3 Tips Berhubungan Seks yang Aman Saat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/06/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Berhubungan seks saat hamil terbilang aman apabila kehamilan Anda baik-baik saja, tanpa masalah berarti. Nah supaya lebih aman, sebaiknya baca dulu tips berikut agar bumil bisa tetap nyaman di atas ranjang.

Tips penting berhubungan seks saat hamil

1. Ketahui dulu risikonya

Berhubungan seks saat hamil boleh-boleh saja. Namun ditekankan sekali lagi, boleh asalkan dokter mengiyakan dan kehamilan Anda tidak berisiko tinggi.

Menurut Dr. Joseph Chappelle, asisten dosen kejurusan Ob-gyn di Stony Brook University New York, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat perempuan dilarang berhubungan intim saat hamil.

Kondisi yang paling sering menjadi penyebabnya adalah plasenta previa. Plasenta previa membuat sebagian plasenta atau seluruhnya melekat pada serviks. Penetrasi dan gerakan panggul selama hubungan intim dikhawatirkan berisiko lepas. Ini merupakan kondisi yang membahayakan ibu dan janin. Menurut dr. Chapelle, sekitar 1% wanita hamil di dunia mengalami plasenta previa.

Beberapa dokter mungkin juga tidak menyarankan ibu hamil untuk berhubungan seks di trimester pertama jika pernah keguguran, aborsi, atau melahirkan prematur sebelumnya.

Maka, konsultasi dulu ke dokter mengenai aman tidaknya Anda untuk berhubungan seks saat hamil. Apabila dokter memberikan lampu hijau, tentu tidak ada salahnya. Namun jika berpotensi masalah, dokter dapat merekomendasikan aktivitas seksual lain agar Anda bisa tetap bermesraan dengan suami tanpa penetrasi penis. Misalnya, seks oral.

2. Buat diri Anda sendiri nyaman

Banyak perempuan merasa enggan berhubungan seks saat hamil karena tidak pede dengan badannya yang makin membesar. Kadang, stres emosional seperti ini juga dapat mengurangi gairah dan kenikmatan saat bercinta.

Padahal, berhubungan intim saat hamil akan membantu melancarkan aliran darah ke area panggul yang bisa meningkatkan gairah seks. Aliran darah yang lebih lancar ke daerah intim pun semakin memudahkan Anda untuk mencapai orgasme, dan berhubungan seks tanpa rasa sakit.

Maka jika Anda ingin mencoba, “berdamailah” dulu dengan segala perubahan fisik yang terjadi saat ini. Ketahuilah bahwa Anda tidak sendiri. Rata-rata semua wanita hamil akan mengalami perubahan tubuh yang sama seperti Anda.

Ingat, kehamilan bukan menjadi alasan buat Anda tidak lagi tampil cantik. Faktanya, banyak pria yang menganggap ibu hamil sebagai perempuan yang seksi. Mungkin suami Anda juga seperti itu. Jangan lupa juga bahwa bentuk tubuh Anda pun nantinya akan kembali lagi ke awal setelah melahirkan.

3. Pilih posisi seks yang nyaman

Pada dasarnya, perempuan yang masih hamil muda masih bisa berhubungan intim dengan posisi misionaris. Perut Anda di masa kehamilan ini belum membesar sehingga masih bisa nyaman dan bebas bermanuver.

Namun seiring perut makin besar, posisi berhubungan seks saat hamil yang membuat ibu harus berbaring telentang tidak lagi disarankan. Gantinya, ada beberapa posisi seks lain yang tetap bisa memberikan kenikmatan sekaligus menjaga kandungan.

Coba posisi berhubungan seks saat hamil yang aman seperti doggy style, posisi spooning mesra menyamping, atau bahkan cow girl. Posisi tersebut tidak memberikan tekanan berlebih pada perut dan punggung ibu hamil.

Posisi woman on top juga bisa dilakukan di usia kehamilan berapa pun, karena perempuanlah yang mengendalikan kecepatan serta kedalaman penetrasi sesuai keinginannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit