Tak Semua Stress Itu Buruk: Cara Mendeteksi Stress Baik

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team

Pernahkah Anda mengalami tantangan yang rasanya membuat perut Anda dikocok? Seperti harus mengerjakan proyek besar demi kenaikan jabatan, menantikan kelahiran anak pertama, atau melakukan presentasi demi nilai akhir di hadapan dosen ‘killer’? Bisa Anda bayangkan apa yang Anda rasakan ketika itu? Tangan Anda basah karena keringat? Jantung Anda berdegup dengan kencang? Anda pasti nervous. Hal tersebut yang disebut dengan stress.

Apa itu stress?

Stress adalah proses yang dirasakan dan direspon oleh manusia mengenai suatu kejadian. Respon tersebut bisa jadi hal yang ‘menantang’ atau ‘mencelakakan’.

Mungkin biasanya Anda mengenal stres sebagai hal yang buruk; terutama pria, karena pria cenderung menganggap bahwa mengakui apa yang dirasakannya sebagai hal yang tidak maskulin, menurut Terrence Real, author dari I Don’t Want to Talk About It: Overcoming the Secret Legacy of Male Depression. Namun, stres adalah hal normal yang dirasakan oleh setiap manusia dan stres sendiri sebenarnya dibagi menjadi dua, distress (stres negatif) dan eustress (stres positif).

Apa itu stress positif (eustress)?

Perbedaan mendasar dari eustress dan distress sendiri adalah dari cara Anda mengolah kejadian yang menimpa diri Anda. Jika Anda menerimanya dengan perasaan berat hati, rasa takut, rasa ingin kabur, maka kemungkinan Anda mengalami distress. Hal paling bijak yang dapat Anda lakukan adalah menghadapi masalah langsung ke intinya atau “kabur” dan mencari hal yang dapat menjauhkan Anda dari sumber stres.

Tapi, jika Anda menerimanya tanpa rasa takut, dan Anda malah menjadi termotivasi, merasa hidup Anda penuh dengan tantangan yang harus Anda selesaikan seperti bermain video game, itulah eustress.

Apa ciri-ciri stress yang baik (eustress)?

Perlu Anda ketahui beberapa karakterisik dari eustress agar Anda lebih memahaminya dengan contoh kondisi Anda sehari-hari. Berikut adalah karakteristik dari eustress:

  • Memotivasi diri Anda
  • Membuat Anda merasa tergugah
  • Menaikkan performa Anda dalam bekerja
  • Biasanya terjadi hanya sebentar
  • Merupakan cara untuk menanggulangi stres itu sendiri

Eustress membuat Anda merasa harus mengerjakan proyek besar itu secara sungguh-sungguh, mencari uang untuk persalinan anak pertama Anda dengan semangat, atau mempersiapkan presentasi Anda dengan cermat.

Selain hal di atas, ada lagi beberapa contoh dari kondisi yang menyebabkan eustress, yaitu:

  • Memulai kerja di tempat baru
  • Pernikahan
  • Membeli rumah
  • Bepergian
  • Mencoba hobi baru

Stress yang buruk bisa diubah jadi stress yang baik

Kuncinya adalah merasakan bahwa diri Anda adalah seorang jagoan dalam video game; Anda harus merasa bahwa diri Anda “bisa”, dan melihat bahwa dari semua yang Anda alami sekarang pasti akan ada pelajaran yang Anda dapatkan demi masa depan yang lebih baik. Dengan mengubah pandangan Anda ke arah yang lebih positif, diharapkan Anda juga dapat memerangi rasa takut Anda menjadi rasa tertantang.

Gimana? Sekarang Anda sudah tahu bedanya, kan? Jangan pernah lupa batasan dalam hidup Anda. Terus berpikiran positif, namun tetap waspada dengan lingkungan. Berikan diri Anda ‘hadiah’ kecil yang biasanya Anda abaikan; tidur cukup, makanan sehat, banyak berkomunikasi dengan orang tersayang. Niscaya, hidup Anda juga akan lebih bahagia.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca