5 Hal Tak Terduga yang Menyebabkan Bau Badan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rajin mandi dan pakai deodoran, tapi badan masih saja bau?

Percaya atau tidak, bau badan sebenarnya tidak hanya diakibatkan oleh keringat berlebih. Mungkin itu sebabnya Anda bertanya-tanya mengapa setelah menghabiskan waktu seharian di ruangan ber-AC pun, teman di meja sebelah masih mengeluhkan bau tidak sedap saat berdekatan dengan Anda. Ups…

Berikut ini 5 penyebab tak terduga dari bau badan:

1. Doyan makan berempah dan brokoli

We are what we eat, begitu katanya. Tidak ada salahnya dengan pepatah ini. Apa yang kita pilih untuk makan dapat mempengaruhi tidak hanya bau badan, namun juga bau kaki dan bau mulut. Nutrisi dan komponen yang terkandung dalam makanan memang penting untuk stamina tubuh, namun beberapa dari mereka adalah biang kerok dari masalah bau badan. Terutama jika dikonsumsi berlebihan.

Kari, bawang merah, dan bawang putih adalah penyebab populer dari bau badan akibat produksi alisin dari rempah-rempah tersebut. Namun sedikit orang yang tahu bahwa brokoli, kubis brussels, dan sayuran lain dalam keluarga cruciferous mengandung sulfur dan sulfida yang jika dilepaskan melalui keringat akan menyebabkan bau tidak sedap.

2. Konsumsi obat-obatan

Efek paling umum dari konsumsi obat-obatan, baik resep/nonresep atau produk herbal, adalah berkeringat. Obat-obatan antipsikotik dan antidepresan dikenal dikenal sebagai salah satu obat penyebab bau badan. Terlebih lagi, penggunaan aspirin dan acetaminophen berlebihan mengakibatkan produksi keringat berlebih.

3. Deterjen

Sejumlah senyawa kimia yang terdapat dalam beberapa deterjen pencuci baju diduga bisa mengembangkan reaksi dalam tubuh yang jika terkena kontak dengan kulit akan menyebabkan pelepasan bau tak sedap saat berkeringat.

Selain itu, jika Anda tidak membilas bersih deterjen atau mengeringkan cucian Anda dengan baik, molekul sabun akan menumpuk dalam serat kain sehingga setiap kali Anda berkeringat atau membasahi pakaian Anda saat beraktivitas, residu yang mengendap ini akan bereaksi dengan kelembapan sehingga mengeluarkan bau apek.

4. Hanya memiliki 1-2 bra favorit

Seberapa sering Anda mencuci bra Anda?

Kebanyakan wanita ternyata sering memakai satu bra secara berulang, karena bra tersebut dirasa paling nyaman, sehingga jarang mencucinya. Kombinasi antara bahan bra yang mudah menyerap bau dan keringat dan pemakaian rutin di bagian tubuh yang sangat mudah berkeringat membuat bra sebagai sarang empuk sumber bau berkumpul.

5. Sering menahan buang air

Segala macam sisa pembuangan yang mengendap dalam tubuh Anda mengandung racun yang bisa dilepaskan melalui pori-pori. Sering menahan buang air kecil dan BAB menyebabkan penumpukan ammonia dalam konsentrasi tinggi yang dibuang lewat keringat.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Menyebabkan Ambeien?

Di antara berbagai penyebab wasir atau ambeien, kelamaan duduk disebut sebagai salah satunya. Benarkah duduk terlalu lama menyebabkan ambeien?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 31 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Apakah selama ini Anda asal menyendokkan makanan ke piring? Jangan salah. Begini cara tepat untuk menghitung porsi makan ideal untuk orang dewasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Ragam Obat dan Pengobatan untuk Mengatasi Anyang-anyangan

Anyang-anyangan bikin kita harus bolak-balik ke WC sehingga jadi tidak nyaman beraktivitas. Psstt... Intip di sini pilihan obat anyang-anyangan yang ampuh!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
alergi makanan

Alergi Makanan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit
Konten Bersponsor
kekebalan tubuh saat hamil

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit