Mungkinkah Kita Tidak Pernah Jatuh Cinta Sama Sekali?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jatuh cinta mampu membuat dunia kita jungkir balik. Atau bagi Anda yang belum menemukan pasangan, mungkin pernah sesekali berkhayal untuk menemukan belahan jiwa sehidup semati bagaikan plot-plot film drama romantis. Tapi tunggu dulu. Ternyata tidak semua orang merasakan hal yang sama. Orang-orang aromantis tidak bisa mengalami ketertarikan secara romantis pada orang lain.

Kenapa beberapa orang bisa tidak merasakan cinta romantis? Apakah orang-orang aromantis tidak mau mencintai orang lain hanya karena “takut jatuh cinta” alias sulit berkomitmen, atau hanya karena mereka belum bertemu dengan orang yang tepat saja? Eits. Bukan seperti itu. Simak lebih lanjut seputar aromantik di artikel ini.

Apa itu aromantis?

Aromantis adalah orang-orang yang tidak memiliki dan tidak merasakan ketertarikan romantis terhadap orang lain. Masih bingung?

Begini: Ketika Anda meyukai orang lain sebagai pasangan hidup potensial, ini disebut sebagai ketertarikan romantis. Ketertarikan romantis adalah respons emosional yang dialami oleh orang-orang pada umumnya, sehingga menghasilkan keinginan untuk menjalin hubungan asmara dengan orang tertentu, baik secara fisik maupun emosional — entah itu sebagai pacar atau pasangan resmi dalam hubungan rumah tangga.

Nah, orang-orang aromantis tidak bisa memiliki atau mengalami dorongan untuk menjalin asmara dengan orang lain. Bukannya mereka tidak memiliki koneksi emosional dengan orang lain, tapi memang tidak punya insting untuk lebih terkoneksi.

Bisakah orang aromantik menjalin hubungan asmara?

Namun ini bukan berarti orang aromantik sama tidak ingin berpacaran atau mengarungi rumah tangga. Aromantisme juga bukan sekadar masalah komitmen. Mereka hanya tidak bisa merasakan ketertarikan emosional yang diperlukan dalam hubungan asmara.

Alih-alih jatuh cinta pada seseorang dan menjadikannya sebagai pasangan hidup secara romantis, mereka menginginkan sebuah hubungan kemitraan platonik. Artinya mereka bisa menginginkan seorang pasangan hidup layaknya sebagai sahabat sejati untuk mendapatkan kepuasan emosional.

Orang-orang aromantis pun masih bisa merasakan ketertarikan fisik dan ketertarikan seksual. Bahkan mereka bisa merasa tertarik dengan kecerdasan dan kualitas kepribadian orang lain, tanpa merasa perlu membangun hubungan mendalam yang penuh keromantisan.

Mereka tetap bisa menjalin hubungan eksklusif dengan orang lain, baik dalam bentuk pacaran maupun rumah tangga. Namun tidak melibatkan kualitas emosional cinta romantis pada umumnya.

bertengkar dengan pasangan

Orang aromantis masih bisa mencintai orang lain

Cinta nonromantis bisa sama bergairah dan emosionalnya bagi beberapa orang aromantis seperti cinta romantis. Ini karena masyarakat masih sering mengaitkan daya tarik atau ketertarikan dengan cinta. Namun tidak hanya terbatas sampai di situ saja. Daya tarik bukanlah cinta. Ada jenis cinta selain cinta romantis. Misalnya mencintai orangtua, mencintai kakak-adik, mencintai orang lain murni hanya sebatas teman (cinta platonis), mencintai hewan, hingga mencintai diri sendiri.

Oleh karena itu, aromantics masih bisa mengalami dan merasakan cinta dengan cara yang tidak romantis. Tidak hanya mereka bisa merasakan semua jenis cinta yang berbeda ini, tapi orang-orang aromantis juga bisa merasakan cinta tetap sama kuatnya seperti cinta yang dirasakan oleh pasangan yang terlibat dalam hubungan asmara pada umumnya. Mereka tetap bisa mencintai teman, keluarga, anak, dan hewan peliharaan.

