4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Daging ayam adalah menu favorit di Indonesia. Mungkin dalam seminggu Anda bisa lebih dari tiga kali mengonsumsi daging ayam. Daging ayam memang sehat, tetapi Anda harus berhati-hati. Makan daging ayam belum matang bisa menyebabkan kontaminasi berbagai jenis bakteri atau virus.

Kira-kira penyakit apa saja yang bisa muncul kalau makan daging ayam yang belum matang? Bagaimana cara membedakan ayam yang sudah matang atau belum? Ini jawabannya.

Kenapa tidak boleh makan daging ayam belum matang?

Dalam tubuh ayam terdapat berbagai jenis bakteri, virus, dan parasit yang akan tetap hidup walaupun ayam sudah mati. Ini karena organisme-organisme tersebut masih menempel pada inangnya di tubuh ayam.

Sementara itu, memasak ayam dengan suhu paling tidak 74 derajat Celsius bisa membunuh berbagai macam organisme penyebab penyakit. Daging ayam pun bisa dikonsumsi secara aman kalau sudah dimasak dengan sempurna.

Nah, makan daging ayam belum matang atau bahkan mentah berisiko menyebabkan empat penyakit berbahaya ini.

1. Tipes

Penyakit tipes atau demam tifoid disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini hidup dan berkembang biak di dalam tubuh ayam ternak. Namun, bukan berarti ayam ternak penuh bakteri Salmonella typhi. Biasanya penularan ini terjadi ketika ada orang atau pedagang ayam yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut menyentuh ayam yang Anda beli.

Bila Anda terkena penyakit tipes, Anda mungkin harus dirawat di rumah sakit. Apalagi kalau Anda mengalami diare, perdarahan, atau gangguan pencernaan serius. Gejala penyakit tipes biasanya baru muncul beberapa hari hingga dua minggu setelah Anda makan daging ayam belum matang yang mengandung bakteri. Gejalanya antara lain demam tinggi, nyeri otot, sakit perut, mual, lemas, dan kehilangan nafsu makan.  Jika tidak segera ditangani, penyakit tipes bisa menyebabkan kematian.

2. Flu burung

Virus yang jadi penyebab flu burung, yaitu H5N1, sempat mewabah di Indonesia. Virus yang hidup dalam tubuh ayam serta unggas lainnya ini bisa ditularkan pada manusia. Apalagi kalau Anda mengonsumsi daging ayam belum matang yang sudah terjangkit flu burung.

Gejala penyakit ini antara lain batuk, sulit bernapas, sakit tenggorokan, demam, nyeri otot, hidung berair, dan diare. Seperti infeksi lainnya, virus ini bisa menyebabkan kematian bila tidak diobati.

Menurut rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), memasak ayam hingga suhu dagingnya mencapai 74 derajat Celsius mampu membunuh virus H5N1. Akan tetapi, meski sudah dimasak sempurna, sebaiknya jangan mengonsumsi daging ayam dari peternakan yang terjangkit flu burung.  

3. Flu perut (gastroenteritis)

Gastroenteritis adalah istilah medis untuk flu perut. Flu perut sendiri yaitu peradangan lambung atau usus karena infeksi. Penyakit ini biasanya ditemukan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit. Daging ayam yang belum matang juga bisa sebabkan flu perut.   

Gejala yang mungkin muncul adalah sakit perut, diare, muntah, demam, menggigil, dan dehidrasi. Kemunculan gejala-gejala tersebut bisa memakan waktu 1-3 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

4. Sindrom Guillain-Barre

Penyakit yang satu ini bisa mengakibatkan lemah otot hingga kelumpuhan. Penyebabnya yaitu infeksi bakteri Campylobacter yang mungkin hidup dalam daging ayam. Bila tidak ditangani, kelumpuhan bisa menyebar ke seluruh tubuh hingga bernapas saja Anda harus pakai alat bantu.

Bila Anda mengalami gejala seperti gatal pada tangan dan kaki, nyeri otot, tekanan darah rendah, detak jantung tak beraturan, sulit bernapas, sulit menelan, dan sulit bergerak, segera temui dokter. Sindrom Guillain-Barre harus ditangani di rumah sakit secepatnya.

Ciri-ciri daging ayam belum matang

Setelah mengetahui bahayanya, jangan nekat atau mencoba-coba makan daging ayam yang belum dimasak dengan sempurna. Supaya terhindari dari risiko penyakit karena makan daging ayam belum matang, perhatikan warnanya dengan saksama. Kalau dagingnya masih agak merah atau pink atau Anda ragu-ragu, jangan dimakan. Daging ayam matang warnanya putih hingga bagian dalamnya.  

Selain dari penampilan dagingnya, perhatikan juga tekstur dagingnya. Bila daging ayam Anda terasa kenyal, alot, dan sulit dikunyah, berarti masaknya belum matang. Daging ayam matang harusnya terasa lembut, berserat, dan mudah dikunyah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

Setelah mengalami stroke, Anda mungkin akan menderita atrofi atau kelemahan otot wajah, lengan, atau kaki. Ketahui cara mengatasi atrofi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit