home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Atasi Makanan yang Tersangkut di Tenggorokan dengan Cara Ini

Atasi Makanan yang Tersangkut di Tenggorokan dengan Cara Ini

Saat ada makanan tersangkut di tenggorokan tentu akan terasa sangat mengganjal dan mengganggu. Anda akan kesulitan menelan makanan atau air liur. Kondisi ini sering terjadi biasanya karena makanan tidak dikunyah sampai halus atau teksturnya yang tajam dan keras, seperti duri ikan dan permen. Beberapa cara ini bisa menghilangkan rasa tidak nyaman dari duri ikan, permen, atau makanan lain yang tersangkut di tenggorokan.

Kenapa makanan sering tersangkut di tenggorokan?

Menelan suatu makanan merupakan melibatkan serangkaian proses yang cukup kompleks. Pada saat menelan makanan, lebih dari 50 jaringan otot bekerja. Prosesnya dimulai dari mengunyahnya sampai halus, memindahkan makanan dari mulut ke tenggorokan hingga makanan masuk ke saluran cerna atas yakni kerongkongan (eksofagus) dan berakhir di dalam lambung.

Makanan yang tersangkut di tenggorokan umumnya disebabkan karena Anda tidak mengunyah makanan dengan baik. Akibatnya, makanan yang masih berukuran besar tertinggal di kerongkongan.

Makanan yang bertekstur lunak mungkin tidak akan mengendap di kerongkongan sekalipun tidak dikunyah sampai halus. Namun, makanan seperti permen, duri ikan, tulang ayam, dan makanan keras lainnya bisa terasa seperti tersangkut di tenggorokan. Kondisi ini biasanya disebut juga dengan “ketulangan”.

Saat mengalami ketulangan biasanya langsung muncul rasa mengganjal di tenggorokan. Kondisi ini biasanya tidak memengaruhi pernapasan. Seperti yang dijelaskan dalam studi dari Emergency Medicine International, makanan sebenarnya sudah melewati saluran napas dan masuk ke kerongkongan atas (dekat tenggorokan). Oleh karena itu, timbul sensasi seperti tersangkut di tenggorokan.

Namun, saat ketulangan Anda biasanya juga mengalami gejala seperti batuk dan kesulitan menelan air liur sehingga sering mengeluarkan air liur dari mulut.

Mengatasi makanan yang nyangkut di tenggorokan

Ketulangan bisa berbahaya apabila mengakibatkan Anda tersedak, yaitu saat makanan yang keras masuk ke dalam saluran napas. Kondisi ini bisa menyebabkan terhambatnya aliran udara sehingga Anda kesulitan bernapas. Untuk mengatasinya, dibutuhkan pertolongan darurat khusus.

Nah, jika Anda tidak mengalami gangguan pernapasan berarti, Anda masih bisa menghilangkan rasa mengganjal akibat duri ikan, tulang atau permen yang menyangkut di tenggorokan dengan cara berikut ini.

1. Lakukan pertolongan pertama

Jangan sekali-kali Anda mencoba mengeluarkan makanan yang tersangkut dengan cara memasukkan tangan ke tenggorokan. Pasalnya, hal itu bisa menyebabkan infeksi atau cedera sehingga menyebabkan radang tenggorokan (faringitis), terlebih lagi jika Anda tidak dapat menjamin kebersihan tangan Anda.

Hal pertama yang bisa Anda coba untuk mengatasi makanan yang tersangkut di tenggorokan adalah batuk dengan kencang. Dalam beberapa kasus, batuk yang kencang dapat membantu mengeluarkan duri ikan yang terjebak di dalam tenggorokan.

Namun jika ketulangan sampai membuat sulit berbicara, ada beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama. Cara mengatasi makanan yang tersangkut ini dilakukan saat Anda membantu orang lain yang mengalami ketulangan.

  • Posisikan diri Anda di samping atau di belakang orang yang mengalami ketulangan, jika ia masih anak-anak Anda bisa berlutut di belakangnya. Kemudian berikan pukulan pada punggung belakang sebanyak 5 kali.
  • Lalu berikan dorongan atau tekanan pada perut bagian atas sebanyak 5 kali.
  • Secara bergantian, berikan 5 pukulan di punggung dan 5 dorongan pada perut sampai makanan tidak lagi tersangkut di kerongkongan .

2. Minum minuman bersoda

minum soda setelah olahraga

Minuman berkarbonasi ternyata dapat membantu mengangkat makanan yang tertinggal di kerongkongan. Karbon yang terdapat dalam minuman bersoda dapat merilekskan kerongkongan sehingga makanan yang mengendap bisa dialirkan kembali ke saluran pencernaan.

Selain itu, soda akan melepaskan gas ketika masuk ke perut Anda. Tekanan gas tersebut pada akhirnya dapat melepaskan makanan yang tersangkut.

3. Menelan makanan lain

Walaupun cara ini sebenarnya tidak membuat Anda terlalu nyaman, menelan makanan lain ternyata dapat mendorong makanan yang tersangkut di tenggorokan. Pilihlah makanan bertekstur lunak atau lembut seperti nasi, bubur, roti yang dicelupkan ke susu atau pisang,.

Meski sedang merasa tidak nyaman karena tenggorokan terasa mengganjal, tapi mengonsumsi makanan lunak bisa membantu mendorong makanan yang tersangkut masuk ke perut. Namun, pastikan juga Anda mengunyah dan menelan makanan ini dengan perlahan.

Makanan dengan tekstur halus dan kenyak seperti marshmallow bisa membantu mengangkat duri ikan atau tulang yang menyangkut. Setelah terkena lendir di tenggorokan, tekstur marshmallow berubah menjadi lengket sehingga duri bisa menempel dan terbawa ke saluran cerna.

4. Minum air, minyak zaitun atau air garam

kebutuhan minum air putih untuk perokok

Cara lain mengatasi makanan yang tersangkut di tenggorokan adalah minum air. Biasanya, air liur bertugas sebagai pelumas makanan untuk memperlancar makanan lewat menuju ke kerongkongan.

Akan tetapi, ketika Anda mengunyah makanan dengan tidak sempurna, makanan menjadi lebih kering karena kekurangan air liur. Oleh karena itu, minum air bisa membuat makanan yang tersangkut menjadi lebih lembap sehingga dapat lebih mudah melewati tenggorokan.

Cara lain yang dapat Anda coba untuk menghilangkan duri ikan atau tulang yang tersangkut di tenggorokan adalah dengan minum minyak zaitun. Campurkan air hangat dengan minyak zaitun, lalu minumlah. Minyak zaitun dapat menjadi pelumas kerongkongan sehingga membuat duri melunak dan terlepas.

Setelah mencoba melakukan cara mengatasi ketulangan ini, Anda perlu menunggu makanan turun dan masuk ke dalam saluran cerna selama beberapa saat.

5. Simethicone

Penggunaan obat simethicone ternyata cukup efektif untuk melancarkan makanan yang tersangkut untuk turun ke perut. Simethicone adalah jenis obat yang dapat memudahkan aliran gas di dalam perut. Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi perut kembung.

Sebelum meminum obat ini, bacalah dulu aturan pakai dan dosis anjurannya agar tidak berlebihan mengonsumsinya. Bila Anda ragu, silakan tanyakan kepada dokter untuk memastikan dosis yang aman untuk tubuh Anda.

Tidak hanya untuk makanan, cara-cara di atas juga bisa dilakukan ketika Anda atau anak tidak sengaja menelan benda asing sehingga tersangkut di tenggorokan atau kerongkongan.

Kapan perlu bantuan medis?

Jika Anda tidak berhasil menghilangkan ketulangan di daerah tenggorokan dengan cara-cara yang sudah disebutkan di atas, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter THT.

Terlebih jika ketulangan yang Anda alami menimbulkan beragam keluhan, seperti rasa sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh ataupun pembengkakan di daerah tenggorokan.

Biasanya dokter akan melakukan X-ray dan menyuruh Anda menelan cairan berbasis barium. Metode lain yang bisa dilakukan adalah melakukan laringoskopi untuk melihat di bagian belakang tenggorokan Anda.

Untuk kasus yang lebih parah, dokter biasanya menyarankan untuk melakukan CT scan dan endoskopi untuk melihat tingkat kerusakan kerongkongan atau saluran pencernaan Anda akibat menelan tulang ikan

Jika jalan napas masih tersumbat sampai benar-benar kesulitan bernapas, segera cari bantuan darurat medis atau orang terdekat. Jika Anda membantu orang lain yang mengalami ini segera lakukan teknik pernapasan bantuan (CPR) atau teknik Heimlich Maneuver untuk mengatasi orang yang tersedak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Khayyat, Y. M. (2013). Pharmacological management of esophageal food bolus impaction. Emergency medicine international. https://doi.org/10.1155/2013/924015

Mayo Clinic. (2020). Foreign object swallowed: First aid. Retrieved 19 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid/basics/art-20056707

Mayo Clinic. (2020). Choking: First aid. Retrieved 19 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-choking/basics/ART-20056637?p=1

NIDCD. (2015). Dysphagia. Retrieved 19 October 2020, from https://www.nidcd.nih.gov/health/dysphagia

National Safety Council. (2020). Choking Prevention and Rescue Tips. Retrieved 19 October, from https://www.nsc.org/home-safety/safety-topics/choking-suffocation

ER or Not: Food Stuck in Your Throat. (2020). Retrieved 19 October 2020, from https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_1u0qm8fd

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 07/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x