dan batasan waktu maksimal pemakaian softlens tepat setelah dibuka, Anda harus tetap memerhatikan fungsinya saat digunakan.

Jika Anda merasakan ada yang aneh saat menggunakan lensa kontak, seperti mata perih, penglihatan buram, dan tanda tidak nyaman lainnya, sebaiknya segera “pensiunkan” dan ganti lensa kontak dengan yang baru. Bahkan meskipun masa kedaluwarsanya belum habis.

Kenapa harus rutin mengganti softlens?

pakai lensa kontak berwarna

Kenyamanan adalah salah satu hal yang harus diutamakan saat Anda pakai lensa kontak. Apa pun jenis softlens yang Anda pilih, memakainya terlalu lama bahkan melebihi masa kedaluwarsa softlens tentu akan menimbulkan efek samping.

Berikut beberapa hal yang mungkin terjadi jika pakai softlens kedaluwarsa:

Mata kering dan iritasi

Menggunakan lensa kontak yang telah habis masa pakainya bisa menyebabkan kornea, yang merupakan lapisan pelindung terluar mata, kehilangan pelumas alaminya berupa air mata sehingga membuat mata terasa kering.

Berbeda dengan bagian tubuh lainnya, kornea tidak punya pembuluh darah sendiri. Semua “asupan”-nya diperoleh dari air mata.

Akibatnya, Anda merasakan sensasi perih, gatal, serta kemerahan. Terlebih bagi Anda yang memang sudah memiliki keluhan mata kering, maka kondisi ini bisa semakin bertambah parah.

Penglihatan kabur

Semakin lama lensa kontak dipakai dan tak kunjung diganti, semakin banyak pula endapan mikroorganisme, debu, dan kotoran lainnya yang menumpuk di lensa kontak. Sebab kadang, masih saja ada kotoran tak kasat mata yang sulit dihilangkan dengan air pembersih lensa kontak.

Bukannya membuat penglihatan Anda bertambah jelas, lensa kontak yang kotor justru bisa membuat pandangan tampak buram dan sulit fokus. Bahkan, Anda bisa mengeluhkan rasa seperti terbakar akibat penumpukan kotoran tersebut.

Infeksi mata

Struktur lensa kontak yang sudah kedaluwarsa tentu berbeda dengan yang masih baru. Kondisi ini akan memudahkan bakteri penyebab infeksi untuk masuk dan bersarang di dalamnya.

Ditambah lagi dengan semakin banyaknya kotoran yang menempel setelah sekian lama lensa kontak digunakan. Semua hal tersebut dapat berujung pada munculnya beragam infeksi mata, misalnya keratitis acanthamoeba dan infeksi kornea.

Baca Juga:

Sumber