Ternyata Begini Cara Masturbasi yang Sehat untuk Penis

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Masturbasi atau onani masih dipandang sebagai topik yang tabu oleh sebagian kalangan. Onani adalah rangsangan diri ke alat kelamin untuk mencapai kenikmatan dan gairah seksual. Menurut sisi medis, aktivitas ini normal dan aman untuk dilakukan untuk mengatasi ketegangan seksual dan stres. Meski begitu, cara onani yang sehat sesuai medis tetap perlu dipahami agar tidak membahayakan kesehatan seksual Anda.

Apa yang dilakukan pria saat onani?

  • Onani melibatkan hasrat atau gairah seksual untuk menyentuh alat kelamin.
  • Kebanyakan kaum pria melakukannya dengan memegang kemaluan menggunakan tangan.
  • Para pria umumnya menggenggam atau meremas batang kemaluan dengan satu tangan atau di antara ibu jari dan jari tengah.
  • Sentuhan pertama ke kemaluan dilakukan secara perlahan-lahan. Hingga hasrat seksual memuncak yang menyebabkan gerakan tangan ke penis makin cepat.
  • Ketika mencapai puncak gairah seksual (orgasme), pria akan mengalami ejakulasi. Ejakulasi adalah keluarnya semen atau air mani, yaitu cairan pembawa sel-sel sperma. Air mani yang dikeluarkan umumnya sebanyak 5 ml, tapi bisa lebih banyak apabila pria tidak berejakulasi dalam kurun waktu tertentu.
  • Pada kasus tertentu, kaum pria berimajinasi seksual ketika beronani.

Bagaimana cara onani yang sehat dan benar?

Meskipun onani masih dianggap tabu, pandangan ini perlahan-lahan berubah seiring adanya fakta bahwa onani merupakan aktivitas seksual yang paling aman. Hal ini karena tidak melibatkan hubungan badan sehingga meminimalkan penyebaran penyakit kelamin dan menghindari kehamilan.

Tidak ada cara yang benar atau salah dalam melakukan onani. Namun, untuk menghindari hal-hal yang berbahaya. Pria harus mengetahui bagaimana cara onani yang sehat terutama tidak membahayakan penis atau diri Anda.

  • Jangan lakukan onani di tempat yang sempit dan jorok seperti toilet atau  WC umum atau tempat-tempat umum lainnya. Tempat ini berpotensi sebagai tempat bakteri dan virus pembawa penyakit.
  • Aktivitas ini sangat pribadi usahakan melakukannya di tempat yang tidak diketahui oleh orang lain. Anda harus menjaga privasi. Hal ini akan mempengaruhi psikologi orang lain ataupun Anda.
  • Hindari membawa orang lain saat Anda sedang onani. Perlu diketahui, onani yang melibatkan orang lain atau pasangan berisiko menularkan penyakit kelamin. Hal ini bisa terjadi jika ada kontak langsung dengan penderita penyakit kelamin atau tercampurnya cairan sperma dari satu orang ke yang lainnya.
  • Siapkan tissue, kain, atau benda-benda lembut yang dapat digunakan jika Anda perlu. Jangan menggunakan benda sembarangan terutama benda kotor atau yang cenderung membahayakan penis.
  • Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih untuk menjaga kebersihan area genital.
  • Lakukan perlahan. Sentuhan dan gesekan yang berulang-ulang secara kasar dapat mengakibatkan nyeri, memar, dan luka pada alat kemaluan. Kemungkinan cedera terburuk yang bisa terjadi pada alat kelamin diakibatkan oleh onani yang terlalu bersemangat.
  • Lakukanlah dengan posisi yang paling nyaman dan aman untuk Anda. Hindari posisi yang membahayakan penis atau meningkatkan risiko cedera.

Cara onani yang keliru bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan Anda. Hal ini juga dapat mengganggu kualitas hubungan pribadi, kehidupan sosial, bahkan merusak alat kelamin. Konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibatnya Jika Melakukan Seks Terlalu Sering?

Hubungan seks adalah salah satu faktor terpenting dalam keharmonisan rumah tangga. Namun apakah ada risikonya jika melakukan seks terlalu sering?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 2 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Masturbasi Bisa Memengaruhi Nafsu Seks?

Benar tidak, bahwa masturbasi memengaruhi nafsu seks seseorang? Apa benar masturbasi lebih baik dilakukan sebelum berhubungan seks?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 27 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Hanya Foreplay, Afterplay Setelah Seks Juga Tak Kalah Penting

Afterplay adalah salah satu tahapan yang paling sering diabaikan dari seks. Apakah Anda tahu bahwa afterplay setelah seks penting untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 25 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Penyakit Penyebab Disfungsi Ereksi Pada Pria

Ereksi sering disebut simbol kejantanan pria, namun tak semua pria bisa ereksi dengan baik. Berikut ini penyakit yang bisa jadi penyebab disfungsi ereksi.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Suami Istri Jarang Berhubungan Intim

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit
senam kegel pria

Manfaat Senam Kegel untuk Stamina Seks Pria dan Cara Melakukannya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit urologi

Gejala Penyakit Urologi, Dari Nyeri Buang Air Kecil Hingga Impotensi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 7 September 2020 . Waktu baca 10 menit