4 Aturan Penting untuk Membersihkan Vagina

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/03/2020
Bagikan sekarang

Semua perempuan harus peduli tentang kesehatan vagina mereka. Vagina yang sehat secara alami bersifat asam dan kaya akan bakteri menguntungkan (lactobacilli) yang membantu mencegah infeksi dan mempertahankan tingkat pH-nya. Vagina yang sehat juga akan mengeluarkan sejumlah kecil cairan untuk menjaganya tetap bersih, seperti air liur yang diproduksi untuk membantu membersihkan mulut Anda. Sedikit saja gangguan dalam vagina, Anda mungkin akan mengalami iritasi atau infeksi.

Membersihkan vagina tidak boleh sembarang cuci bilas. Ada sejumlah aturan yang harus Anda pahami untuk menjaga vagina tidak hanya bersih, namun juga tetap sehat. Apa saja?

Jangan gunakan vaginal douche

Vaginal douche adalah semprotan dan cairan khusus pembersih vagina yang biasanya digunakan untuk  membersihkan vagina bagian dalam. Produsen vaginal douche rata-rata menawarkan jasa membersihkan bagian dalam vagina yang bisa membantu Anda memelihara kadar pH normalnya. Tapi hati-hati, jangan tertipu oleh iklan.

Sebenarnya, bagian dalam vagina tidak perlu Anda bersihkan. Vagina memiliki ‘program’ pembersihan diri secara otomatis dengan bantuan lactobacilli yang menetap dalam vagina Anda. Lactobacilli berperan sebagai pengatur keseimbangan asam vagina untuk mencegah patogen berkembang biak.

Cairan yang disemprotkan dari douche ke dalam vagina Anda akan membilas lendir vagina, menyebabkan ekosistem bakteri baik pun ikut tersapu habis. Akhirnya, vagina Anda akan diambil alih oleh bakteri jahat, dan bisa menyebabkan infeksi ragi, bacterial vaginosis, atau pelvic inflammatory disease (PID) — infeksi yang berujung pada komplikasi serius, seperti luka, kehamilan ektopik, dan ketidaksuburan.

Douche juga tidak terbukti bisa melindungi Anda dari penyakit kelamin menular. Justru, douche bisa meningkatkan risiko Anda terhadap infeksi. Ketika wanita kekurangan populasi lactobacilli, mereka akan lebih mungkin untuk tertular infeksi saat rentan.

Jangan gunakan sabun wangi, gel, atau antiseptik untuk vagina

Bagian dalam vagina memang tidak dibersihkan, namun daerah luar sekitar vagina (vulva dan labia) tetap perlu Anda bersihkan, asal jangan menggunakan sabun berpewangi atau khusus antiseptik.

Vagina normal memiliki tingkat pH sekitar 3,5-4,5 (pH diukur pada skala nol sampai 14). Bila Anda menggunakan sabun wangi atau antiseptik (memiliki pH sekitar delapan), hal ini dapat merusak keseimbangan pH vagina Anda, dan menyebabkan gatal, iritasi, dan bau.

Normal untuk vagina mengeluarkan bau. Bau vagina dapat berubah di waktu yang berbeda dari siklus reproduksi dan tidak harus selalu dianggap sebagai tanda infeksi atau penyakit tertentu. Jika vagina Anda memiliki bau yang kuat atau aneh, konsultasikan dengan dokter Anda. Vaginal douche atau sabun wangi hanya akan menutupi bau tanpa mengatasi akar penyebab masalah.

Cuci khusus satu kali sehari

Cuci daerah vagina terluar Anda dengan kain lap yang dibasahi air dan sabun biasa, atau usap dengan tangan Anda.

Selain setelah buang air, cukup bersihkan vagina secara khusus satu kali sehari, misalnya setelah berolahraga, setelah berhubungan seks, atau saat mandi. Jika Anda tak membersihkan vagina, risikonya Anda membiarkan keringat dan cairan buangan vagina semakin menumpuk.

Tapi ingat, kulit vagina sangat sensitif. Jika Anda terlalu rajin membersihkannya, Anda bisa mengganggu keseimbangan daerah vagina Anda. Minyak alami kulit pun akan ikut terkikis, sehingga bisa menyebabkan iritasi.

Jaga agar tetap bersih dan kering

Vagina Anda harus tetap bersih dan kering. Apa yang Anda pakai juga akan mempengaruhi kondisi vagina Anda.

Beberapa jenis kain dan bentuk pakaian bisa menempel dengan ketat ke kulit are genital Anda, meningkatkan kelembapan dan panasnya. Keseimbangan pH yang terganggu bisa membuat vagina memproduksi bakteri di luar batas normal dan menyebabkan infeksi.

Gunakan celana dalam berbahan katun, dan hindari memakai pakaian dalam terlalu ketat. Segera ganti baju renang yang basah atau baju olahraga yang lembap oleh keringat.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Pilihan Obat Alami Oral Thrush atau Infeksi Jamur di Mulut

    Mengalami infeksi jamur di mulut atau oral thrush sangatlah mengganggu. Namun, selain obat dari dokter, ada juga obat alami yang bisa mengatasi oral thrush.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Mewaspadai TB Laten, Perlukah Melakukan Pengobatan?

    Dalam penularan penyakit tuberkulosis ada yang disebut infeksi TB laten. Apa itu infeksi TB laten? Apakah hal ini berbahaya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Grup WhatsApp Keluarga Ternyata Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

    Siapa sangka bahwa ratusan pesan yang dikirimkan setiap hari di grup keluarga, terutama platform WhatsApp bisa pengaruhi kesehatan mental Anda.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat untuk infeksi jamur kulit

    Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
    puasa saat flu saat puasa

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
    infeksi saluran kemih saat hamil

    5 Cara Efektif Mencegah Infeksi Saluran Kemih Saat Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020
    masker vagina

    Apakah Masker Vagina Aman untuk Digunakan? Ini Jawabannya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020