Aromantik tidak selalu aseksual

Aromantisme tidak berkaitan dengan orientasi seksual. Mungkin saja seseorang yang heteroseksual, homoseksual, atau biseksual mengidentifikasi dirinya sebagai aromantik.

Gairah dan ketertarikan seksual orang-orang aromantik tidak berbeda dengan orang-orang yang menjalani hubungan romantis. Mereka juga tetap menikmati atau menginginkan seks seperti orang lainnya.

Orang aromantik tidak mengalami daya tarik romantis. Sementara orang aseksual tidak mengalami daya tarik seksual. Aseksualitas adalah orientasi seksual, seperti heteroseksualitas atau homoseksualitas, yang ditandai dengan kurangnya atau tidak adanya ketertarikan seksual terhadap orang lain.

Seseorang bisa mengidentifikasi dirinya sebagai aromantik, tapi belum tentu aseksual. Ini berarti mereka memiliki ketertarikan seksual terhadap orang lain, tapi mereka hanya tidak memiliki ketertarikan romantis. Begitu juga sebaliknya. Orang aseksual ingin memiliki hubungan asmara dengan orang lain tanpa adanya kegiatan seksual.

Kenapa seseorang bisa menjadi aromantis?

Aromantisme tidak didefinisikan dari apakah seseorang pernah atau belum pernah berpacaran. Namun lebih kepada apakah orang tersebut ingin menjalin hubungan asmara. Jika seorang aromantik memutuskan untuk berhubungan asmara dengan orang lain, ia masih akan mengidentifikasi dirinya sebagai orang aromantik ketika menyudahi hubungan itu — karena aromantisme adalah bagian dari jati diri seseorang, bukan sebuah pilihan hidup.

Melabeli aromantisme sebagai kelainan atau kurang tepat karena seolah-olah ini adalah sebuah kondisi yang menyulitkan mereka yang memilikinya. Padahal, mereka yang mengidentifikasi diri sebagai aromantik sama sekali tidak merasa terganggu dengan jati diri mereka. Menurut definisi, sebuah gangguan kesehatan atau penyakit mental haruslah menjadi sesuatu yang menyebabkan penderitaan, kecacatan, atau menimbulkan risiko kesehatan terhadap orang yang memilikinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psst, Ini 5 Ciri Fisik yang Bisa Memikat Hati Dalam Sekali Lirikan

Biasanya paras wajah menjadi nilai daya tarik seksual pertama. Namun, tak hanya itu, berikut ciri lain yang bisa menjadi daya tarik lawan jenis Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 10 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Coba 8 Posisi Seks Panas Ini untuk Merangsang G-Spot Wanita

Orgasme dengan merangsang G-spot wanita memang agak menantang, tapi tak ada salahnya mencoba bukan? Berikut posisi seks yang tepat untuk mencapainya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Konten Bersponsor
merangsang G-spot
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Ukuran dan Letak Klitoris Wanita Ternyata Bisa Memengaruhi Orgasme

Berbagai penelitian menemukan fakta bahwa ukuran dan letak klitoris wanita dapat memengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 9 Mei 2018 . Waktu baca 3 menit

Benarkan Ukuran Vagina Menentukan Seberapa Hebatnya Orgasme Wanita?

Katanya, bentuk vagina yang sudah melar bisa memengaruhi orgasme dan membuat seks tidak lagi terasa nikmat. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

membunuh gairah seks

10 Penurun Gairah Seks yang Perlu Anda Hindari

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
masalah psikologis transgender

Masalah Psikologis Transgender: Depresi hingga Penyalahgunaan Obat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
wanita menjadi lesbian

Bagaimana Wanita Straight Berubah Orientasi Seksual Menjadi Lesbian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
cara meningkatkan daya tarik

Tak Perlu Minder, Ini 6 Cara Meningkatkan Daya Tarik Terhadap Lawan Jenis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit