Apa Bedanya Soun dan Bihun? Lebih Sehat yang Mana?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bihun dan soun sering ditambahkan ke dalam makanan berkuah, seperti bakso atau soto. Keduanya sama-sama berwarna putih dan berbentuk tipis panjang menyerupai mie. Meski begitu, masih banyak orang yang tidak tahu bedanya bihun dan soun. Kira-kira… Mana yang lebih sehat, ya? Simak ulasannya berikut ini.

Beda bihun dan soun ada di bahan dasarnya

Soun dan bihun yang sering juga disebut mie putih adalah dua jenis makanan dengan bahan dasar berbeda. Bihun terbuat dari tepung beras, sedangkan soun terbuat dari pati kacang hijau. Anda juga bisa menemukan soun yang terbuat dari pati kentang, ubi, ataupun singkong.

Dalam bentuk kering, bihun berwarna putih kusam dan teksturnya rapuh mudah patah. Sementara itu, soun kering berwarna putih transparan dengan tekstur kuat dan liat saat masih kering.

Keduanya sama-sama cukup direndam dengan air panas, tapi soun perlu direndam 5-15 menit sementara waktu perendaman bihun lebih singkat, yakni 5-7 menit. Bihun dan soun bisa juga direbus, namun waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 1 menit.

Setelah matang, soun jadi bertekstur licin dan mudah terputus, sedangkan tekstur bihun matang tidak selicin dan tidak mudah terputus seperti soun.

Kandungan nutrisi bihun dan soun

bihun dan soun

Soun dan bihun sama-sama makanan sumber karbohidrat yang rendah lemak. Anda bisa mendapatkan 192 kalori, 44 gram karbohidrat, 1,8 gram serat, dan 33 mg natrium (garam) dalam seporsi bihun seberat 180 gram. Dengan takaran porsi yang sama, soun dapat menyediakan 121 gram karbohidrat, 291 kalori, dan 14 mg natrium.

Bagaimana dengan vitamin dan mineralnya? Bihun dan soun keduanya diperkaya dengan vitamin B kompleks (termasuk niasin, riboflavin, dan folat) serta mineral seperti fosfor, kalsium, dan magnesium. Meski begitu, jumlahnya sangat sedikit.

Jadi, lebih sehat mana: bihun atau soun?

Kandungan nutrisi bihun dengan soun sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya saja, jumlah kandungan mineral soun sedikit lebih unggul dibanding bihun.

Bihun dan soun termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak membuat gula darah cepat melonjak naik setelah makan. Itu sebabnya kedua mie putih ini bisa Anda jadikan sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi yang notabene memiliki nilai IG tinggi (73). Meski begitu, nilai IG soun tetap jauh lebih rendah daripada bihun. Nilai glikemik bihun adalah 53, sementara nilai IG soun adalah 39.

Yang perlu lebih diperhatikan sebenarnya adalah cara memasaknya. Nilai glikemik bihun dan soun bisa meningkat dengan teknik memasak yang salah. Misalnya, bihun atau soun yang direbus dan dijadikan sup tetap termasuk makanan glikemik rendah hingga sedang sementara jika digoreng dengan minyak dan ditambahkan daging, tentu kalori makanan juga ikut bertambah dan akhirnya memengaruhi nilai glikemik makanan tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Penting Diketahui Saat Menyiapkan Makanan bagi Lansia

Kehilangan nafsu makan saat lansia membuat tubuh tak ternutrisi optimal. Ada beberapa cara menyajikan makanan untuk lansia agar nutrisinya tetap terjaga.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
makanan untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 27 Juli 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kolesterol, serat menurunkan kolesterol

Makanan yang Membantu Menurunkan Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Makanan setelah operasi

Jenis Makanan Setelah Operasi yang Dapat Membantu Pemulihan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit
diet gagal ginjal

Diet Gagal Ginjal: Seberapa Penting dan Bagaimana Caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit