Trik Mengatasi Sifat Suka Menunda Pekerjaan atau Procrastinate

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bagaimana cara mengatasi sifat suka menunda pekerjaan? Simak tips dan trik berikut agar Anda tidak lagi mengerjakan tugas hingga batas tenggat atau sering disebut sebagai procrastinate.

Tips mengatasi sifat suka menunda pekerjaan (procrastinate)

tipe orang yang suka menunda pekerjaan

Dalam dunia psikologi, orang yang sering menunda-nunda cenderung berpikir bahwa mereka membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. 

Mungkin hal tersebut memang benar, tetapi kebiasaan tersebut ternyata berhubungan dengan pandangan seseorang melihat tugas tersebut, apakah terasa sulit atau tidak, sehingga tidak bersemangatAkibatnya, mereka suka menunda pekerjaan yang seharusnya tidak memakan waktu yang lama. 

Menurut artikel dari Princeton University, kebiasaan buruk ini berkaitan erat dengan cara mengelola waktu dan alasan psikologi. Selain itu, menunda pekerjaan juga dapat diperburuk oleh sistem sekolah atau kantor yang menuntut pelajar dan pegawainya mendapatkan nilai yang tinggi. 

Tidak perlu khawatir, Anda masih bisa mengatasi sifat suka menunda pekerjaan dengan cara berikut:

1. Mengatasi sikap suka menunda pekerjaan dengan membuat daftar prioritas

Salah satu cara mengatasi procrastinate supaya Anda tidak lagi suka menunda pekerjaan adalah membuat daftar prioritas. 

Anda bisa memulai dengan membuat apa saja tugas yang harus dikerjakan. Bila perlu, masukkan tanggal setiap pekerjaan, kapan harus dikumpulkan atau pengeditan terakhir. 

Biasanya, cara ini digunakan oleh para pekerja lepas yang mengambil banyak proyek dari berbagai perusahaan. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan berapa lama setiap tugas akan selesai. 

Setiap tugas memiliki tingkat kesulitan masing-masing, sehingga lebih baik Anda mempercepat pengerjaan tugas 2-3 hari sebelum tenggat waktu tiba. 

2. Mengelola waktu dengan baik

cara mengatur waktu kerja

Selain membuat daftar prioritas, kunci supaya Anda mengatasi sifat suka menunda pekerjaan adalah mengelola waktu dengan baik. 

Manajemen waktu yang buruk tidak jarang menjadi salah satu penyebab mengapa Anda terbiasa menumpuk pekerjaan. Memang tidak semua metode mengelola waktu akan membantu Anda mengatasi kebiasaan buruk ini. 

Namun, ada beberapa teknik yang bisa dicoba demi menghilangkan sifat procrastinate dalam diri Anda. 

Misalnya, ketika Anda mendapatkan sebuah pekerjaan yang cukup besar dan memakan waktu yang tidak sebentar, pecahkan pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian. 

Anda bisa mulai dari hal-hal kecil terlebih dahulu, seperti hal apa yang harus dilakukan dan persediaan seperti apa yang harus didapatkan ketika mengadakan acara keluarga besar.

Lakukan setiap pekerjaan secara bertahap. Bila perlu, kerjakan yang menurut Anda paling mudah agar ketika sampai di bagian tersulit waktu yang Anda miliki masih cukup.  

3. Mencari alasan agar termotivasi

semangat kerja

Mencari alasan agar Anda termotivasi ternyata menjadi salah satu cara mengatasi sifat suka menunda pekerjaan. 

Anda dapat mencari sebuah alasan yang memotivasi diri dan mencapai pada pikiran yang positif, produktif, dan berharap hasilnya memuaskan. Biasanya, alasan yang memotivasi akan berbeda dengan mengerjakan tugas karena takut gagal atau membuat orangtua marah. 

Kedua alasan tersebut memang cukup kuat, tetapi justru bisa membuat usaha Anda menjadi tidak produktif. Misalnya, Anda mengerjakan tugas karena takut terlihat bodoh, sehingga memilih untuk tidak bertanya atau mempelajari hal-hal baru. 

Alih-alih mendasari setiap perbuatan Anda dengan perasaan seperti itu, cobalah untuk melihat dan mengetahui alasan pribadi apa yang membuat pekerjaan ini terasa ringan. 

Selain itu, singkirkan barang-barang yang dapat membuat fokus Anda terpecah untuk sementara waktu, seperti ponsel atau internet. 

4. Menghargai usaha sendiri

tips keselamatan diri di konser

Jangan lupa untuk selalu menghargai usaha yang telah diperbuat supaya Anda tidak lagi ‘hobi’ menunda pekerjaan setelah tugas selesai. 

Setelah berhasil menyingkirkan apa yang menghalangi Anda mengerjakan tugas dan menyelesaikannya, berikan kesempatan untuk diri sendiri menikmati hal yang menyenangkan. 

Misalnya, menonton konser, bermain konsol permainan, ataupun sekadar memeriksa media sosial Anda. 

Alih-alih menggunakan kesenangan tersebut sebagai batu penghalang, Anda bisa memakainya sebagai cara untuk menghargai kerja keras. 

Contohnya, Anda sepakat setelah berhasil mengerjakan presentasi untuk klien baru minggu ini, menonton bersama teman adalah ‘hadiah’ yang ditunggu-tunggu. Dengan begitu, hadiah tersebut menjadi alasan yang membuat Anda tetap produktif mengerjakan sesuatu. 

5. Realistis

Menjadi realistis saat mengerjakan sesuatu ternyata juga bisa menjadi cara mengatasi sifat suka menunda pekerjaan. 

Berharap segalanya sempurna memang baik, tetapi terlalu berharap ternyata tidak jarang membuat seseorang menunggu semuanya sempurna untuk melanjutkan. Jika tidak sempurna, keinginan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut menjadi berkurang dan tidak selesai. 

Oleh karena itu, menjadi realistis setidaknya dapat membuat Anda lebih fokus untuk menjadi lebih baik dibandingkan sempurna. Artinya, Anda bisa tetap berjuang dan mempersiapkan kondisi dengan baik agar tetap fokus menyelesaikan pekerjaan yang lebih baik. 

Jika Anda merasa tidak dapat menjadi produktif supaya tidak lagi menunda pekerjaan, mungkin meminta bantuan kepada orang lain adalah solusi lainnya. Setidaknya, dengan begitu mereka dapat menjadi pengingat Anda untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan berkualitas.

Sumber Foto: The Balance Careers

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Buat Anda yang Malas, Simak 11 Trik Ini untuk Memaksakan Diri Hidup Aktif

Menumbuhkan niat untuk mulai olahraga teratur itu susah-susah gampang. Supaya olahraga jadi lebih mudah, intip berbagai trik jitu ini saja, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 17/07/2017 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Meningkatkan Motivasi Diri untuk Mencapai Suatu Target

Motivasi adalah alasan Anda melakukan berbagai tindakan. Lalu apa sih hal yang dapat meningkatkan motivasi diri? Berikut adalah penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Psikologi 25/05/2017 . Waktu baca 4 menit

Hobi Menunda-nunda Pekerjaan Bisa Jadi Tanda Depresi

Ada kalanya kita merasa lelah dan jenuh bekerja. Tapi hati-hati, terlalu sering menunda-nunda pekerjaan bisa jadi tanda depresi.

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Psikologi 01/05/2017 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Memiliki Keteguhan Hati Sebagai Kunci Sukses Kehidupan

Siapapun yang ingin meraih kesuksesan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Kenapa memiliki tekad kuat itu penting?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Psikologi 04/04/2017 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tipe orang yang suka menunda pekerjaan

6 Tipe Orang yang Suka Menunda Pekerjaan (Hayo, Anda yang Mana?)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 27/09/2019 . Waktu baca 5 menit
hidup dan kerja seimbang

5 Tanda yang Muncul Ketika Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi Tak Lagi Seimbang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 07/06/2019 . Waktu baca 5 menit
efek lembur kerja di rumah

“Hobi” Lanjut Kerja Lembur di Rumah Bikin Anda Tak Pernah Tidur Nyenyak, Kata Peneliti

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/08/2018 . Waktu baca 6 menit
motivasi olahraga saat depresi

6 Tips Memotivasi Diri untuk Berolahraga Saat Anda Memiliki Depresi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2018 . Waktu baca 5 menit