Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada berbagai risiko gangguan kesehatan akibat merokok yang sudah banyak diketahui. Salah satu yang mungkin jarang diketahui adalah penggumpalan darah pada perokok. Meski penggumpalan atau pembekuan darah adalah hal yang normal, tapi bisa terjadi gangguan kesehatan jika terjadi penggumpalan darah yang tidak normal. Namun, benarkah merokok menyebabkan penggumpalan darah yang tidak normal?

Proses rokok menyebabkan penggumpalan darah

Penggumpalan atau pembekuan darah merupakan respons dari tubuh ketika seseorang mengalami luka.  Secara cepat, darah membeku atau menggumpal untuk menghentikan pendarahan akibat luka tersebut. Meski demikian, penggumpalan darah bisa berlangsung tidak normal. Perokok merupakan satu dari golongan berisiko tinggi penggumpalan darah yang tidak normal.

Rokok telah terbukti merusak tubuh manusia. Kandungan rokok yang terdiri dari nikotin, tar, karbon monoksida, dan lainnya disebut berbahaya dan dapat menyebabkan penggumpalan darah di tubuh manusia.

Ketika masuk ke dalam tubuh, kandungan berbahaya dalam rokok tersebut membuat sel-sel darah lebih lengket dari biasanya. Kandungan tersebut juga merusak lapisan pembuluh darah.

Dengan begitu, darah akan sangat mudah menempel pada dinding yang akhirnya terbentuk gumpalan. Proses penggumpalan darah ini yang kemudian disebut dengan trombus.

Bila terjadi trombus, darah yang seharusnya mengalir ke organ-organ vital menjadi terhalang dan terbatas. Beberapa organ yang mungkin terkena dampak, seperti jantung, otak, kaki, bahkan hingga ke paru-paru.

Gejala-gejala saat terjadi penggumpalan darah

Penggumpalan darah terbagi ke dalam dua tipe. Bila terjadi di arteri, seperti di jantung atau otak, disebut gumpalan atau trombosis arterial. Tipe penggumpalan darah ini dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Seseorang yang memiliki kondisi ini perlu mendapatkan perawatan darurat, terutama bila merasakan gejala seperti, dada sakit, napas yang pendek, terkulai di bagian bawah wajah, atau secara tiba-tiba mengalami kelumpuhan di beberapa bagian tubuh.

Tipe yang kedua, yaitu bila penggumpalan darah yang terjadi di vena. Tipe ini memang terjadi dalam waktu yang sangat lambat, tetapi tetap saja mengancam penderitanya.

Kasus paling serius dalam penggumpalan darah di vena, yaitu bila terbentuk gumpalan darah pada kaki yang disebut deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam. Bila tidak diobati, penyakit tersebut dapat menyerang paru-paru, yang disebut dengan emboli paru.

Gejala yang dirasakan di tiap tipe penggumpalan darah berbeda-beda, tergantung dari lokasi terjadinya penggumpalan darah.

  • Tangan atau kaki

Pada kondisi ini, gejala yang dirasakan, seperti terjadi pembengkakan, rasa sakit, kaki atau tangan menjadi lembek, ada sensasi rasa hangat, atau perubahan warna kulit menjadi kemerahan.

  • Jantung

Penggumpalan darah di jantung dapat menyebabkan serangan jantung. Kondisi ini dapat menyebkan dada terasa sakit atau terasa berat, sakit kepala ringan, dan sesak napas. 

  • Perut

Gejala yang mungkin bisa dirasakan pada penggumpalan darah di bagian ini, seperti nyeri pada perut dan adanya pembengkakan. Namun, mesti diperhatikan pula bahwa tak selamanya gejala terebut disebabkan oleh penggumpalan darah. Bisa juga gejala tersebut terjadi karena adanya virus di perut atau keracunan makanan.

  • Otak

Penggumpalan di otak bisa mengakibatkan stroke. Gejala yang dirasakan, yaitu sakit kepala mendadak dan parah, berbarengan dengan gejala lainnya, yaitu kesulitan berbicara atau melihat secara tiba-tiba.

  • Paru-paru

Penggumpalan darah di paru-paru dikenal dengan emboli paru. Gejala pada kondisi ini diantaranya napas pendek secara tiba-tiba, sakit dada, atau detak jantung yang cepat. Masalah pernapasan seperti batuk darah juga menjadi salah satu gejalanya.

Rokok dapat menyebabkan penggumpalan darah tidak normal yang menimbulkan gangguan kesehatan serius. Untuk menghindari hal tersebut, disarankan untuk segera berhenti merokok. Jika membutuhkan bantuan, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk cara berhenti merokok yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rokok Kretek: Kandungan dan Bahayanya untuk Kesehatan

Rokok kretek adalah rokok asli Indonesia yang tak kalah berbahaya dengan rokok filter biasa. Kenali kandungan dan bahayanya dalam ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 Januari 2020 . Waktu baca 12 menit

11 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Selain kanker paru, ada banyak penyakit yang mengintai perokok aktif. Segera cari cara berhenti merokok yang paling pas agar tak menyesal di kemudian hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 4 Desember 2019 . Waktu baca 12 menit

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 16 September 2019 . Waktu baca 6 menit

Shisha, Alternatif Lain dari Rokok yang Tak Kalah Berbahaya untuk Tubuh

Bahaya atau efek samping shisha dianggap lebih aman dari rokok. Pasalnya secara rasa shisha juga cenderung lebih enak dan manis. Namun, bernarkah begitu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 24 Juni 2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
asap rokok

5 Tips untuk Tetap Sehat Meski Selalu Terpapar Asap Rokok

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
cara membersihkan paru-paru perokok pasif

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit