Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Saat oral seks, tidak jarang penetrasi hingga orgasme dalam mulut menjadi suatu kenikmatan alami bagi pria. Kenikmatan pria tersebut, kadang menimbulkan rasa was-was tersendiri oleh wanita, khususnya ketika sperma tertelan sampai ke dalam perut. Apakah menelan sperma bisa bikin hamil? Atau adakah bahaya atau penyakit yang timbul karena menelan sperma? Jika Anda penasaran mengenai jawaban tersebut, baiknya simak penjelasan dibawah ini.

Apa bisa hamil kalau kita menelan sperma?

Buat Anda yang masih baru di dunia oral seks, pastinya bertanya-tanya, apa benar menelan sperma secara sengaja maupun tidak, bisa bikin hamil? Jawabannya, tidak. Kenapa?

Kehamilan itu terjadi hanya karena adanya pembuahan yang dilakukan saat penetrasi. Sperma yang Anda telan itu seharusnya masuk pada sel ovum dalam rahim, lalu menghasilkan pembuahan dan selanjutnya kehamilan.

Menelan sperma jatuhnya bukan ke sistem reproduksi wanita, karena sperma yang masuk lewat tenggorokan akan berlabuh ke sistem pencernaan. Setelah sampai, zat asam lambung pada perut akan membunuh sperma dan sperma tidak berfungsi lagi.

Adakah bahaya menelan sperma?

Sperma adalah sebagian kecil dari air mani. Air mani sendiri sebagian besar terdiri dari air, tapi juga mengandung asam amino, protein, gula seperti fruktosa dan glukosa, serta mineral seperti zinc, kalsium, dan vitamin C. Kalau dilihat dari kandungannya, menelan air mani beserta sperma tidaklah berbahaya.

Namun, akan lain ceritanya kalau pasangan pria Anda menderita infeksi menular seksual dan mulut Anda sedang sariawan atau terdapat luka. Hal ini umumnya akan membuat Anda lebih rentan terkena infeksi.

Kondisi mulut yang sedang luka, akan mudah kemasukan virus dari air mani yang ditembakkan oleh penis saat ejakulasi.

Meski begitu, terlepas dari adanya luka atau tidak, untuk beberapa penyakit menular sebetulnya hanya diperlukan kontak antar kulit agar bisa terjadi penularan.

Penyakit yang dapat menyerang akibat oral seks antara lain HPV, HIV, gonore, klamidia, herpes, serta masih banyak penyakit menular seksual lainnya.

Bagaimana agar aman?

Satu-satunya cara yang menjamin 100% tidak terjadinya penularan infeksi menular seksual adalah dengan tidak melakukan seks dalam bentuk apapun. Namun bila Anda akan melakukannya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai upaya pencegahan. Gunakan kondom ketika Anda melakukan oral sex pada penis.

Perhatikan juga apakah pasangan Anda alergi terhadap bahan latex. Bila ya, gunakan kondom berbahan plastik (polyurethane). Ketika melakukan oral sex pada vagina, gunakan dental dam.

Anda juga bisa menggunakan kondom ketika melakukan oral sex pada vagina. Potong kondom menjadi bentuk segiempat, letakkan antara mulut Anda dan vagina atau anus pasangan.

Baca Juga:

Sumber