home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Langkah Penting untuk Merawat Luka Bekas Tindikan

5 Langkah Penting untuk Merawat Luka Bekas Tindikan

Meskipun banyak yang mengatakan kalau ditindik alias piercing itu sakit, banyak juga orang yang melakukan tindik di berbagai anggota tubuhnya. Nah, hal yang harus diperhatikan selain rasa sakit dan keberanian untuk menindik adalah merawat luka bekas tindik. Salah-salah merawat luka tindikan, yang ada malah bisa menyebabkan infeksi dan luka. Simak bagaimana cara untuk membersihkan dan merawat luka tindik di tubuh berikut ini.

Cara merawat luka tindik

1. Tindikan cukup dibersihkan 2 kali dalam sehari

Setelah Anda melakukan tindik, pada masa penyembuhan luka tersebut wajib dibersihkan setiap hari. Untuk membersihkan tindikan, disarankan jangan dilakukan terlalu sering. Terlebih kalau luka tindik Anda belum mengering, hal ini akan memperlambat proses pengeringan luka tindik. Kira-kira cukup dua kali saja sehari tiap setelah mandi pagi dan sore, dan baiknya dilakukan tergantung dari rasa sensitivitas kulit dan seberapa banyak aktivitas tubuh yang Anda lakukan.

2. Gunakan sabun antibakteri

Pastikan kalau Anda sudah membersihkan tangan dengan sabun antibakteri. Namun saat membersihkan, lebih baik lapisi tangan Anda dengan sarung tangan lateks atau berbahan vinil. Hindari menyentuh tindikan langsung dengan tangan terbuka.

3. Gunakan kapas dan cairan pembersih

Ketika merawat luka tindik, Anda tidak bisa asal menggunakan cairan pembersih tubuh. Pasalnya, tidak semua cairan bereaksi baik terhadap luka tindik. Anda bisa menggunakan cairan garam laut (cairan saline) yang bermanfaat untuk menyembuhkan luka tindik tanpa rasa sakit.

Garam laut juga bisa mengurangi nyeri pada daerah tubuh yang ditindik. Caranya, ambil ¼ sendok teh garam laut dan larutkan ke dalam 1 cangkir kecil air hangat bersih. Jangan berlebihan dalam menggunakan garam larut, karena yang ada bisa menyebabkan perih pada kulit.

Nah, untuk mengoleskan ke bagian tubuh yang ditindik, Anda wajib menggunakan kapas atau kain kasa yang dicelup ke dalam larutan air garam laut. Bilas dengan lembut, jangan terlalu ditekan dan jangan terlalu tipis juga sentuhannya. Usai membersihkan dengan cairan garam, baru Anda bisa membilas dengan air bersih dan keringkan dengan diangin-anginkan.

4. Hindari tindikan dari debu dan kotoran

Jaga dan hindari luka piercing Anda di bagian tubuh manapun, terutama tindik pusar dan alat kelamin. Tindik di bagian tubuh yang vital tersebut biasanya agak sulit dan rentan luka kalau tidak dibersihkan dengan baik.

Sayangnya, jika tindikan terlalu sering mendapat tekanan atau gesekan dari luar, hal tersebut dapat membuat perhiasan tindik bergeser dan menimbulkan luka baru. Coba konsumsi vitamin C dan suplemen yang mengandung zinc agar luka jadi cepat sembuh dan terawat baik dari dalam tubuh

5. Hal lain yang harus diperhatikan

Jika luka tindik terasa kering dan perih, jangan gunakan salep atau krim yang mengandung zat benzalkonium klorida. Mengapa jangan? Kandungan zat tersebut dapat mengiritasi tindikan dan menunda proses penyembuhan luka tindik.

Jika Anda ingin berenang atau berendam di air, kenakan plester luka anti air guna mencegah air dan bakteri lain masuk ke dalam luka tindik. Pastikan juga jangan ada bekas sabun, shampo atapun krim tubuh yang tertinggal pada area tindikan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Piercing Aftercare http://www.piercology.com/aftercare Diakses pada 6 Juli 2017

Body Piercing http://www.nhs.uk/conditions/Body-piercing/Pages/Introduction.aspx Diakses pada 6 Juli 2017

Caring for Piercing https://www.aad.org/public/skin-hair-nails/skin-care/caring-for-pierced-ears Diakses pada 6 Juli 2017

http://www.livestrong.com/article/552810-supplements-to-help-a-piercing-heal/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 12/07/2017
x