6 Langkah Penting untuk Merawat Luka Bekas Tindikan

    6 Langkah Penting untuk Merawat Luka Bekas Tindikan

    Sebelum melakukan tindik (piercing) telinga, Anda harus terlebih dahulu memahami cara mengobati lukanya termasuk menggunakan salep. Salah-salah merawat luka bekas tindik, malah bisa menyebabkan infeksi. Bagaimana cara merawat agar luka tindik telinga cepat kering sehingga tidak menimbulkan luka? Selain menggunakan salep untuk tindik telinga, ada berbagai cara lainnya, lho! Yuk, simak lebih jauh!

    Cara merawat luka tindik telinga agar cepat kering

    Saat baru pertama kali menindik telinga, Anda harus membiarkan tindikan itu tetap terpasang sampai telinga Anda benar-benar sembuh.

    Pastikan juga bila peralatan yang digunakan selama proses penindikan itu telah steril.

    Jika tidak, kuman yang ada di permukaan kulit akan masuk ke dalam tempat penindikan. Parahnya lagi, kuman tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti infeksi telinga.

    Itu sebabnya, Anda perlu tahu cara mengatasi luka tindik di telinga agar cepat kering, termasuk merawat dengan salep.

    Adapun sejumlah cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi atau merawat luka tindik telinga, yakni sebagai berikut.

    1. Tindikan cukup dibersihkan 2 kali dalam sehari

    bahaya tindik

    Setelah Anda melakukan tindik (piercing), pada masa penyembuhan luka tersebut wajib dibersihkan setiap hari.

    Anda disarankan tidak terlalu sering membersihkan tindikan. Terlebih kalau luka tindik Anda belum mengering, hal ini akan memperlambat proses pengeringan luka tindik.

    Anda cukup membersihkan area tindikan kira-kira cukup dua kali saja sehari, yakni setiap setelah mandi pagi dan sore.

    Selain itu, sebaiknya lakukan cara merawat luka tindik ini tergantung dari rasa sensitivitas kulit dan seberapa banyak aktivitas yang Anda lakukan.

    2. Cuci tangan dengan sabun antibakteri

    Pastikan kalau Anda sudah membersihkan tangan dengan sabun antibakteri sebelum merawat atau membersihkan luka tindik di telinga.

    Namun, saat membersihkan, lebih baik lapisi tangan Anda dengan sarung tangan lateks atau berbahan vinil.

    Hindari menyentuh tindikan langsung dengan tangan terbuka. Pasalnya, menyentuh tindikan baru dengan jari kotor dapat menjadi penyebab infeksi telinga.

    3. Gunakan kapas dan cairan pembersih

    Ketika merawat luka tindik, Anda tidak bisa asal menggunakan cairan pembersih. Pasalnya, tidak semua cairan bereaksi baik terhadap luka tindik.

    Anda bisa menggunakan cairan garam laut (cairan saline) yang bermanfaat untuk menyembuhkan luka tindik tanpa rasa sakit. Garam laut juga bisa mengurangi nyeri pada daerah tubuh yang ditindik.

    Berikut tahapan menggunakan cairan saline yang tepat untuk merawat luka tindik telinga:

    1. Ambil ¼ sendok teh garam laut dan larutkan ke dalam 1 cangkir kecil air hangat bersih.
    2. Jangan berlebihan dalam menggunakan garam larut, karena yang ada bisa menyebabkan perih pada kulit.
    3. Gunakan kapas atau kain kasa yang dicelup ke dalam larutan air garam laut, kemudian oleskan ke luka tindik telinga.
    4. Bilas area tersebut dengan lembut, jangan terlalu ditekan dan jangan terlalu tipis juga sentuhannya.
    5. Usai membersihkan telinga dengan cara mengoleskan cairan garam, baru Anda bisa membilas luka tindik dengan air bersih dan diangin-anginkan agar cepat kerang.

    4. Hindari tindikan dari debu dan kotoran

    Jaga dan hindari luka piercing Anda dari debu atau kotoran. Jika tindikan terlalu sering mendapat tekanan atau gesekan dari luar, hal tersebut dapat membuat perhiasan tindik bergeser dan menimbulkan luka baru.

    Anda juga bisa mencoba konsumsi vitamin C dan suplemen yang mengandung zinc (seng) agar luka jadi cepat sembuh dan terawat baik.

    5. Mengoleskan salep

    obat antijamur

    Jika untuk luka tindik yang terasa kering dan perih, jangan gunakan salep atau krim yang mengandung zat benzalkonium klorida.

    Ini karena kandungan zat tersebut dapat mengiritasi luka bekas tindikan dan menunda proses penyembuhan luka tindik.

    Mengutip Johns Hopkins All Children’s Hospital, disebutkan biasanya bekas tindikan akan menutup selama kurang lebih sekitar 4 sampai 6 minggu.

    Nah, untuk membantu proses penyembuhan, Anda bisa menggunakan salep antibiotik yang dijual bebas guna meredakan luka tindik telinga.

    Pada kasus yang lebih serius, misalnya luka di telinga mengeluarkan nanah, gunakan salep dengan kandungan kortikosteroid.

    Cara merawat luka tindik yang satu ini bertujuan untuk membantu meredakan iritasi dan peradangan pada kulit yang luka.

    Perlu diingat untuk baca terlebih dahulu aturan pakai yang tertera pada kemasan produk sebelum menggunakannya.

    6. Memakai plester

    Dalam situs Nationwide Childrens dijelaskan bahwa jangan berenang setidaknya selama 2—3 minggu setelah telinga ditindik.

    Klorin dapat mengiritasi kulit dan bakteri di kolam dapat meningkatkan risiko infeksi.

    Jika Anda ingin berenang atau berendam di air, kenakan plester luka anti air guna mencegah air dan bakteri lain masuk ke dalam luka tindik.

    Pastikan juga jangan ada bekas sabun, sampo atapun krim tubuh yang tertinggal pada area tindikan untuk menghindari infeksi telinga.

    Kesimpulan

    Untuk mencegah infeksi, disarankan untuk melakukan tindik telinga dengan seorang profesional. Jangan lakukan itu di rumah. Pastikan juga peralatan yang digunakan untuk menindik itu steril.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Body Piercing http://www.nhs.uk/conditions/Body-piercing/Pages/Introduction.aspx Diakses pada 6 Juli 2017

    Caring for Piercing https://www.aad.org/public/skin-hair-nails/skin-care/caring-for-pierced-ears Diakses pada 6 Juli 2017

    Pierced ears: How to prevent painful infections. (n.d.). Nationwide Children’s Hospital. Retrieved 24 August 2022, from https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/700childrens/2015/10/pierced-ears-how-to-prevent-painful-infections

    Pierced ears. (n.d.). Johns Hopkins All Children’s Hospital. Retrieved 24 August 2022, from https://www.hopkinsallchildrens.org/Patients-Families/Health-Library/HealthDocNew/Pierced-Ears

    Infected ear piercings: Causes, symptoms, treatment, prevention. (n.d.). Cleveland Clinic. Retrieved 24 August 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21503-infected-ear-piercing

    Avoiding infection after ear piercing. (n.d.). HealthyChildren.org. Retrieved 24 August 2022, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/ear-nose-throat/Pages/Avoiding-Infection-After-Ear-Piercing.aspx

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui Sep 13
    Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita