Kenapa Harus Olahraga Meski Sedang Pengobatan Kanker?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah seseorang yang mengalami kanker harus mengurangi kegiatannya? Banyak yang beranggapan bahwa pasien kanker, apalagi yang sedang menjalani pengobatan harus lebih banyak beristirahat. Pembatasan aktivitas mungkin memang dianjurkan untuk pasien kanker, tetapi terlalu sering beristirahat dan di tempat tidur bisa juga berdampak kurang baik bagi pasien. Bahkan, penelitian yang baru-baru ini diterbitkan menyatakan bahwa aktivitas fisik seperti olahraga tidak hanya berguna untuk mencegah penyakit kanker pada orang yang sehat, namun juga bisa membantu pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Dengan melakukan olahraga justru dapat membantu pengobatan serta menjaga stamina pasien yang sedang menjalani pengobatan.

Kenapa Anda harus berolahraga meskipun sedang menjalani pengobatan kanker?

Anda tidak harus melakukan olahraga berat seperti angkat beban, lari maraton, atau sebagainya. Cukup membiasakan diri bergerak atif setiap hari. Berbagai penelitian telah menyatakan bahwa olahraga memiliki berbagai manfaat bagi pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan.

Contohnya, pada sebuah penelitian yang dilakukan pada kelompok perempuan yang menderita kanker payudara dan sedang menjalani kemoterapi. Kelompok wanita tersebut disarankan untuk melakukan olahraga selama setengah jam dengan frekuensi 4 kali dalam satu minggu. Hasil yang didapatkan adalah tingkat stres dan depresi pada kelompok wanita tersebut menurun, dan bahkan mereka merasakan perasaan yang lebih baik sesat setelah olahraga. Perlu diketahui bahwa 4 dari 10 orang perempuan yang mengalami kanker payudara diketahui mengalami depresi, dan olahraga terbukti dapat menurunkan kadar stress tersebut.

Manfaat olahraga pada penderita kanker

Penelitian lain juga membuktikan manfaat olahraga pada pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan kanker. Penelitian ini melibatkan sebanyak 38 pasien kanker payudara dan pasien kanker prostat yang sedang menjalani radioterapi. Para pasien diminta untuk melakukan olahraga secara rutin selama 4 minggu. Kemudian hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa olahraga dapat menurunkan tingkat kelelahan yang bisa timbul akibat pengobatan yang dijalani pasien kanker.  Selain itu berikut ini adalah manfaat lain yang jika pasien kanker melakukan olahraga rutin ketika pengobatan:

  • Mencegah hilangnya massa otot
  • Menurunkan risiko osteoporosis
  • Meningkatkan sistem imun tubuh
  • Mengurangi berbagai efek samping akibat pengobatan, seperti mual, muntah
  • Menjaga berat badan tetap normal
  • Menjaga keseimbangan dan fungsi tubuh

Olahraga seperti apa yang aman dilakukan untuk pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker?

Terlalu banyak berisitirahat malah dapat menyebabkan hilangnya berbagai fungsi tubuh, kelemahan otot, dan menurunkan ruang gerak. Semakin cepat melakukan olahraga, maka akan semakin membuat pasien merasa lebih baik dan meringankan gejala dari efek samping yang muncul akibat pengobatan. Namun yang tetap perlu diperhatikan adalah jenis olahraga yang seperti apa yang boleh dilakukan, hal ini disesuaikan dengan:

  • Tipe dan stadium dari kanker yang dialami oleh pasien
  • Stamina dan kekuatan dari pasien
  • Jenis serta efek samping pengobatan yang didapatkan

Hal tersebut yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan olahraga saat menjalani pengobatan kanker. Ketika pasien sedang merasakan sangat lelah, maka jangan dipaksakan untuk melakukan olahraga-olahraga yang berat. Tujuan utama dari melakukan olahraga bagi pasien kanker adalah tetap menjaga untuk aktif dan bugar. Berikut adalah saran untuk pasien kanker yang ingin aktif dengan melakukan olahraga:

  • Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai olahraga yang ingin dilakukan.
  • Mulailah dengan perlahan. Tidak masalah jika Anda hanya bisa melakukan aktivitas selama beberapa menit saja dalam sehari, hal itu tetap bermanfaat bagi kesehatan.
  • Anda juga bisa mencoba untuk berlatih mengangkat beban yang ringan terlebih dahulu, dan diulangi dalam beberapa kali dalam satu hari.
  • Buatlah kegiatan olahraga tersebut menjadi menyenangkan, misalnya olahraga sambil mendengarkan musik atau melakukannya dengan pasangan atau teman.
  • Pakai baju yang menurut Anda nyaman dan minumlah banyak air mineral untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  • Anda juga bisa memilih olahraga yang tidak memerlukan gerakan banyak dan high-impact, Anda bisa melakukan yoga atau taichi daripada aerobik.
  • Selalu melakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga. Sebaiknya melakukan pemanasan 2 hingga 3 menit dengan menggerakkan pundak, leher, bagian tangan, pinggang, dan kaki.
  • Tutup olahraga Anda dengan melakukan pendinginan selama 15 atau 30 menit, dengan bergerak dengan santai sambil mengatur napas Anda kembali.
  • Jangan memaksakan diri jika Anda dalam keadaan yang sangat lemah atau demam.
  • Jika sedang melakukan radioterapi, hindari olahraga berenang, karena hal ini akan menyebabkan tubuh mudah untuk terkena bakteri dan kulit bisa mengalami iritasi karena kandungan klorin pada air kolam renang.
  • Jika perlu, minta bantuan dari tim medis untuk membantu Anda melakukan olahraga.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

    Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    6 Khasiat Teh Chamomile yang Baik Bagi Tubuh

    Pernahkan Anda mencicipi teh chamomile? Ternyata salah satu teh herbal ini banyak manfaatnya, lho! Simak manfaat teh chamomile bagi kesehatan tubuh.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

    Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

    6 Penyebab Tubuh Anda Mengeluarkan Kentut

    Kentut adalah hal yang normal terjadi. Tapi apa yang jadi penyebab tubuh mengeluarkan kentut? Lalu, kenapa kentut bau dan berbunyi?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Fakta Unik 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
    akibat sering main hp

    4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    gingsul, salah satu jenis maloklusi

    Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit
    manfaat bengkoang

    Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit