Masih Ingin Merokok? Ini Akibatnya pada Sperma dan Kesuburan Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Merokok telah dibuktikan oleh begitu banyak penelitian bisa membahayakan kesehatan dan kesuburan. Khususnya bagi pria perokok, kandungan racun dalam rokok bisa merusak sperma sehingga menyempitkan peluang Anda menghasilkan keturunan. Apa sebenarnya efek nikotin pada sperma perokok?

Sperma perokok aktif lebih sulit membuahi sel telur wanita

Di setiap bungkus rokok telah diperingati kalau merokok menyebabkan impotensi. Tapi masalahnya tidak cuma berhenti sampai di situ. 

Sebuah studi mengatakan bahwa sperma orang yang merokok kualitasnya kurang subur dibanding pria yang tidak merokok. Kemungkinan, meski penis masih bisa ereksi dan berejakulasi seperti biasa, tetap kecil peluangnya bagi sperma perokok untuk sukses bertahan hidup dalam tubuh wanita sampai bisa tiba di rahim dan membuahi sel telur.

Faktanya, sel sperma manusia terdiri dari dua protein kecil yang disebut protamine 1 dan protamine 2. Keduanya bertugas saling menjaga satu sama lain agar seimbang. Tim peneliti yang dipimpin oleh Mohamad Eid Hammadeh, PhD, profesor kebidanan dan ginekologi, di Universitas Saarland Jerman menemukan, sperma perokok lebih banyak mengandung protemin 1 daripada protamine 2 sangat sedikit.

Ketidakseimbangan ini membuat sperma-sperma tersebut sangat rentan terhadap kerusakan DNA. Temuan ini didapat setelah menguji 53 perokok berat dan 63 perokok tidak aktif.

Selain itu, di dalam DNA sperma umumnya terdapat jaringan alfabet (A,T,S,C,G) yang berfungsi sebagai molekul genetika. Pada perokok, DNA alfabet pada sperma banyak yang rusak, rata-rata kehilangan 1 sampai 2 huruf DNA.

Kerusakan DNA sperma menjadi salah satu faktor ketidaksuburan pria. Parahnya lagi, kerusakan DNA ini tidak bisa diperbaiki. Bahkan ketika dites di cawan petri oleh peneliti, sampel sperma yang rusak tetap tidak mampu menembus sel telur, sehingga berisiko tinggi mengalami keguguran.

Jumlah sperma perokok lebih sedikit daripada bukan perokok

Rokok tembakau telah terbukti menurunkan kualitas sperma perokok laki-laki. Tapi di saat yang bersamaan, rokok juga menurunkan jumlah sperma yang aktif. Zat dalam kandungan tembakau ditemukan bisa merusak antioksidan dalam air mani.

Antioksidan punya peran penting pada sperma laki-laki, yaitu melindungi sperma dari paparan radikal bebas. Antioksidan juga memengaruhi motilitas (kecepatan sperma untuk “berenang”) dan kemampuannya membuahi sel telur.

Lalu, ada bukti jelas lagi yang mengatakan kalau merokok ganja juga bisa mengurangi kesuburan pria. Kandungan zat di dalam ganja mampu mengubah kerja sistem kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin berfungsi mengatur hormon reproduksi dan kadar testosteron pria. Oleh karena itu, merokok ganja juga mampu mengurangi motilitas sperma dan kesuburan pria.

Apa sperma yang rusak bisa diperbaiki dengan suplemen antioksidan?

Seperti yang telah disinggung di atas, kalau antioksidan mampu menangkal radikal bebas yang dapat merusak sperma. Namun, apa bisa sperma diperbaiki hanya dengan minum suplemen antioksidan?

Profesor Hammadeh mengatakan kalau suplemen antioksidan tidak akan terlalu banyak memengaruhi kesuburan sperma. Suplemen antioksidan memiliki fungsi utama sebagai zat yang menurunkan risiko stress oksidatif karena merokok.

Jika kalau suatu pasangan ingin hamil dan subur, salah satu kunci utamanya adalah berhenti merokok dan hidup sehat. Hammadeh menyarankan untuk meningkatkan risiko kesuburan, ada baiknya berhenti merokok 3 bulan sebelum proses bayi tabung (IVF). Konsumsi juga vitamin C dan vitamin E yang bisa menambah manfaat kesuburan kedua pasangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit