3 Tips Berhubungan Seks yang Aman Saat Hamil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Berhubungan seks saat hamil terbilang aman apabila kehamilan Anda baik-baik saja, tanpa masalah berarti. Nah supaya lebih aman, sebaiknya baca dulu tips berikut agar bumil bisa tetap nyaman di atas ranjang.

Tips penting berhubungan seks saat hamil

1. Ketahui dulu risikonya

Berhubungan seks saat hamil boleh-boleh saja. Namun ditekankan sekali lagi, boleh asalkan dokter mengiyakan dan kehamilan Anda tidak berisiko tinggi.

Menurut Dr. Joseph Chappelle, asisten dosen kejurusan Ob-gyn di Stony Brook University New York, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat perempuan dilarang berhubungan intim saat hamil.

Kondisi yang paling sering menjadi penyebabnya adalah plasenta previa. Plasenta previa membuat sebagian plasenta atau seluruhnya melekat pada serviks. Penetrasi dan gerakan panggul selama hubungan intim dikhawatirkan berisiko lepas. Ini merupakan kondisi yang membahayakan ibu dan janin. Menurut dr. Chapelle, sekitar 1% wanita hamil di dunia mengalami plasenta previa.

Beberapa dokter mungkin juga tidak menyarankan ibu hamil untuk berhubungan seks di trimester pertama jika pernah keguguran, aborsi, atau melahirkan prematur sebelumnya.

Maka, konsultasi dulu ke dokter mengenai aman tidaknya Anda untuk berhubungan seks saat hamil. Apabila dokter memberikan lampu hijau, tentu tidak ada salahnya. Namun jika berpotensi masalah, dokter dapat merekomendasikan aktivitas seksual lain agar Anda bisa tetap bermesraan dengan suami tanpa penetrasi penis. Misalnya, seks oral.

2. Buat diri Anda sendiri nyaman

Banyak perempuan merasa enggan berhubungan seks saat hamil karena tidak pede dengan badannya yang makin membesar. Kadang, stres emosional seperti ini juga dapat mengurangi gairah dan kenikmatan saat bercinta.

Padahal, berhubungan intim saat hamil akan membantu melancarkan aliran darah ke area panggul yang bisa meningkatkan gairah seks. Aliran darah yang lebih lancar ke daerah intim pun semakin memudahkan Anda untuk mencapai orgasme, dan berhubungan seks tanpa rasa sakit.

Maka jika Anda ingin mencoba, “berdamailah” dulu dengan segala perubahan fisik yang terjadi saat ini. Ketahuilah bahwa Anda tidak sendiri. Rata-rata semua wanita hamil akan mengalami perubahan tubuh yang sama seperti Anda.

Ingat, kehamilan bukan menjadi alasan buat Anda tidak lagi tampil cantik. Faktanya, banyak pria yang menganggap ibu hamil sebagai perempuan yang seksi. Mungkin suami Anda juga seperti itu. Jangan lupa juga bahwa bentuk tubuh Anda pun nantinya akan kembali lagi ke awal setelah melahirkan.

3. Pilih posisi seks yang nyaman

Pada dasarnya, perempuan yang masih hamil muda masih bisa berhubungan intim dengan posisi misionaris. Perut Anda di masa kehamilan ini belum membesar sehingga masih bisa nyaman dan bebas bermanuver.

Namun seiring perut makin besar, posisi berhubungan seks saat hamil yang membuat ibu harus berbaring telentang tidak lagi disarankan. Gantinya, ada beberapa posisi seks lain yang tetap bisa memberikan kenikmatan sekaligus menjaga kandungan.

Coba posisi berhubungan seks saat hamil yang aman seperti doggy style, posisi spooning mesra menyamping, atau bahkan cow girl. Posisi tersebut tidak memberikan tekanan berlebih pada perut dan punggung ibu hamil.

Posisi woman on top juga bisa dilakukan di usia kehamilan berapa pun, karena perempuanlah yang mengendalikan kecepatan serta kedalaman penetrasi sesuai keinginannya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca