Panduan Aman dan Nyaman untuk Bercinta di Dalam Air

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Bercinta di dalam air, misalnya seperti di kolam renang, di dalam bak mandi, di tempat pemandian air hangat, ataupun di laut atau di danau alam terbuka lainnya, pasti menimbulkan sensasi menyenangkan bagi para penikmatnya. Namun, sebelum mulai mencoba bercinta di dalam air, ada beberapa petunjuk yang bisa Anda lakukan agar aman, nyaman dan menyenangkan. Simak panduan amannya di sini.

Bercinta di dalam air bisa aman kalau….

Bercumbu dan merasakan kenikmatan bercinta di dalam basahnya air kolam memang menyenangkan. Ini aman-aman saja dilakukan, namun tetap tidak bisa mencegah Anda dari yang namanya kehamilan. Anda bisa dengan aman berhubungan intim di dalam air dengan beberapa kondisi berikut ini:

  • Mengonsumsi pil KB atau alat pencegah kehamilan lainnya
  • Anda sudah menjalani vasektomi atau tubektomi
  • Anda menggunakan IUD

Tapi, perlu diingat bahwa metode pencegah kehamilan ini hanya akan melindungi Anda dari terjadinya kehamilan. Jadi, ini tidak akan menghindari Anda dari kuman dan bakteri lainnya yang bisa membuat iritasi alat kelamin Anda. Hal di atas juga tidak bisa mencegah Anda mencegah penularan penyakit kelamin dari pasangan Anda.

Bisa pakai kondom, tapi kondom jenis apa yang aman digunakan di dalam air?

Nah, Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk mencegah kehamilan saat bercinta di dalam air. Akan tetapi, Anda masih harus mencegah adanya risiko terkena penyakit kelamin saat berhubungan intim di dalam air. Anda bisa menggunakan kondom, tapi bukan asal kondom. Kondom lateks merupakan salah satu kondom yang bisa mencegah penyakit menular seksual. Namun sayang, produk kondom yang dijual di pasaran tidak diuji dan tes kelayakannya untuk digunakan di dalam air.

Dalam beberapa penelitian yang telah dilakukan, ada sebuah laporan yang menyatakan bahwa bahan kimia seperti klorin di kolam renang dapat menyebabkan kondom menjadi rentan sobek. Lalu, produk kosmetikseperti tabir surya dan krim tanning  juga bisa membuat kondom lateks rentan sobek.

Perhatikan juga suhu air di tempat Anda bercinta

Meski Anda sudah pakai kondom anti air ataupun kondom lateks, biasanya kondom juga akan bereaksi buruk dengan suhu air di sekitar tempat bercinta. Di suhu yang normal, kemungkinan kondom tidak akan rentan rusak. Akan tetapi, karena bak mandi, bak air panas, atau jacuzzi berisi air yang cukup hangat, ada kemungkinan panas ini dapat merusak kondom. Jadi pada dasarnya, suhu yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan peluang Anda mengalami kerusakan kondom saat berhubungan seks di bawah air. Selalu cek kondisi kondom ketika Anda bercinta di dalam air dengan suhu panas. Ganti kondom dalam beberapa waktu guna mencegah kerusakan atau kebocoran kondom.

Jangan lupa pakai pelumas!

Perlu diperhatikan juga, bahwa saat bercinta di dalam air, lubrikan alami pada vagina wanita akan mudah hilang terbilas air. Kondisi ini bisa membuat seks jadi terasa lebih sakit. Maka untuk mengantisipasi ini, gunakan pelumas berbasis silikon. Pelumas berbahan dasar silikon merupakan pelumas yang aman juga digunakan di kondom lateks. Silikon merupakan bahan yang kedap air dan bisa membuat vagina licin lebih lama daripada pelumas berbahan dasar air.

Lalu, apa solusi pengaman terbaik untuk bercinta di dalam air?

Kondom khusus perempuan adalah pengaman cocok digunakan untuk bercinta di dalam air. Kondom ini bentuknya mengikuti vagina dan terbuat dari bahan poliuretan. Selain itu, bahan poliuretan mampu menahan zat yang berbasis minyak di dalam air dan tidak akan menyebabkan kondom jadi pecah.

Jangan lupa, penggunaan kondom pria ataupun wanita harus dipakai sebelum Anda dan pasangan masuk ke dalam air. Cara ini bertujuan agar lubrikasi yang sudah ada di dalam kondom jadi tidak gampang hilang atau air tidak akan membuat kondom jadi gampang lepas.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca