Mengenal Nutrisi Susu Oat alias Susu Gandum yang Tak Kalah Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/08/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Susu tidak hanya dihasilkan dari sapi, kambing, atau kedelai, tapi juga dari gandum atau oat. Lantas, seberapa bernutrisikah susu gandum ini? Apa saja manfaatnya? Simak ulasannya berikut ini.

Kenali susu gandum (oat milk) kandungan nutrisinya

Oat merupakan jenis gandum sehat. Biasanya, oat lebih umum dimakan sebagai salah satu jenis sereal dengan tambahan susu.

Namun, sekarang ini oat juga bisa dibuat menjadi susu. Susu ini sangat diminati, terutama di kalangan vegan atau orang yang alergi susu sapi.

Secara alami, minuman ini tidak memiliki nutrisi sepadat gandum utuh. Susu yang dibuat melalui proses penyaringan ini kehilangan nutrisi tertentu yang biasanya Anda dapatkan jika makan semangkuk oat.

Oleh karena itu, produsen biasanya akan menambahkan vitamin dan mineral tambahan.

Susu gandum memiliki nutrisi yang tidak jauh berbeda dengan jenis susu lainnya. Dikutip dari laman Health Line,  sebanyak 240 ml susu oat tanpa pemanis mengandung:

  • Kalori: 120 kkal
  • Protein: 3 gram
  • Lemak: 5 gram
  • Karbohidrat: 16 gram
  • Serat makanan: 2 gram

Selain itu, susu oat ini juga dilengkapi dengan vitamin A, vitamin D, vitamin B12, kalium, kalsium, zat besi, dan fosfor yang diperlukan oleh tubuh.

Dibanding susu lain, susu ini lebih kaya akan kalori, karbohidrat, dan serat ketimbang susu almond atau susu kedelai.

Manfaat susu gandum bagi kesehatan

Sumber: Care 2

Selain diminati sebagai alternatif, jenis susu ini juga mengandung banyak manfaat yang tidak kalah dengan susu kedelai atau susu almond.

Beberapa studi menunjukkan berbagai manfaat susu oat untuk kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Bebas laktosa dan kacang

Laktosa merupakan protein yang ada pada susu sapi. Pada beberapa orang, protein ini bisa memicu reaksi alergi. Nah, orang dengan alergi susu sapi tidak bisa minum susu sapi. Begitu pula dengan orang yang alergi kacang, seperti pada susu kedelai atau almond.

Orang yang memiliki kedua alergi tersebut dapat memilih oat milk sebagai alternatif. Susu ini tentu lebih aman dan bisa menjadi pilihan susu bagi vegan, selain susu kedelai atau susu almond.

2. Berpotensi menurunkan kadar kolesterol

Susu gandum mengandung banyak serat. Serat yang ada dalam susu gandum merupakan serat larut air yang dikenal dengan beta-glukan.

Serat ini sangat baik untuk jantung karena dapat memadat menjadi gel dalam usus yang mampu mengikat kolesterol dan mengurangi penyerapannya.

Fungsinya ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, terutama kolesterol jahat (LDL/low density lipoprotein) yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung. Ini dibuktikan dengan studi pada Annals of Nutrition and Metabolism.

Sebanyak 60 pria dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk minum susu oat, sementara kelompok kedua diminta untuk minum susu beras.

Selama 5 minggu, hasilnya menunjukkan bahwa pria yang minum susu oat mengalami penurunan kadar total kolesterol sebanyak 3 persen dan LDL sebanyak 5 persen.

3. Membantu menjaga kesehatan tulang dan otot

Secara alami, oat tidak mengandung vitamin D. Namun, susu gandum kemasan biasanya diperkaya dengan vitamin D. Vitamin D dan kalsium merupakan mineral utama yang penting untuk kesehatan dan kekuatan tulang.

Vitamin D juga membantu penyerapan kalsium di saluran pencernaan jadi lebih maksimal. Selain kesehatan tulang, kalsium yang terkandung dari oat milk juga bisa membantu kontraksi otot-otot dalam tubuh.

Banyak manfaat, tapi tetap perlu berhati-hati

Meski tidak mengandung laktosa maupun protein dalam kacang, susu gandum ternyata mengandung gluten. Pada orang dengan alergi gluten, tentu susu ini bukanlah sebuah pilihan.

Begitu pula dengan orang yang memiliki penyakit celiac. Orang dengan kondisi ini tubuhnya salah mengenali gluten sebagai ancaman.

Akibatnya, akan muncul gejala seperti diare, kembung, mual, dan muntah setiap kali makan makanan yang mengandung gluten.

Susu ini aman diminum anak-anak. Akan tetapi, tidak boleh dijadikan sebagai pengganti ASI yang kandungannya jauh lebih bernutrisi. Jika Anda ingin memberikan susu oat pada anak, sebaiknya konsultasi lebih dahulu ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Susu VS Yogurt, Mana yang Lebih Menyehatkan Tubuh?

Anda pasti suka minum susu dan makan yogurt, bukan? Namun, berdasarkan tahukah Anda mana yang lebih sehat dari kedua produk susu tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 09/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Manfaat Susu Organik untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

 Sejumlah penelitian bahkan menyebutkan bahwa susu organik memiliki potensi manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh anak agar tak mudah sakit. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Konten Bersponsor
susu organik untuk daya tahan tubuh
Nutrisi, Hidup Sehat 24/07/2019 . Waktu baca 4 menit

Kebaikan Susu Organik untuk Memenuhi Kebutuhan Energi Anak

Produk susu organik kian populer. Selain membantu menjaga daya tahan tubuh, susu organik juga bermanfaat untuk memenuhi asupan energi anak.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Konten Bersponsor
anak minum susu organik untuk energi
Nutrisi, Hidup Sehat 23/07/2019 . Waktu baca 5 menit

5 Cara Meningkatkan Asupan Gandum Saat Diet

Gandum menjadi makanan yang direkomendasikan saat diet. Namun, bagaimana caranya untuk meningkatkan asupan gandum? Simak tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 09/07/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet susu risiko diabetes

Diet Susu Dinilai Dapat Menurunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 07/06/2020 . Waktu baca 5 menit
susu hangat susu dingin

Mana yang Lebih Sehat, Susu Hangat atau Susu Dingin?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020 . Waktu baca 4 menit
minum susu intoleransi laktosa

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 4 menit
susu penambah berat badan anak balita

Berbagai Faktor yang Membuat Anak Butuh Susu Penambah Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020 . Waktu baca 7 menit