5 Hal Tak Terduga yang Menyebabkan Bau Badan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rajin mandi dan pakai deodoran, tapi badan masih saja bau?

Percaya atau tidak, bau badan sebenarnya tidak hanya diakibatkan oleh keringat berlebih. Mungkin itu sebabnya Anda bertanya-tanya mengapa setelah menghabiskan waktu seharian di ruangan ber-AC pun, teman di meja sebelah masih mengeluhkan bau tidak sedap saat berdekatan dengan Anda. Ups…

Berikut ini 5 penyebab tak terduga dari bau badan:

1. Doyan makan berempah dan brokoli

We are what we eat, begitu katanya. Tidak ada salahnya dengan pepatah ini. Apa yang kita pilih untuk makan dapat mempengaruhi tidak hanya bau badan, namun juga bau kaki dan bau mulut. Nutrisi dan komponen yang terkandung dalam makanan memang penting untuk stamina tubuh, namun beberapa dari mereka adalah biang kerok dari masalah bau badan. Terutama jika dikonsumsi berlebihan.

Kari, bawang merah, dan bawang putih adalah penyebab populer dari bau badan akibat produksi alisin dari rempah-rempah tersebut. Namun sedikit orang yang tahu bahwa brokoli, kubis brussels, dan sayuran lain dalam keluarga cruciferous mengandung sulfur dan sulfida yang jika dilepaskan melalui keringat akan menyebabkan bau tidak sedap.

2. Konsumsi obat-obatan

Efek paling umum dari konsumsi obat-obatan, baik resep/nonresep atau produk herbal, adalah berkeringat. Obat-obatan antipsikotik dan antidepresan dikenal dikenal sebagai salah satu obat penyebab bau badan. Terlebih lagi, penggunaan aspirin dan acetaminophen berlebihan mengakibatkan produksi keringat berlebih.

3. Deterjen

Sejumlah senyawa kimia yang terdapat dalam beberapa deterjen pencuci baju diduga bisa mengembangkan reaksi dalam tubuh yang jika terkena kontak dengan kulit akan menyebabkan pelepasan bau tak sedap saat berkeringat.

Selain itu, jika Anda tidak membilas bersih deterjen atau mengeringkan cucian Anda dengan baik, molekul sabun akan menumpuk dalam serat kain sehingga setiap kali Anda berkeringat atau membasahi pakaian Anda saat beraktivitas, residu yang mengendap ini akan bereaksi dengan kelembapan sehingga mengeluarkan bau apek.

4. Hanya memiliki 1-2 bra favorit

Seberapa sering Anda mencuci bra Anda?

Kebanyakan wanita ternyata sering memakai satu bra secara berulang, karena bra tersebut dirasa paling nyaman, sehingga jarang mencucinya. Kombinasi antara bahan bra yang mudah menyerap bau dan keringat dan pemakaian rutin di bagian tubuh yang sangat mudah berkeringat membuat bra sebagai sarang empuk sumber bau berkumpul.

5. Sering menahan buang air

Segala macam sisa pembuangan yang mengendap dalam tubuh Anda mengandung racun yang bisa dilepaskan melalui pori-pori. Sering menahan buang air kecil dan BAB menyebabkan penumpukan ammonia dalam konsentrasi tinggi yang dibuang lewat keringat.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Yang Perlu Anda Tahu Seputar Pangan Rekayasa Genetika

Sudah saatnya kita meluruskan isu-isu seputar pangan rekayasa genetika (PRG) atau genetically modified foods yang penuh kontroversi ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . 5 mins read

Antibodi dari Pasien SARS Dikabarkan Dapat Melawan COVID-19

Selain mendeteksi keberadaan COVID-19 di tubuh, antibodi dapat digunakan untuk melawan virus terutama pasien yang pulih dari SARS. Apa hubungan keduanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 28/05/2020 . 4 mins read

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Tahukah Anda jika cara makan sayuran dan penyajiannya tidak tepat, membuat sayur jadi sulit dicerna tubuh. Simak tips berikut untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/05/2020 . 4 mins read

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 21/05/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
mengusir perut kembung

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 6 mins read
pro kontra antidepresan

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 mins read