4 Cara Bijak Menghadapi Orangtua yang Kepergok Selingkuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/08/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Perselingkuhan bukanlah prahara yang mudah untuk dihadapi siapa pun. Apalagi bila yang selingkuh adalah orangtua sendiri. Sebagai anak, wajar bila Anda merasa marah, sedih, dan kecewa. Namun, jangan langsung bertindak gegabah saat menghadapi orangtua yang kepergok selingkuh.

Harus bersikap bagaimana jika memergoki orangtua selingkuh?

Pahit memang saat tahu orangtua yang selama ini begitu kita hormati dan sayangi kepergok selingkuh dengan orang lain. Terlebih bila selama ini hubungan orangtua Anda terlihat baik-baik saja dan harmonis.

Anda mungkin merasa bingung, marah, kecewa, dikhianati, atau bahkan malu karena orangtua tidak bisa setia dengan satu pasangan saja. Perasaan yang campur aduk ini bisa saja membuat Anda kalut dan sulit untuk berpikir jernih. Namun, jangan sampai hal tersebut membutakan akal sehat Anda.

Supaya tidak salah bertindak, berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan ketika menghadapi ortu yang kepergok selingkuh.

1. Jangan langsung menghakimi

Jangan langsung menyimpulkan apa yang dilakukan orangtua Anda itu salah dan memalukan. Pahami dulu bahwa mungkin ada alasan kuat di balik perselingkuhan itu yang tidak pernah Anda ketahui sebelumnya.

Setiap hubungan asmara punya dinamika dan masalahnya tersendiri yang mungkin tidak bisa diceritakan atau diutarakan ke orang lain. Apalagi ke anak sendiri.

Bisa saja kedua orangtua Anda sebenarnya sudah memiliki masalah serius sejak dulu. Namun, disembunyikan dari Anda sehingga seolah hubungan mereka berdua baik-baik saja.

Oleh sebab itu ketika memergoki orangtua berselingkuh, sebaiknya jangan langsung menuduh yang macam-macam dulu.

2. Jangan memihak

Siapa pun pihak yang selingkuh dan diselingkuhi, sebagai anak Anda harus bersikap netral. Berpihak di salah satu kubu justru akan semakin memperkeruh masalah.

Meski sulit menahan emosi yang kian membara, beri waktu bagi kedua orangtua Anda untuk menyelesaikan masalahnya sendiri secara dewasa. Biarkan permasalahan ini menjadi tanggung jawab mereka berdua.

Jadi, Anda tak perlu jadi agen mata-mata untuk mengumpulkan bukti salah satu orangtua yang kepergok selingkuh.

3. Ajak orangtua bicara empat mata

Supaya tidak kepikiran terus, Anda bisa mengajak pihak orangtua yang kepergok selingkuh untuk berdiskusi. Namun, pastikan emosi Anda sudah lebih stabil, ya.

Carilah waktu dan tempat yang nyaman untuk mengajak orangtua bicara empat mata. Nah setelah itu, tetap jangan langsung menyerang atau menuduhnya sambil emosi. Selain tidak sopan, tabiat ini tidak akan memperbaiki keadaan.

Mulailah dengan obrolan yang ringan. Tak ada salahnya untuk menanyakan kesehatan atau perihal pekerjaannya di kantor. Intinya, awali pembicaraan dengan hal-hal yang menyenangkan terlebih dahulu sehingga suasana tidak begitu tegang.

Di saat yang pas, barulah perlahan masuk ke topik perselingkuhan itu. Sampaikan dengan sopan semua unek-unek yang Anda rasakan selama ini. Bila orangtua Anda menolak untuk diajak berdiskusi, jangan langsung emosi.

Ingat, orangtua juga manusia biasa yang bisa saja merasa gugup, terkejut, atau bahkan malu ketika kepergok selingkuh oleh anaknya sendiri.

4. Curhat ke orang yang dipercaya

Jangan ragu untuk mencurahkan perasaan Anda ke orang-orang terdekat yang Anda percaya. Entah itu pasangan sendiri ataupun sahabat.

Dukungan dari orang-orang terdekat dapat menyuntikkan energi positif di tengah carut-marutnya perasaan Anda menghadapi kenyataan perselingkuhan orangtua. Di samping itu, dukungan ini juga dapat membuat Anda merasa lebih tenang karena merasa masih dikelilingi oleh orang-orang terkasih.

Menemui psikolog juga bisa jadi pilihan terbaik untuk menata hati yang sedang hancur. Psikolog dapat membantu Anda melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Hal ini karena psikolog merupakan sosok yang netral. Seberapa pun berat masalah yang Anda alami, mereka tidak akan menghakimi Anda.

Psikolog pun dapat menjamin kerahasiaan masalah dan membantu Anda untuk mengendalikan emosi yang menggebu-gebu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Sekali Selingkuh, Pasti Nanti Akan Selingkuh Lagi dan Lagi?

Banyak yang bilang sekali selingkuh, orang pasti akan selingkuh lagi nantinya. Benarkah begitu? Apa kata para ahli soal dugaan ini? Cari tahu di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14/04/2018 . Waktu baca 4 menit

Dampak Perselingkuhan Orangtua pada Psikologis Anak

Perselingkuhan bukan cuma mengkhianati kepercayaan pasangan, tapi juga putra dan putri Anda. Begini dampaknya pada anak bila orangtua selingkuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Parenting, Tips Parenting, Psikologi 25/02/2018 . Waktu baca 4 menit

Psst, Perselingkuhan Ada Banyak Jenisnya. Anda Sudah Tahu Berapa Jenis?

Jangan salah, selingkuh itu bukan cuma soal jalan berdua dengan mantan atau punya "simpanan". Ternyata jenis perselingkuhan itu ada banyak. Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24/01/2018 . Waktu baca 4 menit

5 Tanda Pasangan Anda Sedang Memendam Rasa Dengan Orang Lain

Pasangan Anda berubah? Bisa saja ia sedang selingkuh hati. Bagaimana ciri-ciri orang yang sedang selingkuh pakai hati? Simak tanda-tandanya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14/09/2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Benarkah Tebar Pesona Termasuk Selingkuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Cara Menghindari Perselingkuhan Akibat Godaan Orang Ketiga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/02/2020 . Waktu baca 5 menit
poliamori dan selingkuh

Hubungan Poliamori dan Selingkuh, Mirip Tapi Prinsipnya Berbeda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 09/02/2020 . Waktu baca 4 menit
memaafkan pasangan yang selingkuh

Mengapa Ada Orang yang Bisa Memaafkan Pasangan Setelah Diselingkuhi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 26/10/2019 . Waktu baca 4 menit