Sexting Pertama Kali? Begini Caranya Supaya Aman

Oleh

Ada banyak cara untuk menambah keintiman bersama pasangan. Salah satunya adalah sexting. Bagi Anda yang belum pernah mencoba sexting bersama pasangan, pastikan Anda sudah tahu apa saja aturan mainnya. Pasalnya, Anda dan pasangan harus ekstra hati-hati. Kalau sembarangan bertukar pesan seksi, risikonya bisa macam-macam. Jadi, perhatikan baik-baik beragam tips cara sexting berikut ini sebelum mencobanya.  

Apa itu sexting?

Sexting diambil dari kata sex dan texting. Artinya adalah saling bertukar pesan singkat yang sifatnya erotis, seksual, dan intim lewat smartphone. Sexting juga kadang dibumbui dengan saling mengirimkan foto yang sensual atau foto bugil.

Buat apa sexting kalau bisa berhubungan seks langsung?

Sebelum mencoba sexting, mungkin Anda bertanya-tanya mengapa harus sexting jika Anda dan pasangan bisa berhubungan seks secara fisik. Ingat, sexting bukan pengganti seks, sama seperti bertukar pesan tidak bisa menggantikan komunikasi tatap muka. Sexting hanya dilakukan sebagai selingan dari menu utama Anda.

Sexting juga bisa dicoba jika Anda dan pasangan menjalani hubungan pernikahan jarak jauh atau long distance relationship (LDR). Bertukar pesan atau foto seksi bisa membantu Anda berdua mengekspresikan dan meluapkan gairah seksual bagi satu sama lain.

Selain itu, sexting juga bisa membantu Anda mengenal pasangan dan diri sendiri secara lebih mendalam. Pasalnya, saat sexting Anda harus menggunakan kata-kata untuk mengungkapkan pikiran Anda. Sementara saat berhubungan seks secara langsung, Anda dan pasangan mungkin cenderung tak banyak bicara dan tak mengungkapkan keinginan masing-masing dengan gamblang.

Cara sexting yang seksi tapi aman

Supaya bisa menikmati serunya sexting bersama pasangan, simak cara sexting aman bagi pemula berikut ini.

1. Jangan sexting karena terpaksa

Pastikan Anda dan pasangan sudah sama-sama siap dan mau bertukar pesan seksi. Jika masih ragu, katakan pada pasangan bahwa Anda belum siap. Anda juga sebaiknya tidak memaksa pasangan jika dirinya tidak merespon permintaan Anda. Sexting yang terpaksa tidak akan menghasilkan kenikmatan apapun.

2. Wujudkan fantasi seks Anda

Sexting adalah saat yang tepat untuk mewujudkan fantasi seks Anda. Ini karena saat sexting Anda bisa bebas berimajinasi dan menciptakan suasana sendiri. Misalnya Anda dan pasangan berfantasi untuk berhubungan seks di alam terbuka. Mintalah pasangan untuk membayangkan suasana pantai yang romantis.

3. Hindari pakai emoji

Menggunakan emoji ketika bertukar pesan seksi dengan pasangan bisa membuat sesi Anda dan jadi terasa hambar dan tidak spesial. Pasangan Anda justru akan lebih bergairah jika Anda mendeskripsikan perasaan serta apa yang sedang Anda lakukan dengan kata-kata.

4. Mulai pelan-pelan

Kalau Anda gugup, pelan-pelan saja. Mulailah dengan menanyakan pasangan pakaian apa yang sedang dikenakan atau kirimkan foto tempat tidur Anda berdua. Bangun suasana yang romantis dengan saling memuji tubuh satu sama lain. Dari situ, biarkan percakapan mengalir dengan sendirinya.

5. Jangan sexting sambil menyambi kegiatan lain

Tak ada yang lebih menyebalkan dan bikin gairah hilang selain pesan yang tak kunjung dibalas. Jadi, jangan sexting sambil mencicil pekerjaan atau menonton televisi. Usahakan untuk fokus pada pasangan dan balas pesannya secepat mungkin.

6. Jangan kirimkan foto dengan wajah Anda

Bila Anda dan pasangan sudah cukup percaya diri untuk kirim foto seksi, jangan sampai wajah Anda terlihat di foto. Ini penting untuk melindungi identitas Anda jika hal-hal yang tak diinginkan terjadi, misalnya jika foto tersebut tersebar atau dilihat orang lain.

7. Langsung hapus semua jejak sexting

Hapus semua percakapan, foto, atau video saat Anda sexting. Jangan menunda-nunda karena ingin mengenangnya kembali. Mungkin saja anak Anda secara tak sengaja melihat ponsel Anda yang tergeletak sembarangan. Atau Anda sendiri bisa saja salah pencet dan tanpa sengaja mengirimkan foto seksi Anda pada orang lain.  

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca