home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Langkah Tepat Mengatasi Tersedak, Saat Sendiri atau Menolong Orang Lain

6 Langkah Tepat Mengatasi Tersedak, Saat Sendiri atau Menolong Orang Lain

Pada orang dewasa, tersedak biasanya terjadi ketika menyantap makanan dengan tergesa-gesa. Jangan sepelekan kondisi ini karena saat tersedak makanan atau minuman akan menyumbat saluran napas sehingga menghalangi jalannya pernapasan. Maka dari itu, kondisi ini membutuhkan penanganan darurat yang bisa dilakukan oleh diri sendiri ataupun orang lain.

Langkah pertolongan pertama saat tersedak

Seseorang bisa tersedak ketika ada cairan benda padat, atau makanan yang tersangkut di tenggorokan, sehingga menyumbat saluran napas dan jalan pernapasan pun terhambat.

Hampir setiap orang pernah tersedak. Kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama karena refleks batuk langsung muncul untuk mengeluarkan benda yang tersangkut di tenggorokan.

Akan tetapi, saat tersedak dibiarkan, maka kondisi ini berpotensi membahayakan nyawa karena bisa menyumbat pernapasan terlalu lama.

Untungnya, ada pertolongan pertama efektif yang bisa mengatasi tersedak. Jika Anda atau seseorang mengalami tersedak, ikutilah cara di bawah ini sehingga aman dan mencegah dampak berbahaya.

1. Tetap tenang

sering tersedak air liur

Tersedak biasanya ditandai dengan munculnya rasa mengganjal di tenggorokan. Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya kontan terbatuk-batuk dan kesulitan bernapas.

Ketika mendapati orang lain atau Anda sendiri mengalami hal tersebut, usahakan untuk menenangkan diri dan jangan panik. Bereaksi panik akan memperparah kondisi.

Selain itu, hindari langsung minum air atau menelan paksa makanan yang tersangkut di tenggorokan. Hal tersebut justru mendorong makanan masuk lebih dalam ke tenggorokan.

Padahal benda asing bisa menyumbat bagian tenggorokan yang tidak terhubung dengan saluran pencernaan. Oleh karena itu, yang perlu Anda lakukan adalah mengeluarkan makanan dari tenggorokan.

2. Paksakan diri untuk batuk

Batuk dengan tisu

Ketika refleks batuk muncul, cobalah untuk batuk sekuat tenaga. Apabila Anda masih bisa batuk dan berbicara, itu artinya batang tenggorokan Anda tidak tersumbat sepenuhnya.

Kondisi tersedak seperti ini tidak terlalu parah, tapi rasa mengganjal tetap ada dan lama-kelamaan pernapasan ikut terganggu. Saat ini terjadi, berusahalah memaksakan diri untuk tertawa kencang.

Hal ini dilakukan untuk mendorong benda yang menyumbat saluran pernapasan naik ke arah mulut sehingga bisa dimuntahkan.

3. Menepuk-nepuk punggung

nyeri punggung pasangan

Cara ini bisa dilakukan saat Anda menolong orang lain yang tersedak. Jika Anda sendiri yang mengalaminya, mintalah orang lain untuk melakukan pertolongan pertama ini.

Berdirilah di belakang orang yang tersedak. Sebelum mulai menepuk punggungnya, mintalah pasien untuk mencondongkan badannya ke depan dengan sedikit menunduk.

Dalam posisi tersebut, tepuk punggungnya dengan kuat menggunakan kepalan tangan sebanyak 5 kali.

Anda bisa mengulangi dengan memberikan pukulan yang lebih keras sebanyak 5 kali atau sampai benda yang menyumbat keluar dari tenggorokan

4. Menekan perut dengan teknik manuver Heimlich

Heimlich maneuver menolong orang tersedak

Menurut Mayo Clinic, memberikan dorongan ke atas dari perut merupakan cara pertolongan pertama yang utama untuk kondisi tersedak. Teknik ini dikenal juga dengan nama manuver Heimlich.

Cara ini dilakukan dengan menekan bagian atas perut, tepatnya di ulu hari menggunakan kedua tangan yang diikatkan di badan pasien.

Pertama-tama, berdirilah di belakang orang yang tersedak, lalu lingkarkan kedua lengan Anda mengelilingi pinggang dan perut pasien.

Kepalkan telapak tangan kemudian berikan dorongan tepat di ulu hati yaitu di antara pusar dan tulang rusuk. Dorong sekuat tenaga bagian perut Anda sebanyak 5 kali.

5. Bertumpulah pada kursi

otak menciut akibat duduk terlalu lama

Pertolongan pertama dengan manuver Heimlich akan memberikan tekanan di bagian bawah diafragma, sehingga menekan udara yang tersisa di paru-paru untuk naik dan mendorong makanan ke luar.

Cara manuver Heimlich seperti di atas akan sulit saat jika dilakukan sendirian. Apabila Anda ingin mengatasi tersedak tanpa bantuan orang lain, lakukanlah teknik manuver Heimlich dalam posisi duduk.

Ulangi lagi langkah mendorong perut dengan manuver Heimlich, tapi cobalah bertumpu atau bersandar pada kursi untuk menyanggah punggung.

Dengan bersandar di kursi, tekanan yang diberikan semakin besar dan udara pun lebih mudah keluar dari tenggorokan.

6. Telepon nomor darurat

Apabila benda asing yang tersangkut tidak juga bisa keluar dari tenggorokan dan pasien yang tersedak semakin kesulitan bernapas, segera hubungi nomor telepon darurat.

Anda bisa menghubungi 118 atau 119 untuk mendapatkan layanan ambulans atau layanan medis darurat.

Sebaiknya Anda juga mencari pertolongan medis sekalipun benda asing berhasil keluar, tapi pasien masih menunjukkan tanda kesulitan bernapas.

Pada kasus yang parah, tersedak bisa menyebabkan henti napas dan membuat hilang kesadaran. Ketika hal ini terjadi, baringkan pasien dan miringkan kepalanya untuk membuka pernapasan.

Sambil menunggu bantuan medis datang, berikan napas buatan lakukan resusitasi jantung paru (CPR) dengan memberikan tekanan pada dada sebanyak 30 kali dengan ritme yang konsisten.

Tanpa penanganan darurat, tersedak bisa menyebabkan komplikasi berbahaya mulai dari iritasi tenggorokan, aspirasi paru, hingga asfiksia (henti napas). Oleh karena itu, penting bagi Anda mengetahui langkah pertolongan pertama yang tepat untuk mengatasinya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayo Clinic. (2021). Choking: First aid. Retrieved 2 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-choking/basics/art-20056637

National Safety Council. (2021). Choking. Retrieved 2 March 2021, from https://www.nsc.org/home-safety/safety-topics/choking-suffocation

Emergency Physicians. (2021). Choking–Heimlich Maneuver. Retrieved 2 March 2021, from https://www.emergencyphysicians.org/article/know-when-to-go/choking–heimlich-manuever

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Shylma Na'imah
Tanggal diperbarui 29/08/2019
x