6 Penyebab Infeksi Telinga Tengah (Otitis Media), dari Kebiasaan Buruk Hingga Tanda Penyakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Infeksi telinga tengah, yang dalam dunia medis disebut dengan otitis media, adalah infeksi bakteri yang terjadi pada telinga bagian tengah dan menyebabkan nyeri. Meski semua orang dapat mengalaminya, tapi sekitar 75 persen kasus infeksi telinga tengah terjadi pada anak-anak di bawah tiga tahun. Lantas, apa saja penyebab infeksi telinga tengah itu? Simak informasinya berikut ini, yuk.

Berbagai penyebab infeksi telinga tengah

Penyebab infeksi telinga tengah pada orang dewasa umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur yang masuk terlalu dalam ke telinga. Sementara pada anak-anak, infeksi ini lebih sering terjadi karena kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari.

Supaya lebih jelas, berikut ini adalah berbagai penyebab infeksi telinga tengah.

1. Minum sambil tiduran

Jika Anda atau anak Anda punya kebiasaan minum sambil tiduran, ada baiknya segera hentikan kebiasaan ini. Pasalnya, minum sambil tiduran dapat lebih cepat mendorong bakteri di tenggorokan menuju saluran eustachius, lalu berakhir di telinga bagian tengah.

Hal ini dapat meningkatkan risiko penyumbatan saluran eustachius. Saluran eustachius adalah tabung yang menghubungkan telinga tengah dengan tenggorokan dan hidung (nasofaring). Fungsi utamanya adalah untuk mengendalikan tekanan di telinga.

Anak-anak memiliki saluran eustachius yang lebih sempit dan lebih horizontal, dibandingkan orang dewasa. Ini artinya, saluran eustachius anak akan lebih rentan mengalami sumbatan dan menumpuk banyak bakteri. Tekanan di telinga jadi meningkat dan menyebabkan infeksi. Itulah alasannya mengapa anak-anak lebih sering terkena infeksi telinga di bagian tengah.

2. Merokok

rokok dan asam lambung

Entah itu perokok aktif maupun perokok pasif, keduanya sama-sama berisiko mengalami infeksi telinga di bagian tengah. Hati-hati, asap rokok dapat masuk ke dalam telinga secara langsung dan menyebabkan infeksi telinga.

Suhu di area telinga tengah cenderung hangat dan lembap menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak. Maka tak heran jika orang yang terbiasa merokok atau menghirup asap rokok rentan mengalami infeksi telinga tengah.

3. Alergi dan flu

batuk saat flu

Infeksi telinga di bagian tengah sering kali diawali oleh flu, pilek, atau reaksi alergi. Saat terkena flu, jumlah cairan dan lendir di hidung jadi meningkat drastis. Saluran eustachius bertugas untuk menguras cairan ini supaya tekanan di telinga Anda tetap normal.

Jika ingus terlalu banyak yang menumpuk, saluran eustachius tentu akan kewalahan untuk menguras semua cairan. Akibatnya, terjadilah penumpukan cairan dan meningkatkan tekanan di telinga tengah. Jika cairan ini terinfeksi oleh bakteri, maka infeksi telinga tengah tak lagi bisa dihindari.

4. Sinusitis

sinusitis bisa disembuhkan atau tidak

Jika Anda mengalami otitis media, bisa jadi ini disebabkan oleh sinus yang Anda alami. Bakteri penyebab sinusitis dapat berjalan dan masuk ke dalam saluran eustachius. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, saluran eustachius ini bertugas untuk mengendalikan tekanan di telinga.

Bila saluran eustachius ini membengkak, maka tekanan di telinga jadi tidak dapat dikendalikan. Telinga tengah akan terisi banyak cairan dan menyebabkan infeksi.

5. Pembengkakan adenoid

operasi amandel

Adenoid adalah bantalan jaringan limfa (seperti kelenjar di leher atau tonsil) yang terletak di bagian belakang rongga hidung, dekat dengan pintu masuk saluran eustachius. Bagian ini berperan penting untuk membantu melawan infeksi dari kuman yang terhirup atau tertelan.

Beda dengan saluran eustachius anak-anak yang ukurannya lebih kecil, ukuran adenoid pada anak justru relatif lebih besar dibandingkan orang dewasa. Jika adenoid meradang atau membengkak, maka kelenjar ini dapat menyebabkan sumbatan pada saluran telinga dan memicu infeksi.

6. Penyakit lainnya

pneumonia adalah, paru-paru basah, penyakit pneumonia, pneumonia pada anak

Selain kebiasaan buruk yang sering dilakukan sehari-hari, infeksi telinga tengah juga dapat disebabkan oleh sejumlah penyakit. Infeksi telinga ini sangat rentan dialami oleh orang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Terlebih lagi, risiko ini dapat terus meningkat jika Anda mengalami masalah gula darah alias mengalami diabetes.

Dikutip dari WebMD, American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery mengungkapkan bahwa ciri khas bakteri penyebab infeksi telinga tengah mirip dengan bakteri pneumonia. Namun tenang dulu. Hal ini dapat diatasi dengan pemberian vaksin pneumokokus konjugat yang sangat efektif melawan bakteri penyebab infeksi telinga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Bahaya Komplikasi Infeksi Cacing Pita Dalam Tubuh, Plus Cara Menghindarinya

Tanpa disadari, cacing pita bisa masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang mentah atau tidak dimasak dengan benar. Hati-hati, risiko infeksi yang mengintai

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat tetes telinga

Cari Tahu Jenis Obat Tetes Telinga Beserta Cara Pakainya Agar Tak Salah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit