Berhubungan Intim Setiap Hari, Apakah Sehat?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sehatkah jika berhubungan intim setiap hari? Tidak ada jawaban pasti untuk  pertanyaan ini. Sehat atau tidaknya berhubungan intim setiap hari, berbeda-beda efeknya bagi tiap orang. Yang jelas, jika Anda memang ingin berhubungan intim setiap hari baiknya ada kesepakatan antara Anda dan pasangan seks untuk melakukannya. Selama Anda berdua nyaman dengan frekuensi kegiatan seksual Anda, maka tidak perlu khawatir. Namun, jika Anda melihat bahwa aktivitas seksual Anda mengganggu pekerjaan Anda atau kehidupan sehari-hari, Anda bisa mempertimbangkan dengan penjelasan untung ruginya di bawah ini.

Manfaat berhubungan intim setiap hari

1. Menurunkan risiko kanker prostat

Menurut sebuah studi dari Harvard Medical School, pria yang ejakulasi lebih sering mengurangi risiko terkena kanker prostat sebesar 22 persen. Belum diketahui mengapa sebabnya, tetapi mencegah kanker prostat pada pria merupakan manfaat yang bisa Anda dapat selain seks yang nikmat.

2. Meredakan sakit PMS pada wanita

Manfaat satu ini ditujukan khusus kaum wanita. Berhubungan intim setap hari bisa berdampak baik mengurangi kram pada saat pra-menstruasi. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2000 menemukan bahwa 9 persen dari 1.900 wanita yang berhubungan intim lebih dari 3 kali dalam seminggu, merasakan bahwa kram perut akibat menstruasi berkurang secara signifikan dengan rutinnya seks yang mereka lakukan.

3. Melepas stress dan menurunkan tekanan darah tinggi

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Public Library of Science, ditemukan bahwa orang yang memiliki aktivitas seksual yang sering, memiliki tekanan darah lebih rendah dan kecenderungan stres yang lebih sedikit daripada orang yang jarang berhubungan intim. Saat berhubungan seks, tubuh Anda memproduksi dopamin, zat yang melawan hormon stres, endorfin dan oksitosin. Hormon-hormon ini dikeluarkan oleh kelenjar pituitari yang dapat membuat tubuh rileks.

4. Membuat panjang umur

Jantung yang sehat, otot yang lebih kuat, peningkatan sirkulasi oksigen, dan kebahagiaan yang dirasakan adalah beberapa faktor yang membuat panjang umur dan bisa Anda dapatkan dengan melakukan seks setiap hari. Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Medical Journal mengungkapkan, bahwa pria yang melakukan hubungan seks sering, hidup dua kali lebih lama daripada mereka yang jarang berhubungan intim

Risiko berhubungan intim setiap hari

1. Bahaya infeksi saluran kencing

ISK atau infeksi saluran kencing dapat menjadi salah satu risiko penyakit yang akan menyerang akibat berhubungan intim setiap hari, khususnya wanita. Infeksi ini disebabkan oleh virus yang menyerang uretra pada saluran kemih dan mengakibatkan sakit ketika buang air kecil. Untuk menghindari tertularnya infeksi saluran kemih, pastikan banyak mengonsumsi air putih, bersihkan kelamin sebelum dan sesudah berhubungan seks, dan jangan lupa untuk buang air kecil sesudah melakukan aktivitas seks di ranjang.

2. Sakit punggung

Setelah bertempur bersama pasangan dengan berbagai posisi dan gaya, sakit pada punggung masing-masing merupakan hal yang paling sering terjadi. Terlebih jika berhubungan intim dilakukan setiap hari. Baiknya, Anda melakukan seks dengan posisi dan gaya yang tidak terlalu memberikan banyak beban yang fokus menahan pada punggung Anda

3. Rambut rontok

Berhubungan intim setiap hari pada dasarnya meningkatkan hormon dihidrotestosteron (DHT) di dalam tubuh. Hormon ini dikenal berperan membunuh folikel rambut dan menyebabkan kebotakan pada pria dan wanita jika sering melakukan hubungan seks tiap hari.

4. Menurunkan kekebalan imun tubuh

Sistem imun atau kekebalan tubuh Anda dapat turun sebagai akibat dari terlalu banyak melakukan aktivitas seks. Prostaglandin E-2 sebagai salah satu hormon yang dilepaskan ke dalam aliran darah saat berhubungan seks, dapat menyebabkan melemahnya kekebalan tubuh, jaringan sel tubuh yang rusak, nyeri saraf dan otot, dan berkurangnya rangsangan seksual (ejakulasi jadi lebih lama).

Kesimpulannya

Dengan berhubungan intim setiap hari, risiko dan manfaat yang didapat pada dasarnya tergantung bagaimana Anda dan pasangan dapat rasakan. Jika keinginan tersebut memang sebagai bukti kasih sayang Anda dan pasangan, abaikan risikonya, lakukan dengan senang hati. Namun, jika Anda atau pasangan tidak merasakan banyak manfaat, Anda harus ingat berhubungan intim bukan satu-satunya faktor Anda dan pasangan bisa bahagia. Jangan lupa perhatikan kesehatan fisik dan mental Anda ketika memutuskan untuk melakukan aktivitas ranjang setiap hari.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit