Apakah Anda Termasuk Orang Ambivert? Kenali 3 Cirinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Di tengah-tengah kepribadian ekstrovert dan introvert, ada kepribadian ambivert. Meski namanya kurang populer terdengar di telinga, Anda mungkin adalah salah satu orang yang punya kepribadian ini. Yuk, cek ciri-ciri kepribadian ambivert berikut ini.

Tanda dan ciri orang punya kepribadian ambivert

Tipe kepribadian introvert dan ekstrovert, pertama kali dibentuk atas gagasan seorang psikiater bernama Swiss Carl G. Jung pada tahun 1900-an. Orang yang introvert digambarkan lebih suka menyendiri, sementara orang yang ekstrovert cenderung lebih suka bersosialisasi dengan orang lain.

Namun, tidak semua orang dapat dikategorikan sebagai orang yang introvert maupun ekstrovert. Ada beberapa orang yang perilakunya bisa mengarah ke ekstrovert maupun introvert tergantung pada situasi tertentu. Inilah yang dikenal dengan kepribadian ambivert.

Seperti apa orang yang ambivert itu? Dilansir dari laman Health Line, ada beberapa perilaku yang menunjukkan bahwa Anda termasuk orang yang ambivert, antara lain:

1. Pendengar sekaligus pembicara yang baik

Orang yang ekstrovert lebih suka berbicara lebih banyak, sedangkan orang yang introvert cenderung lebih suka mengamati dan mendengarkan. Bagaimana dengan orang yang ambivert?

Mereka adalah pendengar sekaligus pembicara yang baik. Artinya, mereka tahu kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkan pendapat dan mendengarkan pendapat orang lain.

Mereka cenderung berpikir lebih dulu sebelum berucap dan dapat menjelaskan apa yang ia pikirkan secara bebas.

2. Nyaman bersosialisasi tapi juga butuh waktu menyendiri

Orang yang ambivert akan merasa nyaman dengan segala situasi, baik saat di keramaian bersama orang lain maupun menghabiskan waktu sendiri. Namun, kecendurangan dirinya sewaktu-waktu dapat berubah sesuai mood saat itu.

Jika seorang ambivert merasa lelah menghabiskan waktu bersama orang lain, ia akan menyisihkan waktu untuk dihabiskan sendirian.

3. Seorang “mood maker” yang mudah berempati

Orang ekstrovert cepat menawarkan solusi begitu temannya menghadapi masalah, sementara orang-orang introvert lebih cenderung menjadi tempat curhat karena mereka adalah pendengar yang ulung.

Nah, orang yang ambivert cenderung lebih dulu mendengarkan masalah secara keseluruhan, mengajukan pertanyaan, barulah mencoba memberikan solusi.

Seorang yang ambivert dapat membantu memecah kesunyian yang canggung. Hal ini memungkinakan orang yang introvert merasa nyaman untuk terlibat lebih lanjut dalam percakapan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Akibat Jika Anda Terlalu Sering Menahan Kencing

Kebiasaan seseorang menahan kencing dapat memberikan akibat yang serius yaitu munculnya penyakit dalam sistem urologi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
nyetrum ketika disentuh

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit