7 Tanda Hubungan Anda dan Pasangan Berjalan Terlalu Cepat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang butuh waktu lama untuk membangun asmara, tapi tak sedikit pula yang menikmati hubungan dengan tempo yang cepat. Walaupun bukan suatu hal yang salah, hubungan yang berjalan terlalu cepat bisa jadi membuat Anda kewalahan. Pasalnya, Anda akan dibanjiri oleh banyak hal dan emosi yang datang bertubi-tubi.

Bagi orang yang menikmatinya, hubungan dengan tempo yang cepat memang terasa mendebarkan seperti naik roller coaster.

Hari-hari Anda berdua penuh kejutan, rasa kangen yang tak mau hilang, dan rasa cinta yang terus bersemi. Namun, jika tidak ditahan sedikit, semua hal membahagiakan ini dapat berubah menjadi tidak sehat.

Tanda hubungan Anda berjalan terlalu cepat

keinginan pria saat pacaran

Hubungan asmara layaknya petualangan. Anda ingin melaju cepat dan menemukan hal baru, apalagi bersama orang yang Anda cintai. Namun, sebelum melangkah lebih maju, coba lihat kembali apakah hubungan Anda menunjukkan tanda-tanda berikut.

1. Belum banyak mengenal satu sama lain

Pasangan Anda mungkin amat baik dan penyayang, tapi sudahkah Anda berdua saling mengenal satu sama lain lebih dalam? Jika Anda berencana hidup bersama, mengenal pasangan tentu tak sebatas menghafal film kesukaan atau makanan yang tidak disukai.

Apabila Anda tidak tahu pekerjaannya, gaya hidupnya, atau teman-teman terdekatnya, ini mungkin tanda bahwa hubungan Anda berjalan terlalu cepat. Jadi, cobalah untuk saling mengenal lebih baik lagi sebelum mantap melangkah menuju babak selanjutnya.

2. Menghindari pembicaraan penting

Dalam tiap hubungan asmara, akan ada pembicaraan tentang pernikahan, keuangan, keluarga dan teman, bahkan masa lalu dengan mantan. Topik-topik seperti ini memang berat, tapi inilah yang membuat Anda saling memahami cara berpikir satu sama lain.

Jika Anda sering menghindari pembicaraan penting seperti ini, atau bahkan bertengkar ketika membahasnya, mungkin ada yang perlu diperbaiki dari hubungan Anda. Tidak semuanya harus dibicarakan hingga tuntas, tapi bukan berarti dihindari sama sekali.

3. Mengabaikan teman demi pasangan

Setiap orang punya porsi yang berbeda-beda dalam membagi waktu antara teman dan pasangan. Tak jadi masalah bila Anda lebih sering bertemu pasangan dibandingkan teman. Masalahnya adalah apabila Anda mengabaikan teman sama sekali.

Hubungan Anda mungkin berjalan terlalu cepat jika Anda selalu menomorduakan teman demi pasangan. Padahal, hubungan asmara yang sehat seharusnya membuat Anda dapat menikmati waktu dengan diri sendiri dan teman-teman terdekat.

4. Anda baru saja putus

sikap pria saat putus cinta

Menjalin hubungan baru setelah putus bisa menjadi salah satu strategi jitu untuk move on. Siapa yang tahu, hubungan baru Anda mungkin saja membawa diri Anda berdua ke arah yang lebih baik. Akan tetapi, coba yakinkan diri Anda tentang hal ini.

Orang yang baru putus terkadang tidak sadar bahwa ia terlalu cepat mencari pasangan yang baru. Padahal, ia sedang merasa kesepian dan hanya memerlukan dukungan dari orang lain.

Dukungan tersebut sebetulnya tidak harus berasal dari pasangan yang baru.

5. Harus terus memberi kabar

Coba ingat kembali, apakah pasangan Anda terus-menerus minta dikabari dan mudah marah bila Anda lupa membalas chat dan menjawab telepon? Sikap posesif seperti ini ternyata juga dapat menandakan bahwa hubungan Anda berjalan terlalu cepat.

Menelepon pasangan karena Anda ingin mengobrol berbeda dengan menghubunginya karena terpaksa. Apabila terus mengabari pasangan karena takut ia marah, ini adalah tanda hubungan yang tidak sehat. Ada baiknya Anda membicarakan ini dengannya.

6. Sangat jarang bertengkar

Bertengkar dengan pasangan memang tidak mengenakkan, tapi pertengkaran adalah hal normal yang membuat hubungan Anda jadi lebih hidup. Dari sini, Anda memahami sikap pasangan saat ia marah, berbeda prinsip, atau menyelesaikan masalah.

Jika tidak pernah ada pertengkaran dalam hubungan Anda, berarti Anda masih perlu pacaran lebih lama sebelum bisa mengambil keputusan penting. Biarkan hubungan ini berjalan dahulu. Lambat laun, Anda akan menemui konflik yang sebetulnya bermanfaat.

7. Hanya berisi hubungan seksual

Hubungan seksual membuat Anda dan pasangan menjadi semakin dekat. Namun, bila satu-satunya hal yang membuat Anda berdua bertahan hanyalah kontak fisik, berarti ini merupakan hubungan yang tidak seimbang.

Hubungan asmara yang hanya berisikan kegiatan intim lama-kelamaan akan terasa membosankan, apalagi bila Anda belum memahami kekurangan satu sama lain. Coba tahan sedikit laju hubungan asmara Anda dan carilah kecocokan dalam hal lain.

Hubungan asmara yang sehat adalah yang seimbang, baik dari segi komunikasi, kontak fisik, dan lain-lain. Tanpa adanya keseimbangan, suatu hubungan akan berjalan terlalu cepat atau bahkan berubah menjadi tidak sehat.

Jika Anda merasa hubungan Anda saat ini berjalan terlalu cepat, coba sampaikan kegundahannya pada pasangan dan diskusikan bersama.

Tak perlu takut untuk sedikit berselisih paham, yang penting Anda berdua mau saling mendengarkan dan memahami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain Hubungan Seks, Ada Masalah Hubungan Asmara pada Penderita ADHD

Selain kehidupan seks, penderita ADHD juga memiliki sejumlah tantangan dalam menjalani hubungan asmara mereka dan berasal dari gejala yang dialami.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Hubungan Harmonis Pengaruhi Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara

Kanker payudara memberikan tantangan tersendiri dalam hubungan asmara. Namun, hubungan harmonis yang dimiliki pasien kanker payudara ternyata ada manfaatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kanker Payudara, Health Centers 10/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Flirting atau menggoda adalah bagian dari komunikasi, tetapi terkadang menjadi ambigu. Pahami apa saja alasan orang menggoda (flirting) ke orang lain, yuk!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 06/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Menjadi yang kedua atau diduakan mungkin jadi hal yang tak pernah Anda inginkan. Namun, nyatanya tidak dengan hubungan poliamori. Apa itu poliamori?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat jatuh cinta

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16/07/2020 . Waktu baca 5 menit
pasangan borderline personality disorder

Tips Awet Bersama Pasangan dengan Borderline Personality Disorder

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 05/07/2020 . Waktu baca 7 menit
fenomena bucin budak cinta

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . Waktu baca 7 menit
jual mahal berhasil

Tidak Selamanya Gagal, Ini Alasan Mengapa Jual Mahal Kadang Berhasil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit