10 Langkah Mengendalikan Amarah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda tidak dapat mengatasi kemarahan, ini dapat menyebabkan banyak masalah seperti terganggunya hubungan sosial dengan teman-teman, anggota keluarga atau rekan-rekan, serta dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Masalah pengendalian amarah adalah suatu penyakit mental yang tidak boleh diabaikan. Apabila Anda mulai merasa tidak dapat mengendalikan amarah Anda, pertimbangkan beberapa tips berikut:

Ekspresikan kemarahan Anda setelah Anda tenang

Pastikan Anda berpikir dengan jernih dan hati-hati tentang masalah sebelum mengeluarkan kemarahan Anda. Cobalah untuk tetap tenang saat Anda menyatakan kekhawatiran dan keinginan Anda. Penting untuk tidak menyakiti atau mengendalikan orang lain dengan kemarahan Anda.

Berpikir dahulu sebelum berbicara

Mudah untuk mengatakan hal-hal yang menyakitkan dan akan Anda sesali saat Anda marah. Sebelum berkata-kata, ambil waktu untuk memikirkan apakah perkataan Anda dapat diterima atau tidak. Anda dapat merefleksikan diri apabila situasi yang serupa pernah terjadi yang Anda gunakan untuk mengeluarkan amarah Anda.

Hidup sehat

Olahraga dan aktivitas fisik dapat melepaskan stress dengan efektif. Anda dapat berolahraga, berjalan atau berlari. Semakin Anda merasa stress, semakin mudah Anda marah pada orang lain. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk latihan fisik setiap hari.

Mengerti akar penyebab kemarahan

Mengerti mengapa Anda marah dan dalam situasi apa dapat membantu Anda mencegah kemarahan. Jika Anda tetap merasa marah tanpa memiliki alasan yang jelas, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

Mengidentifikasi solusi yang memungkinkan

Daripada menyesali apa yang telah terjadi, Anda dapat mencoba menyelesaikan masalah. Ingatkan diri Anda bahwa kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya memperburuk kondisi.

Berlatih ketrampilan relaksasi

Berlatihlah teknik deep breathing atau membayangkan situasi yang menenangkan dapat membantu menenangkan Anda. Beberapa orang mencoba mendengarkan musik, membaca buku, menulis jurnal atau berlatih yoga, yang dapat membantu relaksasi.

Jangan menyimpan dendam

Cobalah untuk tidak membiarkan kemarahan dan perasaan negatif menutupi perasaan postif. Anda dapat mengingat bahwa memaafkan adalah kunci yang dapat melepaskan ketegangan dan jangan biarkan diri Anda tenggelam dalam sakit hati atau merasa tidak adil.

Gunakan humor untuk melepas tensi

Humor dapat membantu Anda menghadapi hal yang membuat Anda marah. Ingatlah bahwa setiap ketegangan dapat dikurangi dengan senyuman atau pandangan yang positif terhadap situasi.

Hargai orang lain

Hindari mengkritik atau menyalahkan orang lain yang dapat meningkatkan ketegangan dan menunjukkan Anda tidak menghargai orang lain. Cobalah untuk mengerti masalah Anda sendiri sebelum menghakimi orang lain. Walau Anda sedang marah, namun Anda dapat menunjukkan sopan santun dan rasa hormat Anda sehingga tidak merusak hubungan sosial Anda dengan orang lain.

Ketahui kapan perlu mencari bantuan

Belajar mengendalikan kemarahan adalah tantangan bagi setiap orang. Pertimbangkan untuk mencari bantuan dalam mengatasi masalah kemarahan jika kemarahan Anda tidak terkendali, membuat Anda melakukan hal-hal yang membuat Anda menyesal atau menyakiti orang di sekitar Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit