Mengenal Ometaphobia, Ketika Seseorang Takut Berlebihan pada Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Fobia didefinisikan sebagai sebuah ketakutan berlebih terhadap sesuatu. Biasanya, obyek atau situasi yang ditakuti memang hal yang juga kerap dihindari oleh banyak orang seperti ular, laba-laba, atau ketinggian. Namun, bagaimana jika ada seseorang yang fobia pada mata? Disebut dengan nama ommetaphobia, simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu ommetaphobia?

ommetaphobia
Sumber: AC Lens

Fobia ini mungkin terdengar konyol dan tak masuk akal bagi Anda. Nyatanya, fobia bisa muncul terhadap hal apapun, tak terkecuali pada salah satu bagian dari tubuh Anda.

Ommetaphobia, atau takut pada mata, merupakan fobia yang membuat seseorang merasa khawatir dengan keadaan matanya setiap saat.

Mereka selalu merasa cemas akan mengalami gangguan atau kehilangan penglihatannya, sehingga kebanyakan dari mereka biasanya akan selalu menggunakan kacamata hitam demi melindungi matanya.

Orang-orang dengan ommetaphobia kerap kesulitan saat melakukan beberapa hal kecil seperti menyentuh sekitar kelopak atau meneteskan obat ke mata. Pergi ke dokter mata menjadi kegiatan yang sangat menakutkan, bahkan mereka bisa saja memunculkan reaksi panik yang tak biasa saat mata mereka terpapar debu.

Terkadang mereka juga menghindari kontak mata dengan orang lain. Jika terus-terusan terjadi, dampaknya tentu akan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup sehari-hari. Mereka bisa saja tak mau berhubungan secara langsung dengan orang lain karena takut hal ini akan memicu fobia.

Berbagai penyebab ommetaphobia

stres ibu rumah tangga

Terdapat banyak faktor yang memungkinkan seseorang untuk mengalami fobia ini. Berikut adalah beberapa di antaranya yang paling umum:

  • Pengalaman traumatis. Sama seperti fobia lainnya, orang dengan ommetaphobia mungkin pernah mengalami peristiwa traumatis yang berhubungan dengan mata di masa lalu. Peristiwa tersebut bisa berupa riwayat penyakit mata atau kecelakaan yang pernah dialami oleh penderita, bisa juga dari melihat hal-hal menakutkan yang terjadi pada mata orang lain.
  • Keturunan. Fobia dapat muncul ketika penderita memiliki ayah, ibu, atau saudara yang juga memiliki fobia ini.
  • Berada di bawah pengasuhan orang dengan ommetaphobia. Ketika seorang anak tinggal dan tumbuh besar bersama seseorang yang memiliki fobia ini, terdapat kemungkinan bahwa ketakutan tersebut bisa ditularkan dan muncul saat anak beranjak dewasa.
  • Film dan media lainnya. Banyak film horor terutama dengan unsur kekerasan yang menampilkan adegan penyiksaan sadis termasuk penyerangan pada bagian mata.
  • Fobia sosial. Salah satu hal yang juga bisa memicu fobia mata adalah ketakutan berlebihan terhadap situasi sosial atau kegiatan yang mengharuskan mereka berkomunikasi dengan orang lain secara empat mata. Orang yang juga mengalami hal ini tentu harus segera melakukan penanganan karena fobia ini termasuk ke dalam fobia kompleks.

Gejala yang dialami

Seringnya, gejala yang dialami muncul tiba-tiba, ini disebabkan karena terkadang ommetaphobia bisa muncul ketika seseorang memikirkan kemungkinan hal-hal menyeramkan yang bisa terjadi pada mata mereka. Beberapa gejala fobia ini adalah:

  • Serangan panik
  • Keringat dingin
  • Tubuh bergetar
  • Sulit bernafas
  • Detak jantung yang lebih cepat
  • Sesak atau nyeri di dada
  • Mual
  • Pusing
  • Perasaan seperti lumpuh sementara dan tidak dapat berbicara
  • Mulut kering
  • Otot menegang

Tentunya gejala tak hanya muncul dan terlihat secara fisik, tapi juga secara psikologis. Mereka akan hilang kendali atas dirinya sendiri, perasaan seperti hilang harapan, linglung, dan ketakutan karena merasa dirinya akan mati dalam waktu dekat.

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi ommetaphobia

terapi untuk ommetaphobia

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi fobia. Biasanya, penderita akan membutuhkan penanganan dengan bantuan tenaga profesional. Berbagai jenis terapi seperti terapi bicara (konseling) dan terapi kognitif perilaku (CBT) merupakan hal yang umum dijalani orang-orang dengan ommetaphobia.

Terapi bertujuan untuk membantu Anda mengubah pola pikir terhadap obyek yang ditakuti serta mempelajari cara agar penderita tidak lagi menghindar dari pemicu fobia.

Terapi CBT juga membantu Anda dalam mengendalikan pikiran negatif dan menghadapi dengan cara yang baru saat dipertemukan dengan obyek ketakutan.

Orang-orang dengan ommetaphobia juga disarankan untuk melakukan latihan meditasi atau yoga yang bisa membantu menghasilkan efek terapi yang lebih baik.

Pada kasus yang lebih parah, terutama yang disertai dengan gangguan kecemasan dan depresi, dokter mungkin akan memberikan obat-obatan seperti antidepresan, transquillisers, dan beta-blocker.

Meski demikian, beberapa obat-obatan ini hanya bisa memberikan solusi dalam jangka pendek. Terapi rutin tetap menjadi cara yang paling efektif untuk mengatasi fobia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Fobia Ular

Rasa takut pada ular sangatlah wajar, tapi ketakutan yang menjadi fobia dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Apa saja penyebab dan cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Menghadapi Ketakutan Saat Anda Mau Disuntik

Tidak semua orang berani untuk disuntik. Jika Anda memang takut disuntik, lihat tips mengatasi ketakutan tersebut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan antara Fobia dan Rasa Takut

Banyak orang yang mengira bahwa ketakutan biasa dan fobia hampir mirip. Ternyata, beberapa penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara fobia dan takut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 13 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Sangat Takut Dengan Darah, Bahkan Sampai Pingsan?

Darah memiliki peran penting, seperti menyuplai oksigen dan nutrisi makanan keseluruh tubuh. Namun, ada orang yang sangat takut dengan darah. Apa sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 24 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

somniphobia

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
perkembangan psikologi anak

Mengenal Pedophobia, Ketakutan Terhadap Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 15 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
automatonophobia

Automatonophobia, Takut Pada Benda yang Mirip Manusia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 6 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
cherophobia adalah

Cherophobia Adalah Fobia yang Membuat Anda Takut Bahagia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